Asyiknya Berbagi Cerita, Pengalaman, Pendapat di Dunia Maya


KSP 2015-1Menulis di blog sebenarnya sudah saya lakukan sejak 5-6 tahun silam. Karena kesibukan pekerjaan, saya tak sempat menulis secara rutin lagi. Mengapa saya membuat blog lagi sekarang?

Pertama, sebagai seorang jurnalis dan penulis buku, saya harus tetap menulis sampai kapan pun. Kedua, dengan menulis, saya ingin berbagi cerita, berbagi pengalaman, berbagi pendapat dan berdiskusi tentang berbagai topik di dunia maya.

Ada yang berpendapat, blog sudah redup. Menurut saya, blog tetap akan hidup meski makin banyak media sosial bermunculan. Blog tetap menjadi tumpuan para penulis untuk menuangkan pendapat, cerita, dan pengalamannya secara bebas.

Di Indonesia, jumlah blogger tumbuh pesat. Menurut Wakil Presiden ASEAN Blogger Chapter Indonesia Amril Taufik Gobel dalam Festival Blogger ASEAN di Surakarta, Jumat 10 Mei 2013, jumlah blogger di Indonesia pada akhir tahun 2011 sudah mencapai 5 juta orang, atau naik 10 kali lipat dibandingkan angka tahun 2008 yang tercatat 500.000 blogger.

Jumlah blogger di Indonesia bisa jadi lebih banyak seiring dengan pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia. Penetrasi internet di Indonesia tahun 2013 naik 30 persen dibandingkan tahun 2012. Bahkan pada tahun 2015, penetrasi internet diprediksi mencapai 50 persen dari jumlah populasi penduduk Indonesia.

Hasil survei APJII yang dirilis belum lama ini menyebutkan, pada tahun 2012 tercatat 63 juta pengguna internet di Indonesia. Ketua Umum APJII Samuel Abrijani Pangerapan memprediksi, pada tahun 2013, pengguna internet Indonesia akan mencapai  82 juta orang.  Padahal pada tahun 2001, jumlah pengguna internet di Indonesia hanya dua juta orang.

Saya melihat, saat ini makin banyak toko online mendulang sukses menggaet pembeli. Tokobagus.com, blibli.com, lazada.co.id, dan lainnya. Bahkan tidak sedikit yang mencoba melakukan jual beli online secara perorangan dan sukses. Peluang e-commerce di dunia maya di negeri ini masih terbuka lebar. Saya membayangkan apa yang ditempuh Grup Lippo dengan Lipposhop pada awal tahun 2000-an terlalu dini. Konsep bagus tapi pada saat itu infrastruktur belum memadai sehingga Lipposhop mati. Sekarang? Toko-toko online akan terus bermunculan!

Kembali ke topik blog, saya berusaha menulis di blog ini secara rutin. Topiknya bisa tentang apa saja. Termasuk cerita dan pengalaman seru berlibur pun, akan saya tuangkan di blog ini.

Salam ngeblog

Robert Adhi Ksp

Serpong, 11 Mei 2013

Iklan