Volendam, Desa Nelayan di Belanda


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Volendam adalah desa nelayan dan pelabuhan di Belanda yang kini berubah menjadi tujuan wisata paling populer di ”Negeri Kincir Angin” tersebut. Hampir semua wisatawan mancanegara yang mengunjungi negeri Belanda diajak ke Volendam.

Di Volendam, wisatawan pada umumnya menikmati aneka hidangan laut yang dijual di tempat makan yang tersebar di seputar lokasi.

“Menikmati udang di Volendam menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan. ”Lezatnya tiada tara,” kata Elfrida, salah seorang wisatawan Indonesia. Selain udang, hidangan laut yang juga disajikan adalah cumi dan ikan.

Di Volendam, turis-turis juga memanfaatkan foto bersama keluarga dengan kostum pakaian tradisional Belanda. Foto dengan pakaian khas Belanda menjadi suvenir dan kenang-kenangan dari tempat ini.

Volendam tak hanya terkenal karena destinasi wisata, tetapi juga tempat yang melahirkan sejumlah musisi, antara lain The Cats, Nick & Simon, Jan Smit, dan BZN. Klub sepak bola FC Volendam juga berkibar di kompetisi sepak bola Belanda.

Jumlah penduduk Volendam tak lebih dari 30.000 orang sehingga Volendam tetap tertata rapi. Rumah-rumah khas Belanda di tepi laut indah untuk ditatap. Salah satu bangunan tua yang masih dirawat adalah Gereja Reformasi yang dibangun tahun 1658 oleh Adriaan Jan Nieng. Gereja kecil ini hingga kini masih berdiri.

Pengunjung yang ingin melihat masa lalu Volendam dapat mengunjungi Museum Volendam yang menyimpan berbagai koleksi dari masa ke masa. Volendam pada tahun 1462 hanyalah desa yang dihuni nelayan dan petani, kemudian secara bertahap berkembang menjadi desa nelayan yang sejahtera.

Selama abad ke-19, Gereja Katolik Volendam membangun gereja paroki sendiri pada tahun 1860. Sejak 1870, masyarakat nelayan dengan tradisi dansa dan lagu memiliki rumah kayu dan pakaian yang berwarna-warni, menjadikan Volendam selalu menarik untuk dikunjungi. Pada tahun 1884, perusahaan steamboat membuka rute Volendam-Amsterdam dengan kapal Marken Express.

Sejarah Volendam yang berabad-abad ini dapat ditelusuri di Museum Volendam yang menyimpan kekayaan sejarah, kebudayaan, dan tradisi masyarakat setempat.

SUMBER: KELANA, KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, SABTU 28 JUNI 2014

Volendam

Volendam

Iklan