Arsip Tag: Johnny Widjaja

Saat Ainun “Ngidam” di Aachen, BJ Habibie Minta Belimbing Kepada Johnny Widjaja


Tulisan ini dikutip dari buku “Johnny Widjaja – Cuplikan Kehidupan” (Maret 2014/Robert Adhi Ksp).

Johnny Widjaja, Maret 2014 bersama Robert Adhi Ksp

Ketika BJ Habibie berstatus sebagai mahasiswa di Aachen, Jerman, dia sering bertemu dengan Johnny Widjaja, pengusaha asal Indonesia, yang pada masa itu membuka usaha di kota itu bersama kakaknya, Tony Oey dan adiknya, Robert Widjaja.

Habibie saat itu sedang mengikuti studi teknik penerbangan dengan spesialiasi konstruksi pesawat terbang di RWTH (Rheinisch-Westfaelische Technische Hochschule) Aachen. Universitas Teknologi Rhein Westfalen Aachen merupakan salah satu universitas yang mengembangkan teknologi ke depan dalam riset maupun aplikasi untuk dunia industri di Jerman.

Johnny memanggil BJ Habibie dengan nama “Rudy”. Mereka sering bertemu. Satu momen yang diingat Johnny adalah ketika Rudy pernah sakit selama tiga bulan. Dokter hampir saja menyerah. Setelah penyakitnya didiagnosa dengan tepat oleh rumah sakit di Jerman, akhirnya Rudy bisa disembuhkan.

Ketika istri Rudy, Hasri Ainun, mengandung putra pertama (Ilham), Rudy mendatangi kantor perusahaan Johnny di Aachen.

“John, Ainun sedang hamil dan dia ngidam belimbing. You punya belimbing?” tanya Rudy. Kebetulan pada saat itu, Johnny menyimpan dua kaleng belimbing, kiriman dari temannya di China.

“Ambil saja dua kaleng belimbing ini. Toh saya tidak bisa menjualnya di Jerman,” kata Johnny. Mendapat kaleng belimbing itu, Rudy senang bukan kepalang.

Ketika menjadi mahasiswa, Rudy sering ditertawakan oleh mahasiswa senior. Dia dianggap memiliki banyak ide yang sulit direalisasikan. Dalam diskusi-diskusi, Johnny sering membela Rudy. “Kalian salah. Rudy memang aneh, tapi kalian mesti lihat idenya yang cemerlang. Guru besar-guru besar di Aachen saja menyimak ide-idenya,” ujar Johnny.

Setelah lulus dari Aachen, Rudy ditawari menjabat direktur perusahaan pesawat terbang di Jerman, Messerschmitt-Bolkow-Blohm. Habibie yang menjabat direktur kehormatan perusahaan itu seumur hidup.

Ketika Rudy pulang ke Indonesia untuk kali pertama setelah lulus dari Jerman , Johnny menggelar acara reuni di rumahnya di Slipi, Jakarta Barat. Sejak itu, teman-temannya yang pernah kuliah dan bekerja di Aachen sering berkumpul bersama Rudy dalam berbagai acara reuni.

Pada masa BJ Habibie masih menjabat Menristek dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Johnny masih sering bertemu dan berdiskusi dengan dia. Setelah BJ Habibie menjabat Presiden RI (21 Mei 1998-20 Oktober 1999) menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri, Johnny baru datang ke Istana enam bulan setelah Rudy resmi sebagai Presiden.

Pada saat itu, Johnny sebagai Penasihat Kamar Dagang Inggris-Indonesia diundang hadir dalam sebuah acara di Istana. Pada sesi bersalaman dengan Presiden, Johnny ikut antre. Saat tiba giliran Johnny menyalami Presiden, Rudy melihatnya dan langsung merangkulnya.

“Lho kemana saja kamu John ? Enam bulan saya menjadi Presiden, kok Anda tidak muncul-muncul?” tanya Rudy.

“Nanti jangan pulang dulu ya John. Saya mau bertemu dan ngobrol dengan Anda. Saya ingin menunjukkan kepada Anda ruang kerja Presiden yang saya rombak, dan bagaimana saya bekerja,” ungkap Habibie.

Johnny dan Rudy ngobrol lama. Rudy memang suka bercerita dan seringkali sulit berhenti. Banyak tamu lain yang menunggu lama. Ajudannya sudah mengingatkan jadwalnya menerima tamu lain, namun Rudy tetap bercerita panjang lebar tentang masa depan Indonesia.

Setelah adiknya, Fanny Habibie, mengingatkan bahwa masih banyak tamu lain yang harus diterimanya, barulah Rudy berhenti bicara.

Bagi Johnny Widjaja, “BJ Habibie is a good man. Fantasinya memang luar biasa.”

Tentang siapa Johnny Widjaja, baca “Rahasia Umur Panjang dan Hidup Bahagia Johnny Widjaja”

Iklan

Rahasia Umur Panjang dan Hidup Bahagia Johnny Widjaja


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Johnny Widjaja (80) dikenal sebagai pengusaha Indonesia yang berbisnis sejak pemerintahan Soekarno. Bisnisnya berkembang hingga kini. Johnny merupakan keturunan Oey Tambahsia, salah satu legenda Tionghoa Indonesia yang populer pada zaman kolonial Belanda.

Lanjutkan membaca Rahasia Umur Panjang dan Hidup Bahagia Johnny Widjaja

Ginandjar Kartasasmita: Pengabdian di Usia Senja


Ginandjar

ROBERT ADHI KSP

Ginandjar Kartasasmita pada usia senjanya masih sibuk memikirkan negara dan bangsa. Berkantor di gedung Dewan Pertimbangan Presiden di Jalan Veteran Jakarta Pusat, Ginandjar dipercaya menjadi salah satu anggota Wantimpres sejak 2010.

Ginandjar sebelumnya menjabat Menteri Muda Urusan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri periode 1983-1988, Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) periode 1985-1988, serta Menteri Pertambangan dan Energi (Mentamben) periode 1988-1993 dan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) periode 1993-1998 pada pemerintahan Presiden Soeharto. Ginandjar menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (1998-1999) pada pemerintahan Presiden BJ Habibie dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (2004-2009) pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Lanjutkan membaca Ginandjar Kartasasmita: Pengabdian di Usia Senja

CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani: Gencar Mengembangkan Ekonomi Hijau


Gambar  

Shinta Widjaja Kamdani (47) merupakan salah satu dari 50 Perempuan Pebisnis Paling Berpengaruh di Asia versi majalah Forbes Asia. Chief Executive Officer Sintesa Group ini membawahi 17 perusahaan yang bergerak di empat bidang, yaitu industri manufaktur, properti, energi, dan produk konsumen. Dua di antara perusahaan yang dikelolanya, PT Tigaraksa Satria Tbk dan PT Tira Austenite Tbk, sudah masuk bursa.Di bawah kepemimpinan Shinta Widjaja Kamdani, pendapatan usaha (revenue) total Sintesa Group dalam empat tahun ini meningkat.

Tahun 2010, pendapatan 700 juta dollar AS menjadi 1 miliar dollar AS pada tahun 2012. Tahun 2013 naik menjadi 1,2 miliar dollar AS.Mulai membenahi usaha ayahnya, Johnny Widjaja, tahun 1999, Shinta mendirikan perusahaan baru Sintesa Group. Shinta yang juga aktif sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan salah satu Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini gencar memperkenalkan ekonomi hijau (green economy).

Lanjutkan membaca CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani: Gencar Mengembangkan Ekonomi Hijau

Martina Widjaja Kini Sibuk Kelola Hotel


Martina Widjaja

 

ROBERT ADHI KSP

Selama 30 tahun, Martina Widjaja (71) mengabdikan hidupnya untuk dunia tenis. Sepuluh tahun terakhir, Martina menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia selama dua periode. Setelah tidak lagi aktif di PB Pelti, apa yang dikerjakan Martina Widjaja saat ini? Ibu dua anak dan tujuh cucu ini ternyata tetap energik.

”Kalau saya berhenti beraktivitas, berhenti berpikir, saya khawatir akan cepat pikun, dan biasanya penyakit mulai berdatangan. Saya ingat orangtua saya. Ketika mereka tak mau dengar berita, kesehatan mulai menurun. Nah, daripada nganggur di rumah, kan lebih baik saya bekerja,” kata Martina dalam percakapan dengan Kompas, Jumat (31/1) petang, di kantornya, di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta.

Lanjutkan membaca Martina Widjaja Kini Sibuk Kelola Hotel