Arsip Kategori: Musik

Andrea Corr, Si Cantik dari Irlandia


Andrea Corr

ROBERT ADHI KSP

Andrea Jane Corr (41) merupakan anggota grup musik Celtic dan Irlandia, The Corrs. Berwajah cantik dan bersuara merdu, Andrea membawakan sejumlah lagu, di antaranya ”Breathless”, ”What Can I Do”, ”Everybody Hurts”, dan ”Runaway”, yang pernah populer di seluruh dunia.

Permainan alat tiup Andrea, yang dikombinasikan dengan permainan biola saudaranya, Sharon, membuat grup The Corrs menonjolkan ciri khas Irlandia. Musik The Corrs menunjukkan adanya pengaruh kuat dari budaya Celtic tradisional serta pop modern, seperti The Eagles dan The Carpenters. Andrea lahir di Dundalk,County Louth, Irlandia, pada 17 Mei 1974. Ia putri bungsu dari empat bersaudara pasangan Gerry Corr, manajer di Electricity Supply Board, dan Jean, ibu rumah tangga. Mereka tinggal di Dundalk. Andrea yang punya kebiasaan mengisap jempol itu memiliki saudara kandung, yaitu Sharon Corr, Caroline Corr, dan Jim Corr.

Orangtua Corr bersaudara merupakan musisi yang sangat peduli agar anak-anaknya mendalami musik. Andrea belajar bermain piano, demikian juga saudara-saudaranya. Gerry dan Jean memiliki band sendiri, Sound Affair, yang memainkan lagu-lagu ABBA dan The Eagles di pub-pub di Dundalk. Mereka selalu membawa serta anak-anak mereka ke sana. Andrea memainkan alat tiup dan diajari oleh sang ayah. Melalui masa remaja, Andrea dan saudara kandungnya sering berlatih di kamar tidur rumah yang disewa.

Andrea tampil sebagai penyanyi, Sharon bermain biola, sedangkan Caroline dan Jim bermain keyboard. Pada masa mudanya, Andrea merupakan pelajar terbaik di antaranya saudara-saudaranya. Dia memulai kehidupan musiknya dengan bergabung dalam grup band ketika lulus dari sekolah menengah. Pada 1990, Andrea dan saudara-saudaranya membentuk band kuartet The Corrs. Dalam grup band The Corrs, Andrea adalah penyanyi utama yang membawakan lirik lagu-lagu yang sebagian besar diciptakannya. Andrea mengatakan menulis lagu saat berada di dalam bak mandi.

”Musik itu sesuatu yang seksi dan sensual. Musik itu mengekspresikan dirimu,” kata Andrea. ”Ketika saya menulis sebuah lagu bersama saudara-saudara saya, faktanya saya adalah saudara kecil, dan mama berada di antara kami. Ketika dalam sebuah lagu terselip lirik mengandung seks, saya langsung berpikir, ’Oh saya seharusnya tidak memikirkan tentang seks!’,” ungkap Andrea. ”Saya ingat ketika pertama kali menulis lagu ”Runaway” dengan kata-kata make love to me through the night dan ketika mulai menyanyikannya, saya memalingkan wajah, saya tahu ibu akan mengatakan, ’Ya Tuhan, dari mana kamu mempelajari hal itu?’. Dan saya menjawab, ’Dari televisi, Mami!’,” ceritanya.

Lanjutkan membaca Andrea Corr, Si Cantik dari Irlandia

Iklan

Kenny Rogers, Legenda Musik Amerika


Kenny Rogers

ROBERT ADHI KSP

Lebih dari setengah abad, Kenny Rogers (75) mendedikasikan hidupnya dalam dunia musik dan menerima ratusan penghargaan, di antaranya 3 Grammy Awards, 18 American Music Awards, 8 Academy of Country Music Awards, dan 5 Country Music Association Awards. Kenny Rogers juga terpilih sebagai ”Penyanyi Favorit Sepanjang Masa” pada 1986 dalam jajak pendapat pembaca ”USA Today” dan ”People”.

Kenny Rogers adalah salah satu dari sedikit artis yang menikmati sukses dalam karier musik dengan berbagai genre, jazz, folk, rock, country, dan pop. Lebih dari lima dekade, Kenny Rogers, penyanyi, penulis lagu, musisi, produser, aktor, fotografer, dan penghibur, berkiprah dalam dunia musik dan hiburan Amerika serta memiliki jutaan penggemar dari berbagai latar belakang. ”Saya sungguh, sungguh mencintai apa yang saya kerjakan,” kata Rogers. ”Orang bisa bertahan lebih lama apabila mereka mencintai apa yang mereka kerjakan,” katanya.

Dikenal sebagai penyanyi bersuara serak dan memiliki kemampuan luar biasa untuk mengeksplorasi setiap lagu yang dia nyanyikan, Kenny Rogers sukses membuat albumnya terjual lebih dari 120 juta keping di seluruh dunia. Rogers membuat lebih dari 65 album rekaman selama 52 tahun berkarier dalam dunia musik.

Beberapa lagunya menjadi lagu evergreen dan abadi adalah ”The Gambler”, ”Lady”, ”Lucille”, ”She Believes in Me”, ”Islands in the Stream”, dan ”We’ve Got Tonight”.

Dua album Kenny Rogers, The Gambler dan Kenny, masuk dalam jajak pendapat situs about.com sebagai ”200 Album Country Paling Berpengaruh Sepanjang Masa”. Album Greatest Hits-nya terjual lebih dari 24 juta keping di seluruh dunia. Kenny Rogers menjadi artis lelaki nomor delapan paling laris sepanjang masa versi the Recording Industry Association of America (RIAA) di mana album-albumnya meraih predikat 1 Diamond, 19 Platinum, dan 31 Gold.

Kenny Rogers menerima penghargaan ”Star on the Hollywood Walk of Fame for Recording” di 6666 Hollywood Boulevard, Hollywood, California, dan masuk dalam ”Country Music Hall of Fame” pada 27 Oktober 2013.

Lanjutkan membaca Kenny Rogers, Legenda Musik Amerika

David Foster, Produser dan Pencipta Lagu Sepanjang Masa


David Foster

ROBERT ADHI KSP

Selama lebih dari empat dekade, David Foster (65) menjadi musisi, penulis lagu, komposer, penggubah, produser, dan artis rekaman. Sepanjang masa itu, David Foster dipercaya oleh Barbra Streisand, Céline Dion, Whitney Houston, Michael Jackson, Madonna, Andrea Bocelli, Michael Bublé, Josh Groban, Rod Stewart, Toni Braxton, dan Stevie Wonder untuk membantu mewujudkan impian mereka menjadi superstar.

David Foster telah menciptakan lagu-lagu hits untuk banyak penyanyi, yang kemudian menjadi superstar. Album-album yang memuat lagu-lagu karya Foster meraih predikat gold dan platinum. Di antaranya album-album Earth, Wind & Fire, Natalie Cole, Michael Bolton, Seal, Chaka Khan, Kenny Rogers, Dolly Parton, Chicago, Hall & Oates, Brandy, ’N Sync, Boz Scaggs, Gloria Estefan, Andrea Bocelli, dan Josh Groban.

Foster menciptakan lagu-lagu soundtrack untuk film-film blockbuster, seperti The Bodyguard, Urban Cowboy, dan St. Elmo’s Fire. Foster juga menciptakan lagu-lagu klasik Natal, termasuk Noel yang dinyanyikan Josh Groban, Christmas (Michael Bublé’), These Are Special Times (Celine Dion), Merry Christmas Baby (Rod Stewart), dan My Christmas (Andrea Bocelli).

Sepanjang kariernya, David Foster telah mengantongi 16 Grammy Awards, termasuk 3 kategori Producer of the Year, 1 Emmy Award, 1 Golden Globe, dan 3 nomine Oscar untuk kategori Best Original Song. Pada Juni 2010, nama David Foster terpatri dalam Hall of Fame para penulis lagu.

David Foster juga memiliki reputasi sebagai pencari bakat baru yang tajam. Dia memainkan peran kunci menemukan dan melejitkan karier penyanyi Céline Dion, Josh Groban, dan Michael Bublé. ”David Foster adalah salah satu dari pemikir musik paling brilian pada masa kini,” kata Bublé suatu hari. Penyanyi asal Kanada lainnya, Céline Dion, mengatakan, ”David mendengar hal-hal yang tidak didengar orang lain.” Sementara Josh Groban mengakui, ”David Foster adalah seseorang yang telah mengubah hidup saya.”

Menanggapi komentar para penyanyi itu, David Foster dengan santai mengatakan, ”Saya menerapkan prinsip, apabila saya mencintai sesuatu, jutaan orang lain akan menyukainya juga,” katanya.

Ketika kali pertama mendengarkan suara Céline Dion, Foster berpendapat, itu momen ajaib, salah satu momen yang paling diingatnya sepanjang hidupnya. ”Lagu Céline masuk dalam Top 40, dan dia bahkan tidak paham apa yang dia katakan karena sebenarnya dia tidak fasih berbahasa Inggris. Saya tidak pernah menemukan talenta seperti Céline dan saya tahu, 100 persen, Céline akan menjadi seorang superstar,” ungkap Foster.

Lanjutkan membaca David Foster, Produser dan Pencipta Lagu Sepanjang Masa

Norah Jones, Penyanyi Jazz Dekade 2000-an


Norah Jones

ROBERT ADHI KSP

Lagu ”Don’t Know Why” dan ”Come Away with Me” (2002) melejitkan nama Norah Jones, penyanyi, penulis lagu, pemain piano, dan aktris Amerika Serikat keturunan India. Majalah ”Billboard” menobatkan Jones, peraih sembilan Grammy Awards ini, sebagai artis top jazz selama dekade 2000-2009. Album-albumnya terjual
lebih dari 50 juta keping di seluruh dunia dan menjadikan album Jones sebagai album artis perempuan paling laris di Amerika Serikat dalam abad ini.

Norah Jones, putri seorang musisi internasional dan pemain alat musik sitar India, Ravi Shankar, serta produser konser Amerika, Sue Jones, lahir dengan nama Geetali Norah Jones Shankar pada 30 Maret 1979 di Bedford-Stuyvesant, Brooklyn, New York City, Amerika Serikat. Setelah orangtuanya berpisah pada 1986, Jones menghabiskan masa kecilnya dengan sang ibu di Grapevide, Texas.

Jones menyelesaikan pendidikan di Colleyville Middle School dan Grapevine High School sebelum pindah ke Booker T Washington High School untuk mendalami performing and visual arts di Dallas. Ketika di sekolah menengah, Jones ikut paduan suara sekolah, berperan serta dalam band, dan bermain saksofon alto. Pada usia 16 tahun, dengan persetujuan orangtuanya, dia secara resmi mengubah namanya menjadi Norah Jones.

Pada masa kanak-kanaknya, Jones mulai menyanyi di gereja serta belajar piano dan olah vokal. Dia mengikuti pendidikan di Interlochen Center for the Arts selama musim panas. Ketika di sekolah menengah, dia memenangi Down Beat Student Music Awards for Best Jazz Vocalist (pada 1996 dan 1997) dan Best Original Composition (1996).

Menyadari talenta vokalnya, Jones kemudian melanjutkan pendidikan di University of North Texas (UNT) untuk mendalami piano jazz dan menyanyi bersama para penyanyi jazz UNT. Pada masa itu, Jones mendapat kesempatan bertemu dengan kolaborator masa depannya, Jesse Harris. Beberapa tahun setelah itu, Harris mengirimkan lagu-lagunya kepada Jones.

Pada tahun ketiga, Jones tidak melanjutkan kuliahnya setelah menerima tawaran temannya tampil di Greenwich Village selama musim panas 1999. Meskipun dia kembali ke college pada musim dingin, dia tetap mengisi tempat ngopi dan kelab-kelab jazz. Jones pun kemudian terinspirasi menulis lagunya sendiri.

Jones mengembangkan talenta uniknya dengan menggabungkan jazz dan pop vokal tradisional dengan country blues dan folk kontemporer.

Pada 1999, Jones kembali ke New York City. Kurang dari satu tahun kemudian, dia mendirikan band bersama Jesse Harris, yang menjadi titik awal kariernya. Jones tampil secara reguler bersama Wax Poetioc dengan penulis lagu Jesse Harris (gitar), Lee Alexander (bas), dan Dan Rieser (drum).

”Come Away with Me”

Pada Oktober 2000, grup band ini melakukan audisi di depan manajemen Blue Note Records. Jones kemudian menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman spesialis jazz itu pada awal 2001.

Pada 2002, Jones memulai karier musik solonya dengan merilis album Come Away with Me yang meraih sukses komersial. Album yang memuat kombinasi musik country dan pop dengan elemen jazz itu mendapat sertifikat diamond, terjual lebih dari 26 juta keping di seluruh dunia, dan membuat album itu paling laris dalam sejarah Blue Note Records.

Berkat album itu, Jones mengantongi rekor meraih lima Grammy Awards sekaligus, termasuk Album of the Year, Record of the Year, dan Best New Artist. Ketika itu, Norah Jones mencatat rekor (bersama Amy Winehouse dan Lauryn Hill) sebagai perempuan peraih Grammy Awards terbanyak (lima penghargaan). Namun, pada 2010, rekor itu dipecahkan oleh Beyoncé Knowles yang meraih enam penghargaan Grammy.

Lanjutkan membaca Norah Jones, Penyanyi Jazz Dekade 2000-an

Celine Dion, Peraih Dua Kali Oscar


Celine Dion

ROBERT ADHI KSP

Celine Dion, penyanyi Kanada yang sukses meraih dua Academy Awards untuk lagu soundtrack ”Beauty and The Beast” dan ”My Heart Will Go On”. Vokalis pop kontemporer ini juga mengoleksi penghargaan musik di seluruh dunia, mulai dari Grammy Awards di Amerika Serikat, Juno dan Felix Awards di Kanada, hingga World Music Awards yang mengukuhkan dirinya sebagai ”the best-selling female artist of all time”.

Lahir di Charlemagne, sebuah kota kecil sekitar 30 mil dari Montreal timur, Quebec, Kanada, pada 30 Maret 1968, Celine, anak bungsu dari 14 bersaudara, adalah keluarga pemusik. Kedua orangtuanya adalah musisi, mengoperasikan klub kecil, dan setiap akhir pekan keluarga itu tampil serta menghibur warga setempat.

Sejak usia 5 tahun, Celine bernyanyi bersama saudara-saudaranya, dengan cepat mampu tampil di depan publik. Pada usia 12 tahun, bersama ibunda dan kakak lelakinya, Celine menciptakan sebuah lagu Perancis, yang mengubah hidupnya selamanya. Tape demo yang berisi lagu ciptannya itu membuat René Angélil, manajer personal, melihat talentanya. Pada Januari 1981, René terpesona oleh suara Celine muda. René kemudian mengantarkan Celine ke kancah musik internasional. René bahkan menggadaikan rumahnya agar dapat membiayai rekaman album debut Celine!

Celine mulai menerima pengakuan atas bakatnya pada 1982 setelah dia meraih medali emas dalam Yamaha World Song Festival di Tokyo, Jepang, dan meraih predikat Top Performer. Pada 1983, Celine menjadi orang Kanada pertama yang menerima Gold Record di Perancis.

Pada 1988, Celine sukses membuat namanya sebagai brand dirinya dari Quebec, tempat dia menikmati status superstar yang menerima sejumlah Felix Awards dan meraih predikat platinum untuk album-albumnya. Pada tahun yang sama, Celine memenangi penghargaan Eurovision Song Contest di Dublin, Irlandia, tempat dia tampil yang disiarkan langsung dan ditonton sekitar 600 juta orang di seluruh Eropa, Uni Soviet, Timur Tengah, Jepang, dan Australia.

Pada September 1990, Celine merilis Unison, albumnya berbahasa Inggris pertama dan album pertamanya yang digarap Sony Music. Lagu ”Where Does My Heart Beat Now” sukses menembus lima besar di AS. Karier internasional Celine berkibar ketika dia merekam lagu soundtrack untuk film animasi Disney berjudul Beauty and the Beast. .

”Beauty and the Beast” menjadi landasan bagi Celine merekam album kedua berbahasa Inggris yang bertajuk Celine Dion. Album itu memuat empat lagu lainnya, yaitu ”Love Can Move Mountains”, ”Water From The Moon”, ”If You Asked Me To”, dan ”Did You Give Enough Love”. Di Kanada, album itu meraih enam kali predikat platinum dan memenangi Juno Awards.

Lanjutkan membaca Celine Dion, Peraih Dua Kali Oscar

Michael Bublé, Anak Nelayan yang Sukses Jadi Penyanyi


Michael Buble

Tanggal 29 Januari 2015, Michael Bublé akan tampil di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Serpong, Tangerang Selatan. Sudah siap menghibur kami, Michael?

ROBERT ADHI KSP

MICHAEL Bublé (39) adalah penyanyi dan pencipta lagu yang memenangi empat penghargaan Grammy serta mengantongi sertifikat multiplatinum di lebih dari 15 negara. Anak nelayan salmon asal Kanada yang sejak kecil sudah bercita-cita menjadi penyanyi ini digemari para penggemar musik semua usia karena lagu-lagu yang dibawakannya berasal dari berbagai generasi.

Michael Bublé mulai diterima penggemar musik di seluruh dunia setelah albumnya, It’s Time (2005) dan Call Me Irresponsible (2007), mencapai posisi puncak di tangga album Kanada, Inggris, Australia, serta Billboard 200 di Amerika Serikat, dan beberapa negara di Eropa.

Album Crazy Love (2009) sukses bertengger di posisi pertama Billboard 200 di AS, tiga hari setelah dirilis di pasar, dan bertahan di sana selama dua pekan. Album Christmas (2011) bertengger di posisi pertama Billboard 200 dan bertahan selama empat pekan pada akhir 2011 dan pekan pertama 2012, atau total lima minggu di posisi puncak. Album itu juga masuk lima besar di Inggris Raya. Dengan demikian, album Christmas menjadi album ketiganya yang berada di puncak tangga album.

Album To Be Loved yang dirilis April 2013 memuat beberapa single dan komposisi orisinal Michael Bublé, di antaranya ”It’s a Beautiful Day”, ”Close Your Eyes”, dan ”After All”, bersama Bryan Adams.

Salah satu lagu ciptaan Bublé (bersama Alan Chang dan Amy Foster-Gilles) adalah ”Haven’t Met You Yet” yang masuk dalam album Crazy Love (2009). Dalam video lagu itu muncul seorang perempuan cantik berambut pirang dan bertubuh ramping. Perempuan itu adalah Luisana Lopilato (27), aktris terkenal Argentina, saat itu menjadi tunangannya, kini menjadi istri Bublé. ”Video ini tentang impian setiap orang yang mencari hubungan dan cinta,” kata Bublé, yang menciptakan lagu itu khusus untuk istri tercinta.

Michael Bublé dan Luisana Lopilato menikah pada 2011, dua tahun setelah mereka bertunangan. Lopilato, aktris Argentina yang membintangi acara-acara TV lokal yang populer, di antaranya Chiquititas,Rebelde Way, Alma Pirata, Casados con Hijos, mengungkapkan, awalnya Michael yang mengejar dirinya saat awal menjalin hubungan. ”Saya menonton pertunjukan Bublé karena saya menyukai lagu-lagunya. Dia melihat saya di halaman parkir, tetapi saya tidak melihat dia. Lalu, anggota staf Bublé bertanya apakah saya ingin berfoto bareng dengan Michael, saya jawab, ”Tidak, terima kasih. Saya pikir gengsi dong. Saya, kan, aktris terkenal di negara saya,” ungkap Lopilato.

Bublé dan Lopilato kemudian bertemu dalam sebuah pesta yang digelar perusahaan rekaman setelah pertunjukannya di Buenos Aires, Argentina. Bos perusahaan rekaman ingin memperkenalkan Michael kepada aktris paling terkenal di Argentina. Ketika bertemu Lopilato dalam acara itu, Bublé menyatakan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama kepada gadis cantik Argentina itu.

Bublé sebelumnya sudah bertunangan dengan aktris dan penyanyi Debbie Timuss, tetapi pasangan ini berpisah pada November 2005. Bublé juga pernah berpacaran dengan aktris Emily Blunt selama dua tahun sebelum berpisah pada 2008.

Lanjutkan membaca Michael Bublé, Anak Nelayan yang Sukses Jadi Penyanyi

Nicole Kidman, Si Seksi dari Australia


Nicole KidmanROBERT ADHI KSP

Nicole Kidman (47) adalah aktris dan produser film yang pernah meraih penghargaan Oscar untuk kategori Aktris Terbaik dalam film ”The Hours” (2002). Mantan istri bintang film Tom Cruise itu pernah dinobatkan sebagai perempuan Australia terkaya di bawah usia 40 tahun oleh majalah bisnis Australia ”Business Review Weekly” pada Agustus 2004. Pada saat itu, kekayaan Kidman 155 juta dollar Australia.

Nicole Kidman adalah aktris pertama Australia dan aktris ke-123 yang menerima Academy Awards. Dia memenangi Piala Oscar kategori Aktris Terbaik dalam film The Hours yang digelar pada 23 Maret 2003. Kidman membintangi 11 film yang mendapat nomine, tapi hanya satu yang meraih kemenangan.

Ketika memberi komentar setelah menerima Piala Oscar dalam Academy Awards ke-75, Kidman mengatakan, ”Saya berdiri di depan ibunda saya, dan sepanjang hidup saya, saya ingin ibu saya bangga kepada anaknya. Saya juga ingin anak perempuan saya bangga kepada saya.”

Perempuan berambut merah dan bermata biru itu sering bermain dengan karakter dingin dan emosional. Tubuhnya yang langsing dan tinggi berpenampilan mirip model. Kidman memiliki adik kandung, Antonia Kidman, bintang televisi Australia.

Kidman yang memiliki keturunan Inggris, Irlandia, dan Skotlandia ini lahir di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 20 Juni 1967. Ibunya, Janelle Ann (Glenny), instruktur perawat. Aayahnya, Antony David Kidman, psikolog klinik dan ahli biokimia. Tak lama setelah Kidman lahir, keluarganya pindah ke Washington DC. Di kota itu, ayahnya melanjutkan penelitian tentang kanker payudara, tetapi tiga tahun kemudian kembali ke Sydney, Australia.

Ketika ibunya didiagnosis mengidap kanker payudara, Kidman yang berusia 17 tahun berhenti bekerja dan mengambil kursus pijat sehingga dia dapat melakukan terapi fisik. Sang ibu akhirnya dapat mengalahkan kanker. Ayahnya meninggal dunia akibat serangan jantung di Singapura pada usia 75 tahun.

Kehidupan keluarga menjadi prioritas bagi Kidman. Lahir sebagai aktivis sosial (ibunya seorang feminis, sedangkan ayahnya seorang advokat buruh), Kidman dan adiknya, Antonia, mendiskusikan berbagai peristiwa dalam meja makan dan berperan serta dalam kampanye-kampanye yang diikuti kedua orangtuanya di sudut-sudut jalan.

Lanjutkan membaca Nicole Kidman, Si Seksi dari Australia

Suara Malaikat Charlotte Church


Charlotte Church

ROBERT ADHI KSP

Charlotte Church adalah salah satu soprano paling termasyhur di dunia. Dia dikenal dengan julukan ”Suara Malaikat”. Albumnya bertajuk ”Voice of an Angel” membuat Charlotte Church artis paling muda yang menggapai posisi puncak tangga album musik klasik Inggris, dan juga artis solo paling muda yang berhasil masuk dalam Billboard Top 30.

Sampai tahun 2007, Charlotte Church telah menjual lebih dari 10 juta keping album rekaman ke seluruh dunia, termasuk lebih dari 5 juta di Amerika Serikat. Pada 2010, dia memiliki kekayaan sekitar 11 juta poundsterling.

Ketika dia masih remaja, albumnya terjual jutaan keping dan konser-konsernya selalu penuh. Dia pernah tampil di depan Paus Yohanes Paulus II, Ratu Elizabeth II, serta (mantan) Presiden AS Bill Clinton dan George Bush. Bahkan, dia pernah menyanyi bersama Luciano Pavarotti.

Charlotte Maria Church adalah penyanyi, penulis lagu, aktris, dan presenter televisi, yang lahir pada 21 Februari 1986 dengan nama Charlotte Maria Reed di Llandaff, sebuah distrik di Cardiff, Wales, Inggris Raya. Dia menjadi pemeluk agama Katolik Roma setelah ibunya, Maria, berpisah dengan ayah biologis, Stephen Reed, tak berapa lama setelah Church lahir.

Charlotte Church kemudian diadopsi suami kedua Maria, James Church, yang menjadi ayah tirinya, pada Oktober 1999 pada saat album kedua Charlotte dirilis.

Charlotte mulai menyanyi di depan publik ketika usianya 3,5 tahun dengan membawakan lagu film ”The Ghost Busters” bersama sepupunya di sebuah kamp liburan di tepi laut di Caernarfon, Wales. Sampai usia 8 tahun, dia sering tampil dalam kompetisi karaoke lokal, dan membangun reputasinya sebagai vokalis yang luar biasa.

Suatu hari pada 1997, Charlotte yang waktu itu berusia 11 tahun mendengar pengumuman bahwa pembawa acara TV ”This Morning”, Richard dan Judy, mencari seorang anak berbakat, dia menghubungi mereka dan menjadi peserta.

Charlotte langsung menjadi perhatian publik setelah tampil dalam program ”This Morning” itu, membawakan ”Pie Jesu” di telepon dan didengar produser. Charlotte diundang untuk ikut pertunjukan. Tak lama kemudian, dia muncul secara mengagumkan dalam program TV ”The Big, Big Talent Show”.

Lanjutkan membaca Suara Malaikat Charlotte Church

Josh Groban, “You Raise Me Up”


Josh Groban

ROBERT ADHI KSP

NAMA Josh Groban identik dengan lagu ”You Raise Me Up” yang ia nyanyikan dalam album ”Closer” (2003). Penyanyi, penulis lagu, aktor, dan produser rekaman asal Amerika Serikat ini dinobatkan sebagai artis paling laris nomor satu di Amerika Serikat pada 2007 setelah album rekamannya terjual lebih dari 22,3 juta keping di negeri itu. Selain itu, lebih dari 25 juta keping albumnya juga terjual di seluruh dunia.

“You Raise Me Up memiliki pesan universal bagi banyak orang, dan orang senang mendengarkannya. Setiap saat Anda melihat reaksi penonton, setiap kali Anda menyanyikannya lagi. Alangkah beruntungnya memiliki lagu seperti itu,” kata Groban suatu hari.

Joshua Winslow ”Josh” Groban lahir pada 27 Februari 1981 di Los Angeles, California, dari pasangan Lindy, seorang guru sekolah, dan Jack Groban, seorang pengusaha keturunan Yahudi Polandia dan imigran Rusia. Ibu Groban keturunan Inggris, Jerman, dan Norwegia. Adik Groban, Chris, lahir ketika Groban merayakan ulang tahun ke-4.

Groban pada awalnya belajar akting. Namun, dia pindah menjadi penyanyi untuk mengembangkan suaranya.

”Saya bernyanyi dalam kehidupan saya. Orangtua mengajak saya bernyanyi di seputar rumah ketika saya masih muda. Saya bukan dari keluarga showbiz. Menyanyi hanya sesuatu yang saya lakukan dan saya nikmati,” ungkap Groban suatu hari.

Lanjutkan membaca Josh Groban, “You Raise Me Up”

Andrea Bocelli, Suara Emas dari Italia


Andrea Bocelli

ROBERT ADHI KSP

Andrea Bocelli adalah tenor paling dicintai di dunia dan salah seorang mitos positif terbesar dari milenium ketiga. Meskipun buta, suara emas Bocelli sukses memperkenalkan kebudayaan Italia ke seluruh dunia.

Andrea Bocelli merekam 14 album studio solo, musik klasik, dan pop; 3 album greatest hits; dan 9 opera lengkap yang terjual lebih dari 100 juta keping di seluruh dunia sehingga mengukuhkan Bocelli sebagai salah satu artis terbaik dalam penjualan album. Dia meraih sukses sebagai artis yang tampil membawakan musik klasik ataupun lagu-lagu pop yang top.

Pada 1998, Bocelli masuk sebagai salah satu dari ”50 Most Beautiful People” versi majalah People. Pada 1999, Bocelli masuk nominasi sebagai ”Best New Artist” dalam Grammy Awards.

Lagu ”The Prayer” yang dibawakannya berduet bersama penyanyi Kanada, Celine Dion, yang diputar dalam film animasi Quest for Camelot, memenangi Golden Globe untuk kategori ”Best Original Song” dan menjadi nomine dalam Academy Award untuk kategori yang sama.

Setelah merilis album klasik Sacred Arias, Bocelli masuk dalam Guinness Book of World Records. Bocelli secara terus-menerus berhasil menempatkan lagunya ke tiga besar tangga album klasik Amerika Serikat. Tujuh albumnya masuk 10 besar dalam Billboard 200.

Lanjutkan membaca Andrea Bocelli, Suara Emas dari Italia