Arsip Tag: Sintesa Group

Rahasia Umur Panjang dan Hidup Bahagia Johnny Widjaja


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Johnny Widjaja (80) dikenal sebagai pengusaha Indonesia yang berbisnis sejak pemerintahan Soekarno. Bisnisnya berkembang hingga kini. Johnny merupakan keturunan Oey Tambahsia, salah satu legenda Tionghoa Indonesia yang populer pada zaman kolonial Belanda.

Lanjutkan membaca Rahasia Umur Panjang dan Hidup Bahagia Johnny Widjaja

Iklan

CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani: Gencar Mengembangkan Ekonomi Hijau


Gambar  

Shinta Widjaja Kamdani (47) merupakan salah satu dari 50 Perempuan Pebisnis Paling Berpengaruh di Asia versi majalah Forbes Asia. Chief Executive Officer Sintesa Group ini membawahi 17 perusahaan yang bergerak di empat bidang, yaitu industri manufaktur, properti, energi, dan produk konsumen. Dua di antara perusahaan yang dikelolanya, PT Tigaraksa Satria Tbk dan PT Tira Austenite Tbk, sudah masuk bursa.Di bawah kepemimpinan Shinta Widjaja Kamdani, pendapatan usaha (revenue) total Sintesa Group dalam empat tahun ini meningkat.

Tahun 2010, pendapatan 700 juta dollar AS menjadi 1 miliar dollar AS pada tahun 2012. Tahun 2013 naik menjadi 1,2 miliar dollar AS.Mulai membenahi usaha ayahnya, Johnny Widjaja, tahun 1999, Shinta mendirikan perusahaan baru Sintesa Group. Shinta yang juga aktif sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan salah satu Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini gencar memperkenalkan ekonomi hijau (green economy).

Lanjutkan membaca CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani: Gencar Mengembangkan Ekonomi Hijau

Martina Widjaja Kini Sibuk Kelola Hotel


Martina Widjaja

 

ROBERT ADHI KSP

Selama 30 tahun, Martina Widjaja (71) mengabdikan hidupnya untuk dunia tenis. Sepuluh tahun terakhir, Martina menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia selama dua periode. Setelah tidak lagi aktif di PB Pelti, apa yang dikerjakan Martina Widjaja saat ini? Ibu dua anak dan tujuh cucu ini ternyata tetap energik.

”Kalau saya berhenti beraktivitas, berhenti berpikir, saya khawatir akan cepat pikun, dan biasanya penyakit mulai berdatangan. Saya ingat orangtua saya. Ketika mereka tak mau dengar berita, kesehatan mulai menurun. Nah, daripada nganggur di rumah, kan lebih baik saya bekerja,” kata Martina dalam percakapan dengan Kompas, Jumat (31/1) petang, di kantornya, di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta.

Lanjutkan membaca Martina Widjaja Kini Sibuk Kelola Hotel