Ronan Keating dan Boyzone


Ronan Keating

ROBERT ADHI KSP

Ronan Keating adalah salah satu penyanyi bintang Eropa paling bersinar. Awalnya, Ronan Keating dikenal sebagai anggota grup ”boyband”, Boyzone, yang memiliki gaya karismatik dan sukses memengaruhi musik pop dan rock Eropa pada era 1990-an. Saat menjadi penyanyi solo, Ronan Keating masuk dalam Guinness Book of The Year (Oktober 2007) karena 30 lagunya berturut-turut berada dalam 10 besar tangga lagu Inggris Raya.

Ronan Keating memulai debut profesionalnya sebagai musisi ketika bersama Keith Duffy, Michael Graham, Shane Lynch, Richard Rock, dan Stephen Gately membentuk grup boyband, Boyzone, pada tahun 1994. Rock kemudian meninggalkan grup itu dan digantikan Michael Graham.

Grup band ini tampil di beberapa klub dan pub sebelum menandatangani kontrak dengan PolyGram pada 1994 dan merilis versi cover ”Working My Way Back to You”. Grup ini juga merilis versi cover ”Love Me for a Reason” yang sukses di pasaran.

Dalam kurun waktu 1994- 1999, Boyzone merilis 17 singel, tiga album studio, dan satu album kompilasi, sebelum bubar pada tahun 2000, menjual 27 juta album rekaman serta 3 juta rekaman dari 4 singel, 1 kompilasi, dan album studio.

Penyanyi solo

Pada 1999, ketika masih menjadi anggota grup Boyzone, Keating merekam lagu ”When You Say Nothing at All” untuk film Notting Hill yang dibintangi Julia Roberts dan Hugh Grant. Lagu itu meraih posisi pertama di tangga lagu Inggris Raya, dan mengantarkan Keating menjadi penyanyi solo.

Sebagai penyanyi solo, Keating menghasilkan sembilan album dan sukses menjual lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia.

Keating merilis album solo pertamanya bertajuk Ronan pada tahun 2000, yang lagi-lagi menduduki posisi pertama di tangga lagu Inggris Raya. Meski mendapat kritik, album itu terjual lebih dari 750.000 keping dan menjadi album paling laris pada tahun itu di Inggris Raya.

Album itu untuk kali pertama bertengger di puncak tangga album Inggris Raya dan menerima empat sertifikat platinum dari British Phonographic Industry atas penjualan 1,2 juta keping album. Di Irlandia, tempat kelahiran Keating, album itu berada di posisi kedua. Album itu meraih sukses komersial di sejumlah negara di Eropa, berada di 10 besar tangga lagu di delapan negara di Eropa.

Pada 2001, album Ronan meraih dua sertifikat platinum dari International Federation of the Phonographic Industry untuk penjualan dua juta keping di Eropa. Album tersebut berisi empat lagu yang masuk 10 besar tangga lagu Inggris Raya dan Irlandia, yaitu ”When You Say Nothing at All” (yang direkam khusus sebagai soundtrack film Notting Hill pada 1999), ”Life Is a Rollercoaster”, ”The Way You Make Feel”, dan ”Lovin’ Each Day” (dari film Summer Catch).

Setelah sukses dengan album pertamanya, Ronan, Keating melanjutkan kariernya sebagai penyanyi solo dan merilis empat album studionya, yaitu Destination (2002), Turn It On (2003), 10 Years of Hits (2004), dan Bring You Home (2006), dan semuanya meraih posisi puncak di tangga lagu Inggris Raya. Keating berkolaborasi dengan sejumlah bintang, di antaranya, Elton John, Lulu, LeAnn Rimes, dan The Bee Gees, untuk album-album tersebut.

Keating dan Paul Brady menciptakan lagu ”The Long Goodbye” pada 2001, salah satu lagu yang paling disukai penggemarnya dan meraih sukses besar untuk ”Brooks & Dunn” di Amerika Serikat. Keating dan Brady meraih penghargaan BMI European Song-Writing untuk singel.

Keating juga memulai dua tur dunia, memenangi penghargaan Ivor Novello dan BMI Songwriting, menerbitkan otobiografi, dan berperan sebagai duta besar untuk Christian Aid, serta menjual lebih dari 22 juta album di seluruh dunia.

Keating pernah tampil dalam konser anti perang ”One Big No” di Sheperd’s Bush Empire, London, Inggris, Maret 2003.

Pada 2007, Keating merilis dua parfum, untuk perempuan Hope By Ronan dan untuk lelaki Believe by Ronan. Semua hasilnya disumbangkan kepada Yayasan Marie Keating.

Keating tampil di depan 250.000 orang dalam acara pembukaan Piala Dunia 2006 di Brandenburg Gate, Berlin, Jerman.

Pada 9 Mei 2007, Keating menjadi artis asing paling laris yang tampil dalam konser di Phnom Penh, Kamboja.

Keating berduet dengan Elton John di Madison Garden, New York, Amerika Serikat, dan dua kali menyanyi di depan Bapa Paus, serta tampil khusus untuk Pangeran Charles di Tower of London. Keating juga tampil dalam acara khusus keluarga Kerajaan Swedia.

Kehidupan pribadi

Ronan Keating terlahir dengan nama Ronan Patrick John Keating sebagai anak bungsu dari lima bersaudara. Dia lahir di Swords, Dublin, Irlandia, pada 3 Maret 1977 dari pasangan Marie dan Gerard Keating.

Sebelum meraih simpati dari seluruh dunia, Keating adalah anak lelaki kelas menengah yang tinggal di Dublin. Ayahnya seorang pemilik pub, sedangkan ibunya penata rambut yang memiliki salon sendiri di Dunshaughlin, County Meath, Dublin.

Ronan Keating mengagumi The Beatles. ”Lagu-lagu mereka tak lekang oleh waktu. Lirik dan melodinya ada di kepala kita. Sekali Anda mendengarkan lagu-lagu The Beatles, Anda akan menyanyikannya sepanjang hari,” ungkapnya.

Keating sempat menjadi atlet dan mewakili Irlandia di sejumlah turnamen. Dia juga bekerja di sebuah toko sepatu, mengikuti saudaranya yang beremigrasi ke AS. Keating juga mengikuti audisi film Stars in Their Eyes.

Keating pernah bekerja di sebuah toko sepatu sebelum bergabung dengan grup pop Irlandia, Boyzone, yang meraih sukses besar pada usia 16 tahun.

Ketika usianya 21 tahun, Ronan Keating menikah dengan Yvonne Connolly pada 30 April 1998. Mereka menikah di Pulau Nevis, dan hanya dihadiri oleh saudara kandungnya, Gary, dan teman perempuannya sebagai saksi.

Pasangan ini memiliki tiga anak, yaitu Jack (lahir pada 15 Maret 1999), Marie (lahir pada 18 Februari 2001), dan Ali (lahir pada 7 September 2005). Putrinya diberi nama Marie setelah ibu Keating meninggal karena mengidap kanker payudara. Keating berpisah dengan Connolly pada 2011 setelah Keating terlibat perselingkuhan.

Ibunda Keating, Marie, meninggal pada usia 51 tahun. Sejak itulah, Keating mendirikan Yayasan Marie Keating.

Keating aktif dalam dunia amal, dan aktif mengampanyekan Yayasan Marie Keating, yang membangkitkan kesadaran akan bahaya kanker payudara. Nama yayasan itu mengambil nama ibunya, Marie, yang meninggal pada tahun 1998.

Reuni Boyzone

Pada 5 November 2007, Keating berupaya agar Boyzone bereuni demi acara pengumpulan dana ”Children in Need” yang digelar BBC. Boyzone kemudian berkeliling ke sejumlah kota, di antaranya, Cardiff, Newcastle, Liverpool, London, Wembley, Manchester, Birmingham, Glasgow, Aberdeen, Sheffield, Newcastle, Nottingham, Edinburgh dan Dublin.

Pada 2008, Keating merilis album koleksi greatest hits dan dua singel baru, yang terjual lebih dari 700.000 keping.

Pada 10 Oktober 2009, sahabat dekatnya yang juga personel Boyzone, Stephen Gately, meninggal. Berita itu sempat membuat Keating terpukul.

Menyusul suksesnya dalam album Songs for My Mother, Keating merekam album Winter Songs, kombinasi musik tradisional dan modern, termasuk lagu-lagu dari Simon & Garfunkel, Joni Mitchell, dan Sugarland yang membawakan ”Silent Night” dan ”Have Yourself a Merry Little Christmas”. Album ini termasuk dua lagu baru, yakni ”It’s Only Christmas” dan ”Scars”.

Pada Maret 2010, album Boyzone terbaru, Brother, dirilis dan menjadi nomor satu di Inggris dan Irlandia, terjual 500.000 keping. Pada 12 November 2010, Keating merilis album studionya ketujuh bertajuk Duet di Australia dan Selandia Baru.

Pada 2013, Boyzone melakukan reuni kembali untuk memperingati 20 tahun grup boyband itu. Album terbaru Boyzone bertajuk BZ20 dirilis pada musim panas 2013, memuat 10 lagu terbaru dan 10 lagu yang pernah direkam.

Pesona Ronan Keating sebagai personel grup boyband yang bukan ”boy” lagi masih memikat jutaan penggemarnya. (IMDB/MTV)

SUMBER: DI MANA DIA SEKARANG, KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, SABTU 29 NOVEMBER 2014

Iklan