Monumen Singa dan Danau di Lucerne


Gambar
ROBERT ADHI KSP

Di Lucerne, Swiss, wisatawan dapat menikmati danau seluas 114 kilometer persegi yang membelah kota, Monumen Singa, Chapel Bridge, dan suasana kota tua.

Mereka yang datang ke Lucerne pada umumnya mengunjungi Monumen Singa (Lion Monument) atau dikenal dengan nama Lion of Lucerne. Pahatan singa yang didesain Bertel Thorvaldsen ini dibuat khusus untuk memperingati 760 Swiss Guard yang tewas pada 1792 saat mempertahankan Istana Tuileries di Paris yang diserbu rakyat dalam Revolusi Perancis. Swiss Guard saat itu menjaga Raja Perancis Louis XVI dan keluarganya.Penulis kesohor Amerika, Mark Twain (1835-1910), melukiskan pahatan singa sekarat itu sebagai ”bagian paling sedih”.

Lucerne juga memiliki jembatan kayu Chapel Bridge (Kapellbrucke) sepanjang 204 meter, yang dibangun pada pertengahan tahun 1333.Pada tahun 1993, jembatan tertua di Eropa itu sempat terbakar gara-gara rokok.Namun,hingga kini, Chapel Bridge atau Jembatan Kapel masih tegak berdiri melintasi Sungai Reuss. Ikon Lucerne lainnya adalah Water Tower (Wasserturm) yang dibangun pada awal abad ke-14.Gambar

Pada masa lalu (1570-1798), Lucerne dikenal sebagai kota Katolik Swiss. Ketika banyak kota di Eropa menjadi Protestan, Lucerne tetap Katolik. Salah satu bangunan bersejarah yang indah adalah Gereja Jesuit (Jesuiten Kirche) berarsitektur barok yang dibangun pada abad ke-17.

Seperti halnya kota-kota tua di Eropa, Lucerne, dengan luas 29,06 kilometer persegi dan berpenduduk 78.093 jiwa ini, juga memiliki kawasan kota tua (alstadt) di sebelah utara Sungai Reuss. Sebagian besar gedung tua menjelma menjadi toko yang menjual barang bermerek. Mereka yang punya hobi belanja biasanya mencari produk-produk asli Swiss di sini.

Sejak berabad-abad silam, Danau Lucerne menjadi bagian penting sistem transportasi di Swiss sejak dibukanya rute pertama yang membelah Gunung Gotthard tahun 1230. Selain Lucerne, danau ini juga mengelilingi wilayah Uri, Schwyz, dan Unterwalden.

Danau keempat terluas di Swiss ini merupakan salah satu destinasi wisata populer. Turis dapat menikmati pemandangan alam dari kapal wisata sambil menyantap hidangan khas Swiss.

Di jantung kota Lucerne, wisatawan menikmati berjalan kaki di tepi danau di bawah pepohonan ataupun duduk-duduk di bangku sambil menikmati suasana danau.

Dari kapal wisata yang melintas, samar-samar terdengar lagu rakyat Swiss yang terkenal, Vo Lozärn gäge Wäggis zue atau From Lucerne to Weggis. Seperti halnya musisi Johann Lüthi yang menciptakan lagu ini ketika menikmati perjalanan dari Lucerne ke Weggis di Danau Lucerne pada tahun 1832, turis pun menikmati Lucerne yang fotogenik dan eksotik.

Sumber: KELANA – KOMPAS SIANG, SABTU 7 SEPTEMBER 2013

Lucerne

Iklan