Johan Cruyff, Legenda Pesepakbola Belanda


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Jika Belanda adalah tim ”Total Football”, Johan Cruyff adalah pemain ”total football”-nya. Cruyff adalah salah satu dari pemain muda yang bergabung dengan klub Ajax Amsterdam pada akhir 1960-an dan kemudian mendominasi ”total football” Eropa dan dunia pada awal 1970-an.

Cruyff mengantarkan Ajax tiga kali juara Piala Eropa, Piala Klub Dunia, dan tiga kali dinobatkan sebagai Pesepak Bola Eropa.

Total football bukanlah ide yang baru ketika Belanda memperkenalkannya. Gaya permainan ini sudah dikenal sejak 1950-an dengan nama The Whirl. Namun, ini menjadi yang pertama bagi Ajax dan kemudian Belanda yang membawa tim ini perkasa.

Ide ini untuk membangun sebuah tim di mana setiap pemain memiliki kemampuan teknik dan kekuatan fisik yang setara. Itu berarti setiap pemain dapat berperan di semua posisi. Pemain belakang dapat menjadi pemain depan, dan sebaliknya pemain depan menjadi pemain belakang.

Sebagai sentral dari strategi total football Belanda, Cruyff tiga kali meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik Eropa. Johan Cruyff menjadi pemain Eropa terbaik pada abad ke-20.

Lanjutkan membaca Johan Cruyff, Legenda Pesepakbola Belanda

“Obor Rakyat” Bukan Produk Jurnalistik


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Kasus tabloid ”Obor Rakyat” yang melibatkan Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah Setyardi Budiyono menjadi perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Melalui juru bicara kepresidenan, Presiden SBY menegaskan bahwa Istana tidak tahu-menahu tindakan Setyardi menerbitkan ”Obor Rakyat”. Isi tabloid ini semuanya fitnah dan meniupkan isu SARA, yang mendiskreditkan calon presiden Joko Widodo.

Juru bicara kepresidenan kepada pers, Sabtu (14/6), mengungkapkan, Presiden sangat terganggu dengan berita tersebut dan menjanjikan akan ada investigasi dan tindakan dari Sekretariat Kebinet yang membawahi staf khusus.

Selain menjabat staf khusus presiden, Setyardi Budiyono saat ini juga menjabat komisaris PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII. Nama Setyardi berada dalam tabloid Obor Rakyat sebagai pemimpin redaksi.

Setyardi bersikukuh tabloidnya merupakan karya jurnalistik. Dia mencantumkan namanya dalam tabloid itu. Namun, Dewan Pers menegaskan, tulisan-tulisan yang dimuat dalam tabloid Obor Rakyat bukan karya jurnalistik yang dikerjakan dengan menghormati kode etik jurnalistik, di antaranya tidak menyinggung suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA).

Dewan Pers menilai penulisan Obor Rakyat tidak didasarkan pada fakta-fakta yang ada dan dikonfirmasi dengan benar. Pengelola Obor Rakyat telah menyalahi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Kode Etik Jurnalistik.

Ketua Komisi Hukum Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menegaskan, apa yang dilakukan oleh Setyardi Budiyono dan Darmawan Sepriyossa melalui tabloid Obor Rakyat jelas melanggar prinsip-prinsip jurnalistik. Dewan Pers tidak bisa melindungi Setyardi dan Darmawan yang bekerja tanpa berpegang pada prinsip jurnalistik. Dewan Pers meminta Polri untuk tidak ragu menindak siapa pun yang melakukan pelanggaran berat (Kompas, 16/6/2014).

Lanjutkan membaca “Obor Rakyat” Bukan Produk Jurnalistik

Zinedine Zidane, Pahlawan Perancis dalam Piala Dunia 1998


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Masih ingat Zinedine Zidane Pesepak bola Perancis keturunan Aljazair ini menjadi pahlawan Perancis dalam Piala Dunia 1998. Dalam final melawan Brasil yang digelar di Stade de France St Denis, Paris, Zidane menyumbang dua gol, sedangkan Emmanuel Petit satu gol, membuat tim Perancis menang telak 3-0 atas tim ”Samba”.

Zidane membuat Peringatan ke-209 Hari Kemerdekaan Perancis, 14 Juli 1998, menjadi ”sesuatu banget”. Lebih dari satu juta rakyat Perancis merayakan kemenangan pertama tim Perancis dalam Piala Dunia di Champs Elysees.

Dua gol Zidane diciptakannya melalui sundulan kepalanya yang nyaris botak, menyambut tendangan pojok, dan merobek gawang Brasil. Zidane membungkam nama besar Brasil yang saat itu sudah meraih empat kali gelar juara dunia. Zidane membungkam nama besar Ronaldo, bintang Brasil pada masa itu.

Lanjutkan membaca Zinedine Zidane, Pahlawan Perancis dalam Piala Dunia 1998

Pembantaian Tiananmen dan Penghapusan Sejarah


tiananmenduper

ROBERT ADHI KSP

PEMBANTAIAN Tiananmen di Beijing, Tiongkok, yang terjadi 25 tahun silam, tak mungkin terhapus dalam sejarah dunia. Pada 4 Juni 1989, tentara Tiongkok membantai ratusan hingga ribuan mahasiswa pro demokrasi pengunjuk rasa yang sudah tujuh pekan mengokupasi kawasan di jantung kota Beijing itu. Apakah anak-anak muda Tiongkok saat ini tetap mengenang peristiwa berdarah itu atau malah sebaliknya, tak paham apa yang terjadi?

Pemerintah Tiongkok merilis angka korban tewas dalam pembantaian Tiananmen itu sebanyak 246 orang. Namun, menurut dokumen Tiananmen Square, 1989: The Declassified History yang diterbitkan lembaga Arsip Keamanan Nasional Universitas Washington, Amerika Serikat, jumlah korban tewas berkisar antara 500 orang dan 2.600 orang.Gerakan pro demokrasi dan pembantaian Tiananmen pada 1989 hingga kini tidak masuk dalam pelajaran sejarah di sekolah-sekolah di Tiongkok. Bahkan, gambar dan informasi terkait peristiwa itu tidak dapat ditemukan di internet yang diakses dari seluruh negeri itu.

”Anak-anak muda Tiongkok tak mengerti apa yang telah terjadi pada 1989 dan kini mereka tidak terlalu tertarik membahas peristiwa itu,” kata penulis buku China, The People’s Republic of Amnesia, Louisa Lim.

Di empat sekolah terkemuka di Beijing, dari 100 pelajar, hanya 15 orang yang mengetahui foto ”Tank Man”, foto seorang lelaki berdiri di depan tank-tank berkaitan dengan peristiwa Tiananmen (”Chinese dare recall Tiananmen Square massacre”, USA Today, 1 Juni 2014).

Lanjutkan membaca Pembantaian Tiananmen dan Penghapusan Sejarah

Mobil-mobil Mewah Para Bintang Sepak Bola


Gambar

ROBERT ADHI KSP

MOBIL-mobil apa yang digunakan bintang-bintang sepak bola superkaya? Pada umumnya, mereka mencari mobil yang memiliki kecepatan tinggi. Mobil-mobil ini memberikan gambaran siapa diri mereka sesungguhnya.

Bintang klub Spanyol, Barcelona, Andres Iniesta, membawa Bugatti Veyron Super Sport seharga 2 juta euro. Bisa jadi mobil yang diciptakan terbatas ini masuk kategori termahal, terkuat, dan tercepat. Kecepatan paling tinggi Bugatti Veyron Super Sport adalah 431,072 kilometer per jam. Iniesta terlihat mengemudikan mobil itu pada musim panas di Pulau Sardinia, Italia.

Sementara pemain Swedia yang bermain untuk klub Perancis, Paris St Germain, Zlatan Ibrahimovic, bangga memiliki Enzo Ferrari seharga 1 juta poundsterling.

Mario Balotelli, ketika bermain untuk Manchester City, sering membawa Bentley Continental GT. Setelah dia kembali ke Italia dan bermain untuk AC Milan, Balotelli memilih Ferrari F12 Berlinetta dengan mesin 6.3l V12 yang mampu mencapai 60 mph dalam 3,1 detik. Selera Balotelli dalam memilih mobil tak salah dan mendapat predikat ”Supercar of the Year” dari majalah Top Gear.

Lanjutkan membaca Mobil-mobil Mewah Para Bintang Sepak Bola

Sean Connery, Sang Legenda


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Sean Connery adalah pemeran pertama film agen rahasia Inggris, James Bond, ”Dr. No” (1962). Selama lebih dari empat dekade, nama Sean Connery berkibar. Film terakhirnya adalah ”The League of Extraordinary Gentlemen” (2003). Setelah itu Sean tak pernah lagi bermain film sampai dia mengumumkankan pensiun dari dunia film pada 2006.

Sejak 2008, Sean Connery bersama keluarganya tinggal di Kepulauan Bahama. Sebelumnya Sean tinggal di Marbella, Spanyol, dekat lapangan golf, tempat dia sering di sana sehari-hari bila tidak sedang shooting film.

Lanjutkan membaca Sean Connery, Sang Legenda

Kekerasan dan Marjinalisasi di Xinjiang


Gambar

ROBERT ADHI KSP

AKSI terorisme terus mengguncang Tiongkok. Serangan terbaru terjadi di pasar terbuka di Distrik Shayibake, Urumqi, ibu kota Xinjiang, Tiongkok barat laut, pada 22 Mei lalu, yang menewaskan 39 orang dan melukai 90 orang lainnya. Mengapa kekerasan makin meningkat di Xinjiang?

Aksi-aksi terorisme di Tiongkok dalam dua tahun terakhir ini memang mencemaskan pemimpin ”Negeri Tirai Bambu” itu. Pada 1 Maret, serangan mematikan terjadi di stasiun kereta di Kunming, yang menewaskan 29 orang. Adapun pada 30 April, ledakan bom di stasiun kereta di Urumqi, menewaskan tiga orang termasuk dua pelaku, serta melukai 79 orang lainnya. Beberapa hari setelahnya, lelaki bersenjata pisau menyerang penumpang di stasiun kereta di Guangzhou, melukai enam orang.

Awal Oktober 2013, sebuah jip menabrak kerumunan orang di Lapangan Tiananmen di Beijing, menewaskan lima orang termasuk pelaku.

Pemerintah Tiongkok meyakini bahwa kelompok teroris Uighur memiliki jaringan yang kuat dengan kelompok teroris di luar negara itu. Otoritas Tiongkok menemukan bukti bahwa pelaku melakukan perjalanan ke Afganistan.

Meredupnya perang di Afganistan diduga merupakan salah satu pemicu utama meningkatnya aksi terorisme di daerah otonomi khusus Xinjiang, yang wilayahnya berbatasan dengan Afganistan. Tentara Amerika Serikat dan pasukan NATO meninggalkan Afganistan untuk mengakhiri perang di negeri itu. Para pejuang Afganistan diduga mengalihkan ”perang” ke Xinjiang.

Lanjutkan membaca Kekerasan dan Marjinalisasi di Xinjiang

Harrison Ford, Tukang Kayu Menjadi Bintang Hollywood


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Siapa sangka Harrison Ford (72), seorang tukang kayu yang mengerjakan pesanan mebel di Los Angeles, berubah hidupnya setelah menjadi bintang Hollywood? Perannya dalam serial film-film ”Star Wars” dan ”Indiana Jones” melesatkan namanya.

Sebelum menjadi bintang film, Harrison Ford adalah master tukang kayu. Dia tidak memiliki keahlian formal sebagai tukang kayu. Dia meminjam sejumlah buku tentang kayu dari perpustakaan, lalu mempelajarinya dan mempraktikkannya di sebuah rumah kosong. Setelah itu, dia menjadikan usaha mebel sebagai pekerjaan utamanya.

Harry, nama panggilan akrabnya, mengerjakan furnitur rumah. Reputasinya sebagai salah satu pembuat kabinet terbaik di kota. Dia melayani permintaan mebel yang tren di LA. Dia pernah menerima pesanan dari Sally Kellerman. Harry juga pernah mengerjakan bathroom Judy Evans, desainer kostum bintang film dalam Soap (1977), Benson (1979), The Golden Girls (1985), dan Beauty and The Beast (1987).

Sampai saat ini, Harry masih suka menjadi ”tukang kayu” untuk memuaskan hobinya.

Lanjutkan membaca Harrison Ford, Tukang Kayu Menjadi Bintang Hollywood

Writing is the Painting of the Voice

%d blogger menyukai ini: