Celine Dion, Peraih Dua Kali Oscar


Celine Dion

ROBERT ADHI KSP

Celine Dion, penyanyi Kanada yang sukses meraih dua Academy Awards untuk lagu soundtrack ”Beauty and The Beast” dan ”My Heart Will Go On”. Vokalis pop kontemporer ini juga mengoleksi penghargaan musik di seluruh dunia, mulai dari Grammy Awards di Amerika Serikat, Juno dan Felix Awards di Kanada, hingga World Music Awards yang mengukuhkan dirinya sebagai ”the best-selling female artist of all time”.

Lahir di Charlemagne, sebuah kota kecil sekitar 30 mil dari Montreal timur, Quebec, Kanada, pada 30 Maret 1968, Celine, anak bungsu dari 14 bersaudara, adalah keluarga pemusik. Kedua orangtuanya adalah musisi, mengoperasikan klub kecil, dan setiap akhir pekan keluarga itu tampil serta menghibur warga setempat.

Sejak usia 5 tahun, Celine bernyanyi bersama saudara-saudaranya, dengan cepat mampu tampil di depan publik. Pada usia 12 tahun, bersama ibunda dan kakak lelakinya, Celine menciptakan sebuah lagu Perancis, yang mengubah hidupnya selamanya. Tape demo yang berisi lagu ciptannya itu membuat René Angélil, manajer personal, melihat talentanya. Pada Januari 1981, René terpesona oleh suara Celine muda. René kemudian mengantarkan Celine ke kancah musik internasional. René bahkan menggadaikan rumahnya agar dapat membiayai rekaman album debut Celine!

Celine mulai menerima pengakuan atas bakatnya pada 1982 setelah dia meraih medali emas dalam Yamaha World Song Festival di Tokyo, Jepang, dan meraih predikat Top Performer. Pada 1983, Celine menjadi orang Kanada pertama yang menerima Gold Record di Perancis.

Pada 1988, Celine sukses membuat namanya sebagai brand dirinya dari Quebec, tempat dia menikmati status superstar yang menerima sejumlah Felix Awards dan meraih predikat platinum untuk album-albumnya. Pada tahun yang sama, Celine memenangi penghargaan Eurovision Song Contest di Dublin, Irlandia, tempat dia tampil yang disiarkan langsung dan ditonton sekitar 600 juta orang di seluruh Eropa, Uni Soviet, Timur Tengah, Jepang, dan Australia.

Pada September 1990, Celine merilis Unison, albumnya berbahasa Inggris pertama dan album pertamanya yang digarap Sony Music. Lagu ”Where Does My Heart Beat Now” sukses menembus lima besar di AS. Karier internasional Celine berkibar ketika dia merekam lagu soundtrack untuk film animasi Disney berjudul Beauty and the Beast. .

”Beauty and the Beast” menjadi landasan bagi Celine merekam album kedua berbahasa Inggris yang bertajuk Celine Dion. Album itu memuat empat lagu lainnya, yaitu ”Love Can Move Mountains”, ”Water From The Moon”, ”If You Asked Me To”, dan ”Did You Give Enough Love”. Di Kanada, album itu meraih enam kali predikat platinum dan memenangi Juno Awards.

Pada 17 Desember 1994, Celine Dion dan René Angélil, manajer pribadinya, menikah di Basilika Notre-Dame di Montreal, Kanada. Celine melahirkan anak laki-laki lahir pada 25 Januari 2001.

”Think Twice”

Saat itu, Celine mulai memukau penggemarnya di Inggris Raya lewat ”Think Twice”, sebuah balada dalam The Colour of My Love. Selama lima pekan berturut-turut, lagu dan album itu berada di puncak tangga musik Inggris Raya, sebuah pencapaian yang luar biasa mengingat sejak The Beatles meraihnya pada 1975 belum pernah ada lagi musisi yang mencapainya. ”Think Twice” bertengger di puncak tangga lagu selama lebih dari dua minggu dan menjadi satu-satunya single yang terjual sebanyak 4 juta keping oleh artis perempuan di Inggris Raya.

Celine mencapai sesuatu yang dianggap tidak mungkin oleh banyak orang, yaitu memperkenalkan musik Perancis berada di puncak lagu Inggris. Dunia telah menemukan Celine Dion.

Diberkati suara indah, Celine telah melampaui semua hambatan, termasuk bahasa, dengan lagu-lagu hit internasional.

Albumnya berjudul Falling Into You yang dirilis pada Maret 1996 menjadi album paling laris tahun itu. Album itu terjual lebih dari 30 juta keping di seluruh dunia.

Album bertajuk Let’s Talk About Love merupakan album Celine kedua yang meraih Grammy Awards. Direkam di London, New York, dan Los Angeles, ”Let’s Talk About Love” menghadirkan tamu-tamu khusus, di antaranya vokalis, penulis lagu, dan produser terkenal. Let’s Talk About Love dirilis pada hari yang sama ketika soundtrack film Titanic dirilis. Kedua album menghadirkan theme song film Titanic , ”My Heart Will Go On” yang ditulis Hames Horner. ”My Heart Will Go On” dengan cepat menjadi lagu pernikahan pilihan penggemar Celine Dion.

Album Let’s Talk About Love mencapai penjualan luar biasa. 30 juta keping, di seluruh dunia. Demikian pula single Titanic meraih penjualan serupa. Ini menjadi soundtrack orkestra paling laris sepanjang sejarah.

Album These Are Special Times memuat 16 lagu Natal, termasuk lagu klasik pop Natal ”Blue Christmas” dan ”The Christmas Song”, juga ”O Holy Night” dan ”Adeste Fideles”. Dalam album ini terdapat lagu ”The Prayer” yang dinyanyikan Celine bersama Andrea Bocelli.

Pada 1998, Dundurn Press merilis biografinya berjudul Celine… The Authorized Biography. Setelah melakukan perjalanan bersama Celine selama satu tahun dan menghabiskan waktu bertemu empat mata dengan sang bintang, Georges-Hébert Germain menulis biografi itu. Pada tahun 2000, keduanya berkolaborasi lagi dalam buku Celine Dion… My Story, My Dream” Otobiografi itu merupakan potret detail Celine di belakang panggung, di jalan, dan di studio rekaman.

All The Way… A Decade Of Song merupakan kumpulan hits Celine Dion, termasuk lagu ”The Power Of Love”, ”Because You Loved Me”, ”I’m Your Angel”, juga lagu peraih Grammy dan Academy Awards, ”My Heart Will Go On”, serta ”Beauty And The Beast”, ”It’s All Coming Back to Me Now”, dan ”If You Asked Me To”. Tujuh lagu baru, termasuk lagu ”All The Way”, didedikasikan khusus untuk Frank Sinatra, salah satu penyanyi favoritnya.

”A New Day Has Come”

Karier Celine Dion makin melesat setelah merilis album A New Day Has Come pada Maret 2002. Album itu melesat di puncak tangga musik di lebih dari 17 negara. Album ini memuat mulai dari lagu pop abad ke-21, ”A New Day Has Come”, sampai pada balada dramatis ”Have You Ever Been In Love” dan ”I Surrender”.

Celine Dion mencatat penampilan kelima dalam acara seremoni Academy Awards pada Februari 2007, menjadi bagian dari penghormatan terhadap komposer Italia terkenal, Ennio Morricone.

Album Taking Chances yang dirilis November 2007 menghadirkan penulis lagu dan produser terkemuka, di antaranya Linda Perry, Dave Stewart, Ben Moody, Ne-Yo, John Shanks, daan Kara DioGuardi. Penggemarnya di seluruh dunia menyambut baik album itu. Album tersebut laris di belasan negara, termasuk berada di posisi kedua tangga lagu di Perancis, Jepang, Swiss, Denmark, dan Swedia..

Album terbarunya, Loved Me Back To Life, menghadirkan dua artis berbakat, Stevie Wonder dan Ne-Yo. Album itu lagi-lagi mencatat kesuksesan di dunia internasional. Album ini berada di posisi ketiga di Inggris Raya dan meraih predikat Gold tiga pekan setelah dirilis. Loved Me Back To Life masuk lima besar di Perancis, Swiss, Austria, dan Timur Tengah. Juga meraih penjualan iTunes tertinggi di 44 negara.

Pada Agustus 2014, Celine membuat keputusan sulit, yaitu menunda semua aktivitas pertunjukan dan bisnisnya serta lebih memfokuskan diri pada keluarga dan kesehatannya. Perjalanan luar biasa yang ditempuh Celine Dion tentu belum selesai. Celine membutuhkan waktu jeda agar dia bisa kembali dengan tubuh yang lebih kuat dari sebelumnya untuk menyongsong babak baru kariernya.

(CELINEDION.COM)

SUMBER: KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, SABTU 24 JANUARI 2015

Iklan