Jon Bon Jovi, Raja “Rock Ballad”


Jon Bon Jovi

ROBERT ADHI KSP

Jon Bon Jovi adalah musisi dan aktor yang dikenal sebagai penyanyi dan pendiri grup band rock Bon Jovi yang sudah lebih dari 30 tahun berjaya di kancah musik dunia. Lagu-lagu ”Livin’ on a Prayer”, ”It’s My Life”, ”Keep the Faith”, ”Bed of Roses”, ”Always” sampai sekarang masih bergema di seantero dunia.

Bernama asli Francis Bongiovi Jr, lelaki berbintang Pises ini lahir pada 2 Maret 1962 di Perth Amboy, New Jersey, Amerika Serikat. Pada usia belasan tahun, dia sudah bercita-cita menjadi seorang bintang rock. Mengidolakan bintang-bintang rock seperti Bruce Springsteen dan the Asbury Jukes, Jon bermain dalam klub-klub sampai usianya 16 tahun.

Jon bertemu pemain keyboard David Bryan di sekolah menengah. Keduanya membentuk band blues Atlantic City Expressway. Jon juga membentuk band-band The Rest, The Lechers and John Bongiovi, dan the Wild Ones.
Pada 1980, Jon merekam single pertamanya, Runaway, di studio. Lagu itu mendapat sambutan luar biasa dari penikmat lagu. Album itu masuk dalam daftar Billboard Hot 100. Keberhasilan itu menyadarkan Jon bahwa dia membutuhkan lebih dari sekadar ngeband dan dia ingin mengapitalisasi kesuksesannya.

Jon mengajak David Bryan, Alec John Such, Tico Torres, dan gitaris Richie Sambora, membentuk band Bon Jovi, yang kemudian menjadi populer karena lagu-lagu balada, permainan gitar dan melodi yang luar biasa.
Selama pertunjukan di New York pada 1983, band ini mendapat perhatian dari eksekutif perusahaan rekaman PolyGram, Derek Shulman. Dialah yang mengganti nama John Bongiovi menjadi Bon Jovi.

Debut grup band ini pada 21 Januari 1984 dan albumnya bertajuk Bon Jovi meraih predikat gold. Bon Jovi merilis album berikutnya, 7800 Fahrenheit pada April 1985, yang populer bagi penggemar tetapi minim publikasi. Album ini berada di posisi ke-37 daftar Billboard 2000 dan mendapatkan predikat gold.

Album ketiganya, Slippery When Wet, yang dirilis 16 Agustus 1986, meraih gold dan platinum dalam enam pekan setelah dirilis. Berkat lagu ”Livin’ on a Prayer” dan ”Wanted Dead or Alive”, yang bertengger di puncak tangga lagu Billboard 100, album itu laris manis dan terjual 14 juta keping. ”Livin’ on a Prayer” memenangi MTV Video Music Awards untuk kategori Best Stage Performance.

Band ini juga meraih penghargaan sebagai band rock/pop Amerika favorit dalam American Music Awards dan sebagai grup rock favorit dalam People’s Choice Awards.

Bon Jovi merilis album keempat, New Jersey, pada September 1988. Album itu bertengger di posisi puncak di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Selandia Baru, dan Australia. Dua single dalam album itu, ”Bad Medicine” dan ”I’ll Be There for You”, berkibar di tangga lagu sejumlah negara.

Band ini mencatat sukses besar setelah melakukan tur ke lebih dari 22 negara dan tampil di lebih dari 232 pertunjukan sebelum semuanya berakhir. Pertunjukan yang paling sukses ketika pada 11 Juni 1989, semua tiket di Giants Stadium, New Jersey, habis terjual.

Pada Agustus 1989, band ini tampil dalam festival perdamaian Music Moskow. Album New Jersey menjadi album pertama grup band Amerika yang dirilis secara resmi di Uni Soviet.

September 1989, Jon Bon Jovi dan Richie Sambora membawakan ”Livin’ on a Prayer” dan ”Wanted Dead or Alive” hanya dengan dua gitar akustik dalam MTV Video Music Awards 1989. Penampilan keduanya menjadi inspirasi bagi MTV merilis acara MTV Unplugged.

Setelah 16 bulan melakukan tur keliling kota dan dunia, anggota grup band merasa lelah secara fisik, mental, dan emosional. Antara 1990 dan 1991, personel grup Bon Jovi berpisah dan jalan masing-masing.

Jon berkonsentrasi pada karier solo dan muncul dalam film layar lebar pertamanya, Young Guns II. Dalam film itu, Jon meraih penghargaan Golden Globe untuk Best Song, ”Blaze of Glory”.

Jon menikah dengan Dorothea Hurley pada 29 April 1989 dan memiliki empat orang anak. Keempat anaknya adalah Stephanie Rose (lahir 31 Mei 1993), Jesse James Louis (lahir 19 Februari 1995), Jacob Hurley (lahir 7 Mei 2002) dan Romeo Jon (lahir 29 Maret 2004).

”Keep the Faith”
Pada November 1992, grup band Bon Jovi kembali merilis album Keep the Faith. Ini merupakan momen dimulainya babak baru dalam sejarah Bon Jovi. Bukan hanya itu, Jon Bon Jovi juga tampil dengan rambut barunya yang dipotong rapi. Bon Jovi menggelar konser komersial bertajuk ”Keep the Faith: An Evening with Bon Jovi” pada 1993. Album ini mendapatkan status double platinum. Single ”Bed of Roses” berjaya di puncak tangga lagu Mainstream Rock Tracks.

Setelah itu, Bon Jovi semakin berkibar. Grup band ini melakukan tur keliling dunia, mengunjungi 37 negara, tampil dalam 177 pertunjukan, ditonton lebih dari 2,5 juta penggemar di Amerika Selatan, Eropa, Asia, dan Australia.

Pada Oktober 1994, Bon Jovi merilis album the greatest hits bertajuk Cross Road dengan dua single baru, yaitu ”Always” dan ”Someday I’ll Be Saturday Night”. Lagu ”Always” merupakan single Bon Jovi paling laris dan bertengger dalam 10 besar Billboard Hot 100 selama enam bulan! Sementara di Inggris, album Cross Road menjadi album paling laris pada 1994. Pada tahun itu, Bon Jovi memenangi Best Selling Rock Band dalam World Music Awards.

Album keenam Bon Jovi, These Days dirilis Juni 1995. Album ini pun mencatat sukses. Lagu ”This Ain’t a Love Song” yang bernuansa R&B masuk 20 besar dalam Billboard Hot 100 dan satu-satunya single dalam album itu yang meraih hit di AS.
Bon Jovi menggelar tur ”One Wild Night Tour” pada April 2001.

Lagunya ”Livin’ on a Prayer” masuk posisi pertama daftar lagu-lagu ”The 100 Greatest Songs of the Eighties” versi VH.
Lagu bertajuk ”August 7” dari album solonya, Destination Anywhere, didedikasikan untuk sahabatnya yang juga putri manajernya, Paul Korzilius, Katherine, yang meninggal dunia pada usia 6 tahun pada 7 Agustus 1996.
Album Have a Nice Day meraih posisi nomor satu di Australia, Belanda, Austria, Jerman, dan Kanada, hanya satu minggu setelah dirilis.

Nama Bon Jovi masuk dalam Music Hall of Fame di Inggris atas kontribusi mereka dalam musik Inggris dan bagian integral budaya musik Inggris pada November 2006. Bon Jovi terpilih masuk dalam New Jersey Hall of Fame untuk jasanya dalam bidang seni, hiburan, dan filantropi pada 2008.

Jins dan kaus
Jon yang senang mengenakan pakaian kasual, jins, dan kaus itu sering menonton film di bioskop, mengemudikan mobil, makan junk food, nge-gym, bermain sepak bola, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan bermain-main dengan anjingnya, Copper.

Jon yang memfavoritkan film The Godfather (1972) itu menyukai mobil-mobil sport, khususnya Porche.
Matanya sensitif terhadap cahaya matahari dan asap rokok. Karena itu, dia memakai kacamata pelindung sinar matahari.
Jon dibesarkan oleh kedua orangtuanya, Carol dan John Bongiovi, seorang penata rambut dan memiliki saudara kandung, yaitu Anthony M Bongiovi dan Matt Bongiovi.

Jon Bon Jovi menerima gelar doktor kehormatan untuk bidang kemanusiaan dari Monmouth University pada 2001.
Jon seorang pendukung Partai Demokrat di AS. Dia ikut membantu kampanye Al Gore dalam kampanye presiden pada 2000 dan John Kerry pada 2004.

Bon Jovi terpilih sebagai 50 most beautiful people in the world versi majalah People. Jon juga mendapat predikat sexiest rock star versi majalah People pada November 2000. Dia berada di peringkat ke-76 dalam 100 Greatest Hard Rock Artists versi VH dan peringkat ke-13 dalam 100 Sexiest Artists versi VH.

SUMBER: DIMANA DIA SEKARANG, KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, SABTU 11 OKTOBER 2014

Iklan