Arsip Tag: New Mexico Mining Technology

Bur Maras, Pernah Menjadi Pencuci Piring di Resto Amerika


ROBERT ADHI KSP

Lahir sebagai anak polisi di pelosok desa di Lahat, Sumatera Selatan, justru mendorong Bur Maras (79) berjuang keras untuk kehidupan yang lebih baik. Ia bercita-cita bisa belajar di luar negeri, meski saat itu tak punya biaya. Itu sebabnya, ia terpacu untuk mendapatkan beasiswa. Kerja kerasnya rupanya sejalan dengan rencana Yang Maha Kuasa. Ia mendapatkan beasiswa pendidikan di ”college” di Jacksonville, Amerika Serikat

Ketika belajar di AS, untuk mencukupi biaya hidup di negeri orang, Bur bekerja sebagai pencuci piring di sebuah restoran. Namun, Bur yang bergelar Ratu Prabu Sira Alam Muda itu kini menjadi pengusaha minyak dan gas sukses, pemilik Ratu Prabu Energy Tbk. Ia juga pemilik Gedung Ratu Prabu 1 dan 2 di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Tahun ini, ia berencana membangun apartemen, hotel, serta gedung Ratu Prabu 3.

Ketika kuliah di Oklahoma State University, Bur mengikuti pendidikan militer, dan menjadi orang Indonesia pertama di kampus itu yang berpangkat letnan dua tentara AS. Namun, ketika akan terjun ke Perang Vietnam, Bur diancam pencabutan paspor oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di AS, dia pun memutuskan keluar dari militer.

Bur melanjutkan pendidikan di New Mexico Institute Mining Technology di Kota Socoro. Ketika itu, dia pun nyambi bekerja di pusat riset, dan bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran di kawasan wisata.

Sebelum tahun 1980, Bur makin sukses setelah perusahaan yang dia dirikan, PT Lekom Maras, mendapat proyek inspeksi las pipa di Laut Jawa, dan berkembang menjadi perusahaan terbesar di bidang non-destructive testing inspection di Indonesia.

Demikian juga ketika merintis perusahaan sendiri di Indonesia, Bur menghadapi banyak tantangan. Namun, dia berhasil melalui masa-masa sulit itu.

Kini pada usianya menjelang 79 tahun, Bur masih bersemangat, terutama ketika berdiskusi tentang Indonesia masa depan.

Bur Maras

Lanjutkan membaca Bur Maras, Pernah Menjadi Pencuci Piring di Resto Amerika

Iklan