Arsip Tag: biografi

Inspirasi Jonner Napitupulu


Saya bersama Jonner Napitupulu di Hotel JW Marriott Jakarta, Jumat 9 Agustus 2019

Buku ke-11 yang saya tulis dan diterbitkan berjudul “The Inspiring Story: Sebuah Biografi Jonner Napitupulu”. Buku ini diterbitkan Gramedia Pustaka Utama dan diluncurkan pada 9 Agustus 2019 bertepatan dengan HUT ke-60 Emma Siahaan (istri Jonner Napitupulu).

Buku ini memuat kisah kehidupan Jonner Napitupulu, pengusaha asal Medan, Konsul Kehormatan Polandia di Medan, seorang Doktor lulusan Leeds University, Inggris. Diberi judul “The Inspiring Story” karena kisah kehidupan Jonner memberi inspirasi bagi anak-anak muda yang masih berjuang untuk tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita dan impian.

Lahir dari keluarga sederhana, Jonner sejak kecil sudah menunjukkan daya juang dan sikap pantang menyerah. Dia pernah membantu ayahnya menjaga kios beras di Pasar Pringgan dan membantu ibunya menjual kain di Pasar Muara Takus, Medan. “Hidup ini keras, terutama bagi keluarga yang berpenghasilan pas-pasan seperti kita. Kalian harus berhemat agar hari esok masih ada,” demikian pesan ayah Jonner, Intan Napitupulu, dan ibunya Dame boru Siagian. 

Kultur masyarakat Batak rela tidak makan enak, rela tidak membeli perhiasan emas, rela tidak membeli baju baru –seperti tergambar dalam lagu karya Nahum Situmorang “Anakkon Hi Do Hamoraon di Au” (Anakku adalah harta paling indah dalam hidupku). Banyak orangtua yang meskipun kondisi ekonomi lemah, bahkan berkekurangan, namun rela bekerja keras, membanting tulang asalkan anak-anak mereka dapat menyelesaikans sekolah, melanjutkan kuliah di perguruan tinggi dan lulus sebagai sarjana.

Jonner sadar betul pengorbanan ibu dan ayahnya yang sangat bernilai bagi dirinya. 

Meski tidak “extraordinary”, namun kehidupoan Jonner peniuh warna dan bervariasi. Dia pernah menjadi dosen di Fakultas Teknik Universitas Sumatra Utara (USU) Medan, juga pernah menjabat Gubernur Distrik Lions Clubs Indonesia sampai dijuluki sebagai “Gubernur Distrik Tsunami”. 

Aktivitasnya sebagai Konsul Kehormatan Polandia di Medan mengharuskannya terus berkomunikasi dengan Duta Besar H.E. Beata Stoczynska. Pengalaman ini menambah eksposur kehidupannya di antara para konsul dan duta besar negara-negara sahabat Indonesia.

Bersama Ketua Umum Kadin Sumatra Utara Ivan I Batubara dan pengurus lainnya, Jonner Napitulu bersama-sama mengembangkan Kadin di provinsi tersebut. Bisnis Jonner saat ini bergerak dalam bidang “civil engineering”, infrastruktur, dan perkebunan sawit. Selama aktif di Kadin, Jonner belajar tentang bisnis, tentang perlunya membangun jejaring. Dia termotivasi kalimat, “Make friends and do business among friends and do business with busy people because busy people are effective”. 

Di Perkumpulan Gaja Toba Semesta -komunitas alumni ITB yang berasal dari Sumtra Utara yang diketuai Ramles M Silalahi-, Jonner peduli membantu mengembangkan bidang pendidikan dan berharap generasi muda Batak berkarakter unggul. Tak ada jalan lain untuk meraihnya selain dengan belajar, berbuat terbaik, menguasai iptek, dan menerapkan GRIT, passion and preserverance. 

Sampai usianya saat ini (pada 2019 usianya 63 tahun), Jonner Napitupulu bersyukur memiliki istri yang setia yaitu Emma Siahaan, perkawinan mereka diberkati, sepasang putra-putri dan seorang cucu yang kehadirannya membawa suka cita dalam keluarga, juga rumah yang nyaman di Medan dan Jakarta. Jonner juga bersyukur memiliki bisnis yang masih berjalan dan menghasilkan, berkehidupan sosial: diberkati menjadi berkat bagi orang lain.

“Do the best and let God do the rest,” demikian pesan Jonner yang selalu diingat putrinya, Lydia Napitupulu, sampai sekarang. “Daddy sosok superhero,” ungkap Britto tentang sosok sang ayah. 

“Jonner adalah tipe lelaki yang penuh perhatian dan bertanggung jawab pada keluarga, berani mengambil inisiatif untuk bertindak kalau dia yakin itu benar. Jonner bukan tipe no action talking only,” kata Emma Siahaan, istrinya. 

“Jonner adalah sahabat yang rendah hati dan sportif,” kata Samuel Hutagalung, sahabatnya di SD Negeri I Medan. “Sudah sepantasnya Jonner sukses dalam hidup,” ungkap Franz S Simanjuntak, sahabatnya di SMP Negeri I Medan. “Jonner adalah sahabat yang dipercaya dan menenangkan hati,” kata Sri Umiyati, sahabatnya di SMA Negeri I Medan. “Jonner sosok pendiam dan baik hati. Hidupnya rapi dan teratur,” kata Ricardo Simanjuntak, keponakannya.

“Jonner pengusaha daerah yang sukses dan salah satu prominent businessman di Medan,” kata Yasonna H. Laoly, Menteri Hukum dan HAM, sahabatnya di USU Medan. “Jonner pengusaha daerah berwawasan nasional yang berhasil mengoptimalkan network,” kata Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatra Utara, sesama alumni SMA Negeri I Medan. 

“Semoga kisah hidup Jonner yang dituangkan dalam buku ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Batak dan kaum muda Indonesia,” kata Beata Stoczynska, Duta Besar Polandia untuk Indonesia.  ***

Sampul buku “The Inspiring Story – Sebuah Biografi Jonner Napitupulu”