Arsip Kategori: internet

Tukang Sayur Bisa Beriklan Gratis di Google Bisnisku


Dari 50 juta usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia, baru satu sampai dua persen yang sudah online. Banyak UKM yang belum melek digital dan belum tahu manfaat digital. Padahal, UKM yang sudah online mengalami percepatan bisnis sampai 80 persen.

John Harding, Vice President of YouTube Engineering, Google.
John Harding, Vice President of YouTube Engineering – Google. FOTO: ARSIP GOOGLE

 

Google menawarkan sejumlah produk mereka untuk membantu jutaan UKM Indonesia berkembang, salah satunya lewat Google Bisnisku. Ini merupakan platform sederhana, yang dapat dilakukan oleh siapa saja yang membutuhkannya tanpa mengeluarkan biaya.

Platform ini tidak hanya cocok untuk pengusaha kafe dan restoran, tetapi juga bagi tukang kunci dan tukang leding, juga pedagang kaki lima, pedagang warteg, pedagang sayur. Mereka dapat mengiklankan diri melalui produk Google yang gratis tersebut.

“Anda tinggal mendaftarkan diri di Google Bisnisku. Masukkan alamat, peta, foto usaha, dan cantumkan nomor telepon agar bisnis mereka mudah dicari pelanggan dan konsumen. Bila kode verifikasi 6 angka sudah aktif, Google Bisnisku sudah dapat berfungsi,” kata Jason Tedjasukmana, Head of Corporate Communication Google Indonesia, dalam percakapan dengan Kompas, pertengahan Agustus lalu.

Bila bisnis UKM mulai berkembang, pemilik UKM dapat beriklan onlineberbayar di Google Adwork Express. Ini cocok untuk UKM yang biaya promosi dan pemasarannya terbatas, misalnya Rp 1 juta sampai Rp 2 juta per bulan. Dalam 10 menit, pemilik UKM sudah beriklan online. Mereka bisa memilih kata kunci, butuh berapa pelanggan, difokuskan di wilayah mana. Semua sudah dihitung secara otomatis. Pengelola UKM tinggal memasukkan nomor kartu kredit ataupun melakukan transfer bank sebagai cara membayar Google Adwork Express.

Bila cara promosi dan beriklan melalui Adwork Express sudah tepat dan nyaman, Google menawarkan bagi UKM yang sudah mapan, yaitu Google Adwork dengan jangkauan yang lebih luas.

Youtube

Google memberikan ruang seluas-luasnya kepada anak muda Indonesia untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui Youtube secara gratis. Google juga mengajak para kreator Youtube di Indonesia untuk memonetisasi konten mereka. Ini satu-satunya platform yang memberikan kesempatan kepada pemilik kanal untuk mencari uang lewat kanal mereka sendiri.

“Tapi yang penting idenya. Jangan memikirkan duitnya dulu.

Kalau idenya bagus pasti akan diperhatikan banyak orang. Dan, bila ide ini sudah diterima dengan baik, konten yang diunggah ke Youtube harus dilakukan secara konsisten. Kalau Anda menjanjikan bikin satu video per minggu pada hari Jumat, misalnya itu harus ditepati agar penonton tidak kecewa. Mereka akan menunggu video terbaru setiap Jumat,” kata Jason.

Penonton Youtube di Indonesia tumbuh 130 persen year on year akhir tahun 2015, sedangkan jumlah video yang diunggah dari Indonesia meningkat 600 persen.

Namun, belum banyak orang Indonesia yang memanfaatkan Youtube secara maksimal. Sampai saat ini, baru ada satu orang Indonesia yang memiliki satu juta subscribers (pelanggan/penonton) di kanal Youtube-nya, yaitu Raditya Dika. Adapun yang memiliki lebih dari 100.000 pelanggan baru 40 orang, dan yang memiliki lebih 10.000 pelanggan sekitar 100 orang. Angka-angka ini menunjukkan betapa program Youtube belum digarap maksimal.

Saat ini kreator Youtube di Indonesia tak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga di luar Ibu Kota. Beberapa nama yang meraih sukses besar adalah Bayu Skak (Malang), Ini Vindy (Surabaya), dan Wibawa Brothers (Medan).

Sejak akhir 2015, Youtube meluncurkan program “YouTube Broadcast Box”. Google membawa studio mini bertaraf profesional bersama tim ahli Youtube untuk bertemu tim kreator di Surabaya, Medan, dan Makassar, setelah melihat tingginya antusiasme di kota-kota itu.

“Melalui video, kita bisa berbagi semangat Indonesia dengan seluruh dunia. Video bukan cuma tentang hiburan. Kami telah melihat banyak orang, terutama di Indonesia, Youtube digunakan untuk belajar hal-hal baru, menonton berita, mengedukasi anak, dan mendokumentasikan hidup mereka,” kata John Harding, Vice President Engineering for Emerging Experiences, YouTube dalam acara “Google for Indonesia”, 9 Agustus lalu.

Google kini memang merambah Indonesia. Semua produk dan fitur Google disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Mari manfaatkan produk-produk gratis Google untuk kepentingan dan perkembangan UKM danstart up. (KSP)

SUMBER: GAWAI, HARIAN KOMPAS, SELASA 6 SEPTEMBER 2016

Yahoo, Akhir Tragis Raja Internet Era 1990-an


ROBERT ADHI KSP

Pada era 1990-an, Yahoo dikenal sebagai raja internet yang bernilai 125 miliar dollar AS. Namun, hanya dalam dua dekade sejak didirikan, Yahoo, pionir mesin pencari dan portal web yang berpengaruh yang kemudian berubah menjadi brand yang kehilangan arah, hari Senin (25/7/2016) secara resmi diakuisisi oleh Verizon, raksasa perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat, dengan nilai (hanya) 4,83 miliar dollar AS. Inilah akhir yang ironis dan tragis bagi Yahoo.

Ketika didirikan Jerry Yang dan David Filo, mahasiswa Universitas Stanford, pada 1994, Yahoo yang sering dijuluki sebagai “panduan Jerry masuk ke World Wide Web” itu tumbuh dengan sangat cepat. Jutaan orang Amerika yang menyalakan koneksi internet dial-up membutuhkan Yahoo sebagai home page yang mengarahkan ke semua destinasi.

Yahoo sangat populer dan menjadi portal yang digunakan ratusan juta orang untuk mencari berita tentang apa pun dan informasi tentang cuaca. Pengguna internet memanfaatkan mesin pencari Yahoo, surat elektronik Yahoo (Yahoo Mail), pesan singkat Yahoo (Yahoo Messenger), dan Flickr (dokumentasi foto). Semua produk Yahoo menjadi tren dunia pada masa itu dan sukses mengubah dunia.

Pada 1996, ketika Yahoo go public dan gelembung (bubble) dotcom mencapai puncaknya, nilai Yahoo 500 dollar AS per saham. Pada puncak kejayaannya, Yahoo menghabiskan 4,5 miliar dollar AS untuk membeli Geocities dan mengeluarkan 5,7 miliar dollar AS untuk membeli broadcast.com.

Namun, Yahoo tampaknya “menikmati zona nyaman” dan lupa berinovasi. Yahoo membiarkan setiap gelombang teknologi baru muncul dalam mesin pencari, media sosial, dan dunia bergerak (mobile) dan abai mengikuti perubahan keinginan pengguna internet.

Saat itu Yahoo menyia-nyiakan kesempatan membeli Google dan Facebook ketika keduanya masih “bayi”. Dan Yahoo tetaplah sama dengan Yahoo satu dekade sebelumnya saat didirikan, hanya sekadar portal. Yahoo, menurut Forbes, saat itu masih percaya diri dengan kebesaran namanya dan tetap menawarkan mesin pencari sendiri. Faktanya, Yahoo kini hanya menguasai sebagian kecil pangsa pengguna mesin pencari.

Suka tidak suka, sejak kehadiran Google tahun 1998 dan kemudian Facebook tahun 2004, ketenaran Yahoo secara perlahan mulai meredup. Dan ketika perhatian dunia beralih ke aplikasi ponsel cerdas, keuntungan Yahoo di dunia desktop mulai berkurang.

Marissa Mayer, mantan eksekutif Google yang dipercaya untuk menjabat CEO Yahoo sejak 2012, berupaya menakhodai “kapal” Yahoo yang mulai oleng. Namun, masa jabatan Mayer dirusak oleh kebingungannya menerapkan strategi dan salah urus. Mayer tahun 2013 malah membeli jejaring sosial dan microblogging Tumblr, yang dibuat bukan untuk berkompetisi dengan Facebook.

Pendapatan Yahoo makin berkurang setelah Apple mengeluarkan produk iPhone generasi pertama pada 2007. Pengguna portal Yahoo menurun karena banyak yang lebih tertarik dengan aplikasi di ponsel cerdas dan website yang lebih relevan.

Satu hal yang membuat Yahoo tetap bertahan adalah risiko yang diambil Jerry Yang ketika dia membeli 40 persen saham Alibaba senilai 1 miliar dollar AS. Alibaba kemudian menjadi raja e-commerce Tiongkok. Yahoo menjual 25 persen saham lainnya dan tersisa 15 persen. Saat ini saham Yahoo di Alibaba masih bernilai 31,2 miliar dollar AS.

Akuisisi yang dilakukan Verizon tidak termasuk 15 persen saham Yahoo di perusahaan raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba dan juga 34 persen saham di Yahoo Jepang yang bernilai 8,3 miliar dollar AS. Portofolio paten Yahoo yang bernilai 1 miliar dollar AS juga bukan bagian dari penjualan.

Setelah bertahun-tahun menghadapi kekacauan, pada Februari 2016, Yahoo secara resmi mengumumkan menawarkan diri kepada investor untuk diakuisisi. Meski cukup banyak investor yang berminat membeli Yahoo, akhirnya Verizon yang terpilih. Verizon, raksasa perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat itu, telah berinvestasi dalam konten digital dan periklanan dalam beberapa tahun terakhir ini dengan membeli AOL dan The Huffington Post.

Akuisisi Yahoo oleh Verizon mengakhiri sejarah 21 tahun Yahoo sebagai perusahaan independen.

Digabung dengan AOL

Verizon mengakuisisi AOL pada 2015 dengan nilai 4,4 miliar dollar AS untuk meningkatkan bisnis periklanan dan media. Verizon tetap menjadi raksasa perusahaan telekomunikasi. Namun, akuisisi AOL dan kini Yahoo menunjukkan bahwa Verizon menginginkan diversifikasi operasi dan pendapatan.

“Akuisisi Yahoo terjadi hanya dalam satu tahun sejak kami mengakuisisi AOL. Langkah ini untuk meningkatkan strategi kami dalam penyediaan koneksi lintas layar bagi konsumen, kreator, dan pengiklan,” kata Chairman dan CEO Verizon Lowell McAdam dalam pernyataannya, Senin 25 Juli. “Akuisisi Yahoo ini akan menempatkan Verizon pada posisi yang sangat kompetitif sebagai perusahaan media mobile global yang top dan akuisisi Yahoo ini akan membantu mempercepat aliran pendapatan kami dalam iklan digital,” ungkap McAdam.

Lanjutkan membaca Yahoo, Akhir Tragis Raja Internet Era 1990-an

Ponsel Cerdas yang Terjangkau


 

ROBERT ADHI KSP

Siapa bilang produk Tiongkok mudah rusak? Siapa bilang ponsel cerdas harus mahal? Smartfren, operator telko Indonesia yang memiliki kepentingan strategis membawa teknologi terbaru ke Indonesia, mematok harga perangkat Andromax  di bawah Rp 2 juta dengan target segmen menengah dan menengah bawah.  

Sejak menjalin kerja sama dengan Smartfren tahun 2012 lalu, Hisense, perusahaan elektronik asal Tiongkok itu memasok perangkat berteknologi terbaru untuk Smartfren di bawah merek Andromax sesuai perkembangan zaman.

Jumlah pengguna Smartfren saat ini 13,5 juta. Masih relatif kecil bila dibandingkan dengan pengguna Telkomsel yang mencapai 100 juta.

Survei yang dilakukan Smartfren  menunjukkan, umumnya usia pengguna Smartfren, termasuk perangkat  Andromax,  antara  15 tahun dan 30 tahun, sebagian besar tinggal di Jakarta dan Bodetabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Mereka  melek internet dan menggunakan media sosial. Bila di kota-kota kecil, orang lebih banyak menggunakan telepon seluler hanya untuk menelepon, lain halnya dengan pengguna di kawasan perkotaan.

Mahasiswa dan karyawan baru haus teknologi, beraktivitas dengan internet, sehingga butuh perangkat yang memiliki memori besar, kamera bagus, dan harganya terjangkau, serta dilengkapi after services di 109 di seluruh Indonesia. Bila ada masalah di perangkat, mereka dapat langsung ke galeri dan menghubungi call center 24 jam. 

Lanjutkan membaca Ponsel Cerdas yang Terjangkau

Pengguna Instagram Kini 400 Juta


ROBERT ADHI KSP

Jejaring sosial Instagram di mana para penggunanya bisa berbagi foto dan video kini mencapai milestone baru: mencapai 400 juta pengguna aktif. Pengumuman ini disampaikan dalam blog Instagram, Selasa (22/9) sore waktu Amerika Serikat, atau 10 bulan setelah Instagram mencapai angka 300 juta pengguna aktif.

Pengguna aktif Instagram sudah melampaui jejaring sosial Twitter yang saat ini memiliki 316 juta pengguna aktif setiap bulan dan juga jejaring sosial Pinterest yang baru saja mencapai angka 100 juta pengguna.

Instagram

Pertumbuhan Instagram memang sangat cepat. Ketika Instagram yang diciptakan Kevin Systrom dan Mike Krieger diluncurkan Oktober 2010 atau hampir lima tahun yang lalu, angka 400 juta tampak seperti mimpi yang sangat jauh dicapai.

Pada Desember 2010 atau tiga bulan setelah dirilis, jumlah pengguna Instagram tercatat satu juta. Pada 27 Februari 2013, dua setengah tahun setelah diluncurkan, Instagram mengumumkan jumlah pengguna aktifnya 100 juta. Jumlah ini terus meningkat. Pada 9 September 2013, Instagram mengumumkan jumlah pengguna aktifnya 150 juta. Pada Desember 2014, jumlah pengguna naik dua kali lipat menjadi 300 juta.

Diakuisisi Facebook
Instagram diakuisisi Facebook pada April 2012 dengan nilai 1 miliar dollar AS dalam uang tunai dan saham. Pada 2013, Instagram tumbuh 23 persen, sementara perusahaan induknya, Facebook, hanya tumbuh 3 persen.

Lanjutkan membaca Pengguna Instagram Kini 400 Juta

Penetrasi 4G di Indonesia Bisa Lebih Cepat


ROBERT ADHI KSP

HONGKONG, KOMPAS — Penetrasi 4G LTE (long term evolution) di Indonesia bisa lebih cepat. Saat ini operator-operator telepon seluler di Indonesia sangat berharap teknologi 4G yang digdaya (powerful) diadopsi agar dapat memberikan pelayanan berkualitas tinggi kepada para pengguna.

Beberapa produk yang menggunakan prosesor Qualcomm terbaru.
Beberapa produk yang menggunakan prosesor Qualcomm terbaru. KOMPAS/ROBERT ADHI KSP

Shannedy Ong, Senior Director and Country Manager Qualcomm International di Indonesia, mengungkapkan ini dalam wawancara dengan sejumlah media Asia di sela-sela Qualcomm 3G/LTE Summit di Hotel The Ritz-Carlton Hongkong, Rabu (16/9) sore. Shannedy Ong didampingi Mantosh Malhotra, Senior Director, Business Development Qualcomm Technologies Inc.

Shannedy mengatakan, para operator sudah siap mencoba jaringan, membangun perangkat 4G, dan mengoperasikan teknologi 4G. Qualcomm akan bekerja sama dengan operator seluler di Indonesia, membawa ekosistem ini ke pasar. Jika sebelumnya operator mengoperasikan teknologi paling dasar 2G, kemudian berevolusi ke 3G, dan kini teknologi 4G.

Evolusi dari 2G ke 3G lebih sulit dibandingkan dengan evolusi dari 3G ke 4G. Lebih dari 90 persen gedung sudah terjangkau oleh 3G. Karena itu, Shannedy optimistis evolusi ke 4G lebih cepat. “Saya sangat yakin evolusi dari 3G ke 4G akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan evolusi dari 2G ke 3G karena teknologi 4G bukan hal yang baru,” ujarnya.

Namun, berapa lama teknologi 4G bisa diimplementasikan, menurut Shannedy, itu bergantung pada hasil diskusi dengan pemerintah. Qualcomm juga bekerja sama dengan operator dan vendor. Qualcomm akan membantu operator agar penetrasi 4G bisa berjalan mulus dan masuk ke pasar dengan mulus pula.

Shannedy Ong, Country Manager Qualcomm Indonesia.
Shannedy Ong, Country Manager Qualcomm Indonesia. KOMPAS/ROBERT ADHI KSP

Lanjutkan membaca Penetrasi 4G di Indonesia Bisa Lebih Cepat

Terobosan Baru Prosesor Snapdragon 820 Diperkenalkan di Qualcomm 3G/LTE Summit


ROBERT ADHI KSP

HONGKONG, KOMPAS — Qualcomm Technologies pada Selasa (15/9) dan Rabu ini memperkenalkan produk-produk terbaru dalam “Qualcomm 3G/LTE Summit” di Hotel The Ritz-Carlton Hongkong. Salah satunya adalah prosesor Snapdragon 820, prosesor bergerak paling digdaya yang pernah dibuat Qualcomm selama ini, dan modem X12 LTE yang digadang-gadang menjadi modem LTE paling canggih yang pernah didesain.

Joe Glynn, Vice President Business Development Qualcomm Technologies, Inc. dalam Qualcomm 3G/LTE Summit di Hongkong, Selasa (15/9).
Joe Glynn, Vice President Business Development Qualcomm Technologies, Inc. dalam Qualcomm 3G/LTE Summit di Hongkong, Selasa (15/9). KOMPAS/ROBERT ADHI KSP

Pengumuman itu disampaikan Cristiano Amon, Executive Vice President dan Co-President Qualcomm Technologies, Inc. Selasa pagi, yang kemudian dipertegas oleh Murthy Renduchintala EVP and Co-President Qualcomm Technologies, Inc. dan Peter Carson, Senior Director Marketing Qualcomm Technologies, Inc. dalam sesi terbatas petang harinya, dalam “Qualcomm 3G/LTE Summit” yang berlangsung Selasa dan Rabu sore ini.

“Qualcomm 3G/LTE Summit” merupakan platform bagi Qualcomm dan mitra-mitranya menggelar diskusi yang mengupas perkembangan dan tren terbaru dari ekosistem “mobile”. Acara tahunan ini juga untuk memberikan “update” inovasi-inovasi teknologi “mobile” dan konektivitas terkini.

Dengan evolusi teknologi LTE, pengalaman pengguna perangkat “mobile” tidak lagi terbatas pada konektivitas semata. Evolusi ini membawa pada inovasi dan teknologi bagi OEM (Original Equipment Manufacturer) dan operator.

Lanjutkan membaca Terobosan Baru Prosesor Snapdragon 820 Diperkenalkan di Qualcomm 3G/LTE Summit

Diplomasi Selfie PM India Narendra Modi dan Para Pemimpin Negara


ROBERT ADHI KSP

Sebuah foto bermakna seribu kata. Perdana Menteri India Narendra Modi tampaknya meyakini betul makna kalimat bijak itu. Foto selfie Modi bersama Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang pada pertengahan Mei 2015 menjadi selfie paling berpengaruh dalam sejarah. Diplomasi selfie yang dilakukan Modi dalam setiap kunjungannya ke luar negeri memberi makna tersendiri bagi kepemimpinannya.

Modi berhasil mengambil hati rakyat Tiongkok ketika dia sengaja membuat akun mikroblog Weibo (mirip Twitter, tetapi khusus Tiongkok). Begitu selfieModi bersama Li diunggah ke akun Weibo, jumlah pengikut (follower) Modi di Weibo melesat dalam waktu singkat menjadi 16,5 juta. Foto selfie kedua pemimpin negara itu dilihat oleh 31,85 juta orang.

Narendra Modi

Banyak pengguna Weibo mengomentari foto selfie dua perdana menteri itu. ”Cute premier!” tulis mereka. Banyak pula yang meminta Modi tetap mengunggah di mikroblog Weibo pasca kunjungannya ke Tiongkok. Sebagian lagi mempertanyakan mengapa para pemimpin Tiongkok tidak hadir di media sosial. ”Apakah tidak lebih baik PM Li memiliki akun Weibo sendiri? Agar kami dapat berkomunikasi dengan dia langsung,” tulis seorang pengguna Weibo, seperti dikutip The Times of India.

Di Tiongkok, para pemimpin negeri itu memang masih jarang aktif bermain di media sosial. Membahas kehidupan pribadi para politisi di Tiongkok masih dianggap tabu. Data pribadi mereka masih menjadi rahasia negara. Selama kunjungan tiga hari di Tiongkok, Modi mengunjungi kota Xian, Beijing, dan Shanghai, melakukan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, PM Li Keqiang, dan pejabat lainnya. Pemimpin India itu memperkuat hubungan ekonomi dengan Tiongkok, serta membahas masalah perbatasan kedua negara. Dari Tiongkok, Modi bertemu dengan Presiden Mongolia Tsakhiagiin Elbegdorj, Minggu (17/5), dan keduanya juga ber-selfie. Narendra Modi memang dikenal aktif dalam media sosial. Jumlah pengikutnya di media sosial Twitter tercatat 12,4 juta. Adapun jumlah orang yang like Facebook-nya tercatat 28,4 juta. Jumlah pengikutnya di Instagram tercatat 477.000 (sampai 20 Mei 2015).

Lanjutkan membaca Diplomasi Selfie PM India Narendra Modi dan Para Pemimpin Negara

Ketika Netizen Melaporkan Terbakarnya Gedung di Manhattan


ROBERT ADHI KSP

Peristiwa terbakarnya sebuah gedung di kawasan East Village, Manhattan, New York, Amerika Serikat, mendapat perhatian dari netizen. Terbakarnya gedung yang terjadi pada Kamis (26/3) pukul 15.17 waktu setempat atau Jumat (27/3) dini hari WIB itu diawali dari ledakan.

Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan, ledakan di gedung itu berkaitan dengan gas. Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Empat orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan belasan orang lainnya luka-luka. Gedung yang berfungsi sebagai tempat komersial dan tempat tinggal itu berlokasi antara Second Avenue dan Seventh Street.

Para pengguna media sosial Twitter dan Facebook yang berada di dekat lokasi kejadian ramai-ramai mengunggah foto dan video peristiwa itu.

Seorang penulis asal Sydney, Australia, yang sedang berada di sekitar lokasi menulis di Twitter-nya, @ScottWesterfeld, “Ledakan keras di sudut 7th Street dan 2nd Ave. Polisi berdatangan di sini.” Scott mengunggah beberapa laporan lagi dan mengumumkan siapa saja boleh menggunakan fotonya asalkan memberi kredit namanya.

“Saya baru mendengar suara keras. Banyak warga membantu mereka yang berlarian keluar dari gedung yang terbakar. Second Avenue ditutup untuk lalu lintas dari 9th Street ke Houston. Pengendalian massa masih terjadi. Tak satu pejalan kaki pun diizinkan masuk dari 9th Street ke 7th Street,” lapor penulis novel itu dalam Twitter-nya.

Pasukan penjinak bom New York Police Department (NYPD) berada di lokasi. Scott menulis pendapatnya, “Saya tidak berpikir ledakan ini aksi terorisme.”

Lanjutkan membaca Ketika Netizen Melaporkan Terbakarnya Gedung di Manhattan

Mengambil Manfaat dari Meluasnya Penetrasi Internet


ROBERT ADHI KSP

Jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat drastis dari 74 juta orang pada 2013 menjadi 111 juta orang pada 2014. Angka yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika ini menunjukkan semakin luasnya penetrasi internet di Indonesia.

Penetrasi internet di Pulau Jawa 75 persen, sedangkan di Sumatera 67 persen. Kementerian Kominfo menargetkan 50 persen dari jumlah penduduk Indonesia dapat mengakses internet pada 2015 ini (Kompas, 10 Maret 2015).

Penetrasi Internet

Situs eMarketer.com menyebutkan, jumlah pengguna internet di seluruh dunia pada 2015 mencapai angka 3 miliar, atau naik sekitar 6,2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini berarti 42,4 persen populasi penduduk dunia dapat mengakses internet. Sampai 2018, hampir setengah dari populasi dunia atau sekitar 3,6 miliar orang mengakses internet minimal satu kali dalam satu bulan.

Pada 2014, Brasil menyalip Jepang sebagai pengguna internet terbesar keempat di dunia. Pada 2015, Meksiko akan berada di posisi kedelapan, mengalahkan Jerman. Pada 2016, India akan melompat ke posisi kedua dalam jumlah pengguna internet terbanyak, mengalahkan Amerika Serikat. Pada 2017, Indonesia akan berada di posisi kelima, menyalip Jepang. Pada 2018, jumlah pengguna internet terbanyak di dunia, Tiongkok, akan mencapai 777 juta orang!

Meluasnya penetrasi internet di dunia berkaitan erat dengan membanjirnya telepon seluler (ponsel) murah dan terjangkau. Mobile Factbook menyebutkan, jumlah pengguna ponsel pada 2014 mencapai 7,5 miliar dan akan menjadi 8,5 miliar pada 2016. Dari jumlah itu, 54,3 persen jumlahnya berada di kawasan Asia Pasifik pada 2016.

Indonesia termasuk salah satu dari 100 negara yang jumlah ponselnya melebihi jumlah penduduknya. Posisi Indonesia pada akhir 2012 berada di tempat keempat dalam jumlah pengguna ponsel terbanyak di dunia. Namun, pengguna 3G/3,5G hanya 19 persen. Ini wajar karena jumlah ponsel pintar, termasuk tablet, yang memiliki akses broadband hanya sekitar 1,1 miliar. Selebihnya ponsel murah, yang dapat dimiliki orang dengan pendapatan beberapa dollar AS sehari.

Meluasnya penetrasi internet dan meningkatnya penjualan ponsel juga berkaitan dengan pesatnya pertumbuhan pengguna media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Path, hingga lainnya. Hampir semua ponsel pintar memiliki aplikasi-aplikasi media sosial tersebut. Ini memudahkan pemilik ponsel dan pengguna media sosial mengunggah foto-foto selfie, memperbarui status dan lokasi mereka, serta membaca berbagai informasi yang tersedia.

Komunikasi dengan teman juga semakin mudah melalui aplikasi-aplikasi ngobrol online (chatting) di ponsel pintar, seperti WhatsApp, WeChat, Telegram, KakaoTalk, Line, dan Jongla. Pengguna ponsel sudah jarang memanfaatkan pesan singkat lewat ponsel (SMS).

Manfaat

Apa makna dari fenomena meluasnya penetrasi internet ini? Berselancar dengan ponsel pintar dan tablet menjadi bagian dari gaya hidup. Tidak hanya di kota-kota besar, fenomena ini juga terlihat di kota-kota lapis kedua dan ketiga. Makin banyak orang mencari informasi terkini dari perangkat bergerak mereka.

Lanjutkan membaca Mengambil Manfaat dari Meluasnya Penetrasi Internet

Lenyapnya Merek Nokia


Nokia

ROBERT ADHI KSP

Nokia pernah berjaya sebagai ”brand” telepon seluler pintar selama lebih dari dua dekade. Di masa jayanya, hampir semua kelas menengah di banyak tempat di dunia memiliki ponsel pintar Nokia Communicator. Saat itu Nokia menjadi semacam simbol prestise baru. Namun, itu semua sudah menjadi cerita masa lalu. Sejak Oktober 2014, Nokia betul-betul lenyap, ”dibunuh” oleh Microsoft yang mengakuisisi perusahaan Finlandia itu tahun 2013.

Raksasa internet Microsoft pada September 2013 mengakuisisi Nokia dengan nilai 7,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 79 triliun. Akuisisi ini tentu saja menghebohkan industri teknologi komunikasi dan digital karena ini pertanda yang benderang bahwa Nokia sudah mulai kehabisan napas.

Banyak yang tidak percaya melihat fakta ini, terutama mengingat nama Nokia pernah begitu besar, megah, dan berkibar di mana-mana.

Sejak 1998, Nokia menguasai pasar ponsel dunia, termasuk pasar Indonesia, baik pasar bawah, menengah, maupun pasar premium. Berbagai produk Nokia yang diluncurkan amat ditunggu-tunggu oleh penggemar ponsel pintar, antara lain Nokia Communicator, yang memungkinkan penggunanya mengetik dengan keyboard, mengirimkannya melalui surat elektronik, bahkan mengirim dokumen dalam bentuk faksimile. Nokia menjadi simbol prestise kelas menengah di berbagai belahan dunia.

Namun, memasuki awal tahun 2000-an, Nokia mulai mendapat pesaing berat. Dalam enam tahun terakhir, penjualan Nokia menurun 40 persen setelah perusahaan Kanada, RIM, merilis Blackberry dan perusahaan Amerika Serikat, Apple, merilis iPhone dan iPad dengan sistem operasi iOS. Sementara Google memperkenalkan sistem operasi Android yang digunakan pada berbagai ponsel pintar di bawah merek, antara lain, Samsung dan LG.

Ketika makin banyak pengguna ponsel menyukai sistem operasi iOS dan Android, Nokia tetap ngotot mempertahankan sistem operasi Symbian yang dianggap kurang dinamis. Para petinggi Nokia menganggap penurunan penjualan produk Nokia hanya sementara dan akan naik kembali dalam waktu dekat. Masih banyak yang percaya, pasar Nokia yang sempat goyah akan kembali kokoh

Lanjutkan membaca Lenyapnya Merek Nokia

Writing is the Painting of the Voice

%d blogger menyukai ini: