Kenny Rogers, Legenda Musik Amerika


Kenny Rogers

ROBERT ADHI KSP

Lebih dari setengah abad, Kenny Rogers (75) mendedikasikan hidupnya dalam dunia musik dan menerima ratusan penghargaan, di antaranya 3 Grammy Awards, 18 American Music Awards, 8 Academy of Country Music Awards, dan 5 Country Music Association Awards. Kenny Rogers juga terpilih sebagai ”Penyanyi Favorit Sepanjang Masa” pada 1986 dalam jajak pendapat pembaca ”USA Today” dan ”People”.

Kenny Rogers adalah salah satu dari sedikit artis yang menikmati sukses dalam karier musik dengan berbagai genre, jazz, folk, rock, country, dan pop. Lebih dari lima dekade, Kenny Rogers, penyanyi, penulis lagu, musisi, produser, aktor, fotografer, dan penghibur, berkiprah dalam dunia musik dan hiburan Amerika serta memiliki jutaan penggemar dari berbagai latar belakang. ”Saya sungguh, sungguh mencintai apa yang saya kerjakan,” kata Rogers. ”Orang bisa bertahan lebih lama apabila mereka mencintai apa yang mereka kerjakan,” katanya.

Dikenal sebagai penyanyi bersuara serak dan memiliki kemampuan luar biasa untuk mengeksplorasi setiap lagu yang dia nyanyikan, Kenny Rogers sukses membuat albumnya terjual lebih dari 120 juta keping di seluruh dunia. Rogers membuat lebih dari 65 album rekaman selama 52 tahun berkarier dalam dunia musik.

Beberapa lagunya menjadi lagu evergreen dan abadi adalah ”The Gambler”, ”Lady”, ”Lucille”, ”She Believes in Me”, ”Islands in the Stream”, dan ”We’ve Got Tonight”.

Dua album Kenny Rogers, The Gambler dan Kenny, masuk dalam jajak pendapat situs about.com sebagai ”200 Album Country Paling Berpengaruh Sepanjang Masa”. Album Greatest Hits-nya terjual lebih dari 24 juta keping di seluruh dunia. Kenny Rogers menjadi artis lelaki nomor delapan paling laris sepanjang masa versi the Recording Industry Association of America (RIAA) di mana album-albumnya meraih predikat 1 Diamond, 19 Platinum, dan 31 Gold.

Kenny Rogers menerima penghargaan ”Star on the Hollywood Walk of Fame for Recording” di 6666 Hollywood Boulevard, Hollywood, California, dan masuk dalam ”Country Music Hall of Fame” pada 27 Oktober 2013.

Selain dikenal sebagai penyanyi, Kenny Rogers juga fotografer yang sangat dihormati. Dia pernah diundang ke Gedung Putih untuk memotret Ibu Negara Hillary Rodham Clinton pada acara khusus TV CBS, ”A Day in the Life of Country Music” (1993).

Kenny Rogers lahir pada 21 Agustus 1938 di Houston, Texas, Amerika Serikat, dengan nama Kenneth Ray Rogers, sebagai anak keempat dari delapan bersaudara. Dia tumbuh di kawasan kumuh Houston. Ayahnya bekerja di sebuah galangan kapal, sedangkan ibunya di sebuah rumah sakit. Rogers adalah anggota keluarga pertama dan keluarganya yang lulus dari sekolah menengah.

Rogers membentuk band pertamanya ketika duduk di bangku sekolah menengah pada 1956. Grup band rock itu bernama The Scholars, tetapi tidak pernah menciptakan musik. Rogers bermain bas dalam grup band jazz The Bobby Doyle Trio dan kemudian menjadi anggota grup folk populer The New Christy Minstrels.

Rogers makin fokus ke dunia musik ketika grup bandnya, The First Edition mencatat hit pertama, ”I Just Dropped In (To See What Condition My Condition Was In)”, disusul dengan sukses lagu ”Ruby, Don’t Take Your Love To Town” dalam tangga lagu country dan pop.

Karier solo Kenny Rogers dimulai ketika lagu ”Lucille” yang dinyanyikannya menembus puncak dan dinobatkan sebagai ”Single of the Year” versi CMA dan mendapat predikat Gold. Lagu-lagu ”Daytime Friends”, ”Sweet Music Man”, dan ”Love Or Something Like It” juga mencatat sukses.

The Gambler mengukuhkan Kenny Rogers bukan hanya sebagai penyanyi country dan pop yang memiliki banyak penggemar, melainkan juga sebagai bintang film dan televisi. Rogers memerankan dirinya dalam serial TV berjudul sama. Serial TV itu menjadi mini seri paling lama ditayangkan di televisi pada masa itu. Lima mini seri The Gambler ditonton lebih dari 100 juta penonton di seluruh Amerika.

Rogers konsisten membawakan lagu dengan daya tarik universal. Dia berhasil membius para penggemarnya dengan musik berbagai genre, mulai dari country ke soul hingga pop. ”Saya tidak pernah menganggap diri saya seorang penyanyi besar, tetapi saya seorang great storyteller,” kata Rogers kepada majalah Billboard. Dia merasakan kekuatannya sebagai seorang artis ketika membawakan lagu-lagu hebat.

Pada 1980-an, lagu-lagu country romantis yang dibawakannya, ”Through The Years”, ”She Believes In Me”, ”You Decorated My Life”, dan ”Lady” dengan cepat menjadi lagu klasik. Lagu-lagu itu mengantarkan Rogers mencapai karier terbesar sebagai musisi. ”Banyak lagu yang mengantarkan pada keberhasilan, tetapi tidak seperti lagu-lagu tersebut,” ungkapnya. ”Lagu-lagu itu memberi nilai berbeda dalam hati Anda ketika mereka memiliki kekuatan yang mewakili keberhasilan Anda, mewakili perasaan dan pikiran. Sebuah lagu yang menjadi bagian dari jiwa Anda,” urainya.

Lewat lagu-lagu country, Kenny Rogers sukses mengantarkan lagu-lagunya ke Top 20, di antaranya ”Lucille” (#5), ”Don’t Fall in Love With a Dreamer” (#4, bersama Kim Carnes), ”Through the Years” (#13), ”We’ve Got Tonight” (#6, bersama Sheena Easton) dan dua lagu yang sukses di posisi nomor 1, yaitu ”Islands in the Stream” (bersama Dolly Parton) dan ”Lady”. Lagu duetnya bersama penyanyi country, Dolly Parton, ”Islands in the Stream” meraih posisi nomor 1 dalam 100 lagu country duet terbesar sepanjang masa.

Pada 1999, setelah membentuk perusahaan rekaman sendiri, Dreamcatcher Entertainment, Rogers kembali mengguncang tangga lagu melalui lagunya, ”The Greatest”, dan kemudian disusul ”Buy Me a Rose” yang bertengger di posisi puncak pada 2000.

Rogers yang pada waktu itu berusia 61 tahun menjadi artis tertua dalam sejarah yang mampu mengantarkan lagunya ke posisi nomor 1 dalam berbagai format, sekaligus membuktikan bakatnya yang memiliki semangat dan penuh arti, sama seperti ketika dia memulai karier sebagai penyanyi.

Pada tahun yang sama, RIAA menganugerahkan Diamond Award yang prestisius kepada Kenny Rogers, merayakan penjualan album Greatest Hits lebih dari 10 juta keping (dan album itu terjual sampai 24 juta keping).

”The Love of God”

Dengan suara uniknya yang mampu bercerita dan soulful, Kenny Rogers melanjutkan kehebatannya masuk ke dalam abad ke-21 dengan album, Water and Bridges dan lagu berjudul ”I Can’t Unlove You”. yang meraih predikat Gold dan kini ”The Love of God” yang bersifat timeless.

Tanggal 7 Maret 2011 menjadi babak baru bagi karier legenda musik dan ikon Amerika, Kenny Rogers. Hari itu, album gospel inspiratif pertama berjudul The Love of God dijual eksklusif di Cracker Barrel Old Country Store di seluruh Amerika Serikat. Berisi 12 lagu yang dinyanyikan Kenny Rogers, album rekaman itu juga memuat seluruh lagu himne klasik dan kontemporer yang pernah dibawakannya selama karier musiknya, mengingatkan pada masa kecilnya yang tumbuh di Houston, AS, saat dia secara rutin ke gereja bersama keluarganya. Album itu membawa harapan dan perdamaian.

Lagu-lagu Kenny Rogers yang klasik yang diingat orang Amerika di antaranya ”Will The Circle Be Unbroken”, ”I’ll Fly Away”, ”Amazing Grace” dan ”In The Sweet By And By”, dan lagu-lagu yang dinyanyikan dengan indah di antaranya as ”Peace” (ditulis Michael McDonald & Beth Nielsen Chapman), ”Grace” (ditulis Michael W Smith & Martin Smith), dan ”The Rock Of Your Love” (ditulis Vince Gill, Al Anderson & Leslie Satcher). ”Album ini menjadi album luar biasa,” kata Rogers tentang album The Love of God.

”Sepertinya saya memiliki hubungan pribadi dengan setiap lagu dalam album tersebut. ”In The Sweet By and By” adalah lagu favorit ibuku. Ketika aku masih kecil dan berangkat ke sekolah, aku ingat ibu menyanyikan lagu yang terdengar di radio. Musik adalah pencipta kenangan terbaik, dan kenangan itu sangat istimewa bagi diriku,” ungkapnya.

”The Love of God merupakan kulminasi dari sebuah gagasan yang saya pikirkan selama bertahun-tahun, tetapi tidak pernah ada kesempatan untuk membawanya ke dalam kehidupan,” kata Rogers.

Kini Kenny Rogers menikmati waktu luang di peternakan di Georgia seluas 1.200 hektar bersama kuda-kuda Arab, ditemani istri kelimanya, Wanda Miller, yang dinikahinya pada 1997. Wanda memberinya dia anak kembar yang lahir pada 6 Juli 2004 di Atlanta, Georgia, yaitu Justin Charles dan Jordan Edwards.

Salah satu putranya, Kenneth Rogers, mengikuti jejaknya dalam musik country dan telah merilis ”Take Another Step Closer” pada 1989. Dua anak Kenny lainnya adalah Carole dan Christopher Cody Rogers (dari istrinya Marianne).

Selain masih tetap melakukan tur di berbagai kota di Amerika, Kenny Rogers, salah satu legenda musik Amerika itu, lebih banyak menghabiskan waktunya terjun dalam bisnis hiburan yang menyediakan musik untuk film dan televisi. *** (KENNYROGERS.COM)

SUMBER: DI MANA DIA SEKARANG, KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, SABTU 21 FEBRUARI 2015

dan Web Harian Kompas

Iklan