Apa yang Diinginkan Microsoft Setelah Mengakuisisi LinkedIn?


ROBERT ADHI KSP

Microsoft hari Senin (13/6/2016) mengumumkan telah membeli secara tunai jejaring profesional LinkedIn dengan nilai 26,2 miliar dollar AS. Ini merupakan akuisisi terbesar bagi Microsoft sejak Satya Nadella menjabat CEO.

Setelah akuisisi ini, LinkedIn tetap mempertahankan brand dan produknya, tetapi akan menjadi bagian dari produktivitas dan segmen proses bisnis Microsoft. CEO LinkedIn Jeff Weiner akan melapor kepada Satya Nadella.

Didirikan 14 Desember 2002 oleh Reid Hoffman, Allen Blue, Konstantin Guericke, Eric Ly, dan Jean-Luc Vaillant, serta dirilis secara resmi pada 5 Mei 2003, LinkedIn kini memiliki 433 juta anggota dari 200 negara dan teritorial di seluruh dunia, sebagian besar para profesional. Sebanyak 60 persen anggota LinkedIn mengakses jejaring sosial itu dari ponsel cerdas mereka. Jumlah pencari kerja lewat LinkedIn meningkat dua kali lipat menjadi lebih dari 7 juta orang. Selama 13 tahun perjalanannya, LinkedIn mengakuisisi 16 perusahaan jejaring sosial dan aplikasi.

Apa sebenarnya yang diinginkan Microsoft setelah membeli LinkedIn? CEO Microsoft Satya Nadella mengumumkan, akuisisi ini menyatukan cloudterbesar di dunia dengan jejaring profesional terkemuka di dunia. “Saya telah mempelajari LinkedIn sambil merenungkan bagaimana jejaring dapat melakukan diferensiasi layanan cloud. Ini jelas bagi saya bahwa tim LinkedIn telah mengembangkan bisnis fantastis dengan membangun jejaring secara mengesankan, dengan memiliki lebih dari ratusan juta profesional di seluruh dunia,” kata Nadella. Microsoft berharap LinkedIn menjadi pusat profil profesional yang muncul dalam aplikasi, seperti Outlook, Skype, Office, bahkan Windows. Feed berita masuk ke dalam aliran data, yang akan menghubungkan para profesional satu sama lain melalui aktivitas rapat, catatan, dan surat elektronik.

 

Satya Nadella bahkan memberi contoh Cortana, aplikasi asisten pribadi cerdas yang dikembangkan Microsoft, terhubung dengan LinkedIn untuk menyediakan konteks orang yang mungkin dapat diajak bertemu secara profesional. Sangat jelas bahwa Microsoft melihat LinkedIn sebagai bagian penting yang membuat Cortana lebih cerdas.

Kunci utama

Bagaimana orang menemukan pekerjaan, membangun keterampilan, menjual, memasarkan, mendapatkan pekerjaan, dan menemukan kesuksesannya setelah terhubung dengan dunia profesional? Ini membutuhkan jejaring yang menyatukan informasi para profesional dalam jaringan LinkedIn dengan informasi di Office 365 dan Dynamics.

“Kebutuhan ini akan menjadi kunci utama dalam dunia kerja profesional. Jumlah anggota jejaring profesional LinkedIn yang terdaftar saat ini 433 juta orang dan dua juta pengguna berbayar,” ungkap Satya Nadella.

Microsoft memiliki lebih dari 1,2 miliar pengguna Office, tapi selama ini harus bergantung pada Facebook, LinkedIn, dan lainnya untuk menyediakan koneksi kunci.

Setelah akuisisi ini, LinkedIn menyediakan Microsoft akses langsung ke ratusan juta anggota dan mendekatkan diri pada perangkat lunak dan layanan Microsoft.

“Kombinasi ini akan memungkinkan munculnya pengalaman baru, sepertinewsfeed LinkedIn yang menyajikan artikel berdasarkan proyek yang sedang dikerjakan dan Office yang membantu profesional menyelesaikan tugas,” kata Satya Nadella.

Pengalaman-pengalaman ini, kata Satya Nadella, akan menyenangkan. Hubungan LinkedIn dan Officer 365 semakin erat. Pada gilirannya, peluang baru akan tercipta untuk monetisasi melalui langganan individu dan organisasi serta iklan yang ditargetkan.

Mengubah cara dunia bekerja

Lewat akuisisi tersebut, CEO LinkedIn Jeff Weiner berambisi mengubah cara dunia terhubung. Hubungan LinkedIn dengan Microsoft, serta kombinasicloud Microsoft dan jejaring LinkedIn, memberi kesempatan bagi kami untuk mengubah cara dunia bekerja, kata Weiner dalam pernyataannya.

 

Selama 13 tahun, LinkedIn berada dalam posisi unik untuk menghubungkan para profesional dan membuat mereka lebih produktif dan berhasil.

Bagi Microsoft, akuisisi ini akan menjadi kunci strategi untuk membangun lebih banyak layanan bagi perusahaan itu. Kini Microsoft fokus pada perangkat lunak (dan beberapa perangkat keras). LinkedIn diharapkan memberi Microsoft capaian lebih besar dan lebih jauh dalam hal layanan jejaring sosial dan konten profesional.

Jejaring sosial LinkedIn yang lebih lebar, yang memfokuskan diri pada kelompok karyawan dan pemberi pekerjaan, dapat memberi Microsoft kanal penjualan yang potensial untuk menjual lebih banyak produknya.

Ada elemen lain yang menarik dalam bisnis LinkedIn. Pada 2015, LinkedIn mengakuisisi Lynda.com (perusahaan e-learning). Kini, bersama Microsoft, Lynda dapat membantu menjual produk-produk perangkat lunak Microsoft dan menyediakan bantuan untuk mempelajari penggunaannya.

Apakah kebijakan mengakuisisi LinkedIn akan memperluas kesempatan Microsoft, terutama memperluas pasar? Apakah akuisisi ini akan menaikkan tren teknologi? Apakah akuisisi ini sejalan dengan bisnis inti Microsoft dan tujuan perusahaan ini secara keseluruhan? “Jawaban dari semua pertanyaan itu, dengan LinkedIn, ya! Kami mengejar misi yang berpusat pada pemberdayaan sumber daya manusia dan organisasi,” kata Satya Nadella.

Microsoft berambisi menemukan kembali produktivitas dan proses bisnis seiring dengan pertumbuhan baru Office 365 dan Dynamics. “Ini menjadi kunci keberanian kami,” katanya.

Microsoft kini memiliki jejaring sosial yang besar, tetapi menghadapi tugas yang berat mengintegrasikan LinkedIn ke dalam perangkat lunak, layanan, dan manajemen Microsoft.

Pada 2012, Microsoft mengakuisisi Yammer senilai 1,2 miliar dollar AS. Setahun sebelumnya, 2011, Microsoft membeli Skype seharga 8,5 miliar dollar AS. Kedua akuisisi ini menjadikan integrasi makin dekat dengan bisnis Office Microsoft, tetapi keduanya belum betul-betul bermanfaat.

LinkedIn adalah hal yang berbeda. Banyak yang mengamati dengan sabar bagaimana Microsoft secara tepat mengintegrasikan jejaring sosial ke bisnis perusahaan itu. Waktulah yang akan menjawabnya, apakah akuisisi LinkedIn berharga bagi Microsoft.

robert.adhiksp@kompas.com

SUMBER: DUDUK PERKARA, KOMPASPRINT.COM, SELASA 14 JUNI 2016

Iklan