Australia dan Brasil Bangkitkan Nasionalisme Kita


ROBERT ADHI KSP

Australia dan BrasilPernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang mengaitkan permohonannya agar Pemerintah Indonesia tidak mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba asal Australia dengan bantuan Australia untuk rekonstruksi pasca tsunami Aceh menimbulkan reaksi negatif.

Pernyataan Abbott dinilai tidak membantu, tetapi malah menjadi bumerang bagi Australia. Pengguna media sosial ramai-ramai membuat tagar (hashtag) #KoinUntukAustralia dan #CoinForAustralia. Tak hanya rakyat Indonesia yang mengecam pernyataan Tony Abbott, warga negara Australia sendiri pun kecewa.

Pernyataan Abbott itu disampaikan pada Rabu pekan lalu. ”Marilah kita tidak melupakan peristiwa beberapa tahun yang lalu. Ketika Indonesia dilanda bencana tsunami, Australia mengirim miliaran dollar bantuan untuk Indonesia,” katanya. Abbott memang berupaya meminta Indonesia membatalkan eksekusi terhadap dua warga negaranya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, terpidana mati kasus narkoba. Namun, pernyataan Abbott justru diartikan Australia tidak ikhlas memberikan bantuan kepada korban bencana. Tagar #KoinUntukAustralia sempat di puncak tren topik Twitter Indonesia. ”Berapa nomor rekening Anda, Mr Tony Abbott?” tulis seseorang.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop sampai harus mengklarifikasi ucapan Abbott kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Abbott mungkin ingin mengatakan, Australia selalu menjadi sahabat Indonesia, bahkan pada saat Indonesia membutuhkan. Namun, ucapannya bermakna ganda. Abbott telah merusak sendiri upaya diplomasi untuk menyelamatkan dua warga negaranya dari eksekusi mati.

Rakyat Indonesia juga marah ketika Presiden Brasil Dilma Rousseff secara terang-terangan melecehkan Pemerintah Indonesia. Dilma menolak menerima penyerahan surat kepercayaan Duta Besar RI untuk Brasil Toto Riyanto, pekan lalu, setelah permintaan Dilma agar Indonesia tidak mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba, warga negara Brasil, Marco Archer Cardoso Moreira, ditolak. Marco dieksekusi pada Januari lalu.

Setelah insiden duta besar tersebut, Presiden Joko Widodo langsung memanggil pulang Dubes Toto Riyanto dan mengirim nota protes kepada Pemerintah Brasil. Indonesia mempertimbangkan kemungkinan membatalkan pembelian alat utama sistem persenjataan dari Brasil.

Reaksi keras pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap Australia dan Brasil membuktikan Indonesia memiliki harkat dan martabat. Indonesia bukan bangsa yang bisa direndahkan dan dilecehkan seenaknya oleh bangsa lain. Nasionalisme bangsa Indonesia pun bangkit.

Beberapa tahun lalu, ketika Malaysia berulang kali mengklaim milik Indonesia sebagai milik negara itu, nasionalisme bangsa Indonesia bangkit. Rakyat Indonesia beramai-ramai mengenakan batik, yang pernah diklaim Malaysia. Perusahaan minyak Malaysia, Petronas, yang membuka SPBU merugi akibat sentimen negatif rakyat Indonesia terhadap Malaysia yang tak kunjung surut.

Kini, perlakuan Pemerintah Australia dan Brasil terhadap Indonesia telah membangkitkan kembali semangat nasionalisme rakyat Indonesia. Kita tunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan punya harga diri!

robert.adhiksp@kompas.com

SUMBER: SUDUT PANDANG, KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, SELASA 24 FEBRUARI 2015

Iklan

KEK Tanjung Lesung dan Pariwisata Banten


Tanjung Lesung

ROBERT ADHI KSP

Hari Senin (23/2), Presiden Joko Widodo meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung di Provinsi Banten. Pemerintah berkeinginan kawasan Tanjung Lesung menjadi salah satu pusat wisata berkelas internasional yang berbasis maritim.

Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata (KEK) Tanjung Lesung meliputi kawasan seluas 1.500 hektar dan memiliki garis pantai sepanjang 13 kilometer, menyimpan keindahan panorama wisata alam mulai dari Pantai Anyer dan Pantai Carita di utara, Tanjung Lesung, hingga Taman Nasional Ujung Kulon di selatan, juga Gunung Anak Krakatau dan Pulau Umang. Menurut rencana, di kawasan ini akan dibangun hotel, sekolah pariwisata, dan sarana pendukung lainnya.

Kawasan wisata yang relatif sudah ”jadi” adalah kawasan pariwisata Tanjung Lesung, yang dikembangkan konsorsium PT Banten West Java, anak perusahaan Jababeka. Tempat wisata yang terletak di sebuah semenanjung kecil di deretan selatan kawasan pantai barat Selat Sunda ini mudah ditempuh setelah jalan menuju ke lokasi ini diperbaiki.

Tanjung Lesung memang ibarat perawan cantik yang setelah didandani rapi, mulai dilirik banyak lelaki. Berlokasi di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, kawasan wisata terpadu Tanjung Lesung dapat ditempuh dalam waktu antara 2,5 jam dan 3 jam dari Jakarta melalui Tol Jakarta-Merak dengan jarak tempuh sekitar 160 kilometer.

Burung camar bergembira menyambut matahari terbit di Tanjung Lesung. FOTO: KOMPAS/ROBERT ADHI KSP
Burung camar bergembira menyambut matahari terbit di Tanjung Lesung.
FOTO: KOMPAS/ROBERT ADHI KSP

Tidak mulus

Namun, yang menjadi persoalan adalah infrastruktur jalan tidak selamanya mulus. Apabila musim hujan tiba, jalan rusak dan hancur. Waktu tempuh bisa lebih panjang. Sudah waktunya dibangun jalan bebas hambatan yang memudahkan wisatawan menuju lokasi.

Menikmati matahari terbit di Tanjung Lesung. FOTO: KOMPAS/ROBERT ADHI KSP
Menikmati matahari terbit di Tanjung Lesung.
FOTO: KOMPAS/ROBERT ADHI KSP

Lanjutkan membaca KEK Tanjung Lesung dan Pariwisata Banten

Kenny Rogers, Legenda Musik Amerika


Kenny Rogers

ROBERT ADHI KSP

Lebih dari setengah abad, Kenny Rogers (75) mendedikasikan hidupnya dalam dunia musik dan menerima ratusan penghargaan, di antaranya 3 Grammy Awards, 18 American Music Awards, 8 Academy of Country Music Awards, dan 5 Country Music Association Awards. Kenny Rogers juga terpilih sebagai ”Penyanyi Favorit Sepanjang Masa” pada 1986 dalam jajak pendapat pembaca ”USA Today” dan ”People”.

Kenny Rogers adalah salah satu dari sedikit artis yang menikmati sukses dalam karier musik dengan berbagai genre, jazz, folk, rock, country, dan pop. Lebih dari lima dekade, Kenny Rogers, penyanyi, penulis lagu, musisi, produser, aktor, fotografer, dan penghibur, berkiprah dalam dunia musik dan hiburan Amerika serta memiliki jutaan penggemar dari berbagai latar belakang. ”Saya sungguh, sungguh mencintai apa yang saya kerjakan,” kata Rogers. ”Orang bisa bertahan lebih lama apabila mereka mencintai apa yang mereka kerjakan,” katanya.

Dikenal sebagai penyanyi bersuara serak dan memiliki kemampuan luar biasa untuk mengeksplorasi setiap lagu yang dia nyanyikan, Kenny Rogers sukses membuat albumnya terjual lebih dari 120 juta keping di seluruh dunia. Rogers membuat lebih dari 65 album rekaman selama 52 tahun berkarier dalam dunia musik.

Beberapa lagunya menjadi lagu evergreen dan abadi adalah ”The Gambler”, ”Lady”, ”Lucille”, ”She Believes in Me”, ”Islands in the Stream”, dan ”We’ve Got Tonight”.

Dua album Kenny Rogers, The Gambler dan Kenny, masuk dalam jajak pendapat situs about.com sebagai ”200 Album Country Paling Berpengaruh Sepanjang Masa”. Album Greatest Hits-nya terjual lebih dari 24 juta keping di seluruh dunia. Kenny Rogers menjadi artis lelaki nomor delapan paling laris sepanjang masa versi the Recording Industry Association of America (RIAA) di mana album-albumnya meraih predikat 1 Diamond, 19 Platinum, dan 31 Gold.

Kenny Rogers menerima penghargaan ”Star on the Hollywood Walk of Fame for Recording” di 6666 Hollywood Boulevard, Hollywood, California, dan masuk dalam ”Country Music Hall of Fame” pada 27 Oktober 2013.

Lanjutkan membaca Kenny Rogers, Legenda Musik Amerika

Pariwisata Sektor Unggulan Nasional


ROBERT ADHI KSP

PariwisataPresiden Joko Widodo menetapkan sektor pariwisata sebagai bisnis unggulan nasional, menargetkan 12 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia sepanjang tahun 2015 dengan penerimaan devisa negara sebanyak 12 miliar dollar AS.

Dalam rapat kabinet terbatas bidang pariwisata di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2), Presiden Joko Widodo menyampaikan keyakinannya bahwa sektor pariwisata mampu menjadi sektor unggulan yang memacu pertumbuhan ekonomi. Presiden mewajibkan semua kementerian mendukung kebijakannya.

Untuk itu, pemerintah menaikkan anggaran promosi pariwisata secara drastis empat kali lipat, dari Rp 300 miliar per tahun menjadi Rp 1,2 triliun per tahun. Angka itu menunjukkan komitmen Presiden yang sungguh-sungguh untuk mengembangkan sektor pariwisata dan menjadikan sektor ini primadona. Indonesia yang memiliki beragam budaya dan keindahan alam dari Sabang sampai Merauke harus menjadi daya tarik wisatawan.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia melalui 19 pintu utama dan pintu lainnya sepanjang 2014 tercatat 9.435.411 orang, atau naik 7,19 persen dibandingkan dengan jumlah wisman yang datang sepanjang 2013 (sebanyak 8.802.129 orang). Wisman terbanyak yang datang ke Indonesia pada 2014 berasal dari Singapura (1,51 juta), diikuti Malaysia (1,27 juta), Australia (1,098 juta), dan Tiongkok (959.231 orang).

Semua daerah di Indonesia, menyimpan keindahan alam tiada tara, mulai dari pegunungan, hutan, pantai biru, sampai biota di bawah laut. Bahkan, masih banyak keindahan tersembunyi. Keindahan alam dari ujung barat hingga ujung timur itu sesungguhnya merupakan anugerah Tuhan untuk bangsa Indonesia. Apabila dikelola dengan baik, keindahan alam Indonesia ini berpotensi besar untuk menyejahterakan rakyat Indonesia.

Kebijakan Presiden Joko Widodo menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan harus didukung penuh, terutama agar Indonesia makin cepat lepas landas. Semua sektor harus dikerahkan untuk mempromosikan keindahan Indonesia sehingga makin banyak orang asing tahu bahwa Indonesia benar-benar the truly Asia, yang memiliki destinasi wisata paling lengkap di dunia. Semuanya ada!

Pemerintah juga harus memanfaatkan pertumbuhan kelas menengah Indonesia, yang makin sering melakukan perjalanan ke beberapa tempat wisata. Prakiraan McKinsey Global Institute, jumlah kelas menengah Indonesia 145 juta pada 2030. Angka ini betul-betul berkah bagi Indonesia dan potensi itu harus dimanfaatkan secara maksimal.

Target Presiden menjadikan sektor pariwisata sektor unggulan bukan hal berlebihan. Pada 2014, sektor pariwisata di posisi keempat penyumbang devisa negara (10,054 juta dollar AS), di bawah migas, batubara, dan minyak sawit. Tahun 2015, posisinya tidak jauh berbeda. Namun, tidak salahnya apabila pada tahun-tahun mendatang sektor pariwisata melesat ke tiga besar penyumbang devisa negara.

Untuk mewujudkan itu, pemerintah harus bekerja keras. Selama bertahun-tahun lamanya, Indonesia masih menghadapi persoalan klasik, yaitu keterbatasan infrastruktur. Agar dapat bersaing dengan negara-negara lain yang juga mengandalkan sektor pariwisata, Indonesia harus membangun berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari bandara, pelabuhan, jalan, akomodasi, hingga lainnya. Segera wujudkan pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah. Bukan saatnya lagi berwacana!

robert.adhiksp@kompas.com

SUMBER: SUDUT PANDANG, KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, SELASA 17 FEBRUARI 2015

Antara Hukuman Mati dan Sikap Mendua


Hukuman mati

ROBERT ADHI KSP

PEMERINTAH Australia mati-matian menyelamatkan dua warga negara mereka, Andrew Chan (31) dan Myuran Sukumaran (33), dari eksekusi mati setelah permohonan grasi mereka ditolak. Kedua WN Australia itu ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, pada 2005 karena menyelundupkan 8 kilogram heroin ke Australia. Pengadilan menjatuhkan vonis mati terhadap keduanya.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop meminta Pemerintah Indonesia untuk tidak meremehkan sikap publik di Australia yang menentang rencana eksekusi terpidana mati Bali Nine. ”Banyak orang Australia peduli pada isu ini,” kata Julie, yang menyatakan kemungkinan akan menarik duta besar Australia dari Indonesia apabila eksekusi dilaksanakan (Australia Plus, 13 Februari 2015).

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon menelepon Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan meminta Indonesia tidak melaksanakan eksekusi mati karena PBB menentang hukuman mati dalam situasi apa pun (”Ban Ki-moon makes plea to Indonesia over executions”, The Guardian, 14 Februari 2015).

Presiden Joko Widodo menegaskan, setiap hari, sedikitnya 50 orang meninggal karena narkoba. Presiden tidak ingin generasi muda Indonesia mati sia-sia karena narkoba. Sedikitnya ada 64 permohonan grasi yang masuk ke meja Presiden Joko Widodo, tetapi semuanya ditolak. Pada Januari 2015, enam terpidana mati kasus narkoba dieksekusi, yaitu Namaona Denis (48, Malawi), Marco Archer Cardoso Mareira (53, Brasil), Daniel Enemua (38, Nigeria), Ang Kim Soei (62, Belanda), Tran Thi Bich Hanh (37, Vietnam), dan Rani Andriani atau Melisa Aprilia, WN Indonesia. Pemerintah Belanda dan Brasil menyampaikan protes dengan menarik duta besar mereka dari Indonesia.

Eksekusi mati terhadap terpidana mati kasus-kasus narkoba itu memberi pesan bahwa Indonesia betul-betul serius berperang dengan sindikat narkoba.

Mendua
Tidak semua pihak di Indonesia setuju dengan hukuman mati. Pegiat hak asasi manusia, Hendardi, berpendapat lain. Menurut Ketua BP Setara Institute itu, kesigapan Presiden Joko Widodo menolak grasi terpidana kasus narkoba dan semangat Kejaksaan Agung mengeksekusi terpidana mati gelombang kedua adalah cara Jokowi dan kabinetnya menutupi kelemahan kinerja di bidang hukum, terutama terkait dengan ketegangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri.

Hendardi berpendapat, dengan menolak grasi itu, kabinet Jokowi merasa gagah dan pongah. Padahal, tidak ada kaitan dengan prestasi seorang Presiden. Hukuman mati tidak pernah mendapat pembenaran dengan alasan apa pun, termasuk ancaman bagi generasi muda. Mencegah peredaran narkoba dengan sungguh-sungguh jauh lebih penting daripada mengeksekusi terpidana kasus narkoba. Hendardi khawatir Presiden Jokowi akan mengalami kesulitan diplomatik melindungi 229 WN Indonesia yang terancam hukuman mati di luar negeri.

Lanjutkan membaca Antara Hukuman Mati dan Sikap Mendua

Jackie Chan, Bintang Asia yang Sukses Kuasai Hollywood


Jackie Chan

ROBERT ADHI KSP

Jackie Chan adalah salah satu legenda film Hongkong yang sukses menembus Hollywood. Melalui film-film ”action” yang menonjolkan seni bela diri, Jackie membius penonton dunia. Dia lebih suka melakukan sendiri aksi ”stunt” dalam film-filmnya, yang sering kali menyebabkan dirinya cedera.

Sukses yang diraih Jackie Chan tidak dicapai dengan mudah. Sebelum berhasil menembus Hollywood, Jackie beberapa kali gagal. Film Battle Creek Brawl (1980), The Cannonball Run (1981) yang dibintanginya bersama Burt Reynolds, Roger Moore, dan Dean Martin, serta The Protector (1985) yang dibintanginya bersama Danny Aiello tidak terlalu direspons penonton Amerika Serikat. Namun, Jackie tidak pernah menyerah. Dia mencoba dan mencoba lagi sampai akhirnya filmnya, Police Story (1985), mulai diterima. Kuncinya adalah kombinasi antara action dan komedi.

”Hollywood peduli tentang komedi, hubungan dengan orang lain, dan banyak hal lain, bukan sekadar adegan action. Sementara dalam industri film Hongkong, kami langsung masuk pada adegan stunt dan action. Jadi, ketika membuat film agar sukses di AS dan Hongkong, saya menyerap hal baik dari Hollywood setengahnya dan mengambil hal baik dari Hongkong setengahnya,” kata Jackie.

Film-filmnya sering dibumbui humor dengan aksen Tiongkok. Dia lebih suka bermain film action dengan bumbu humor. Selain berkat kerja kerasnya, kesuksesan film-film Jackie di AS juga karena kombinasi action dan humor. Film Hung fan kui (1995) atau Rumble in the Bronx, misalnya. Meski lokasi shooting-nya di Kanada, film itu tetap sukses di AS. Inilah formula sukses film Jackie di AS.

Siapa bintang film yang menjadi role model Jackie? ”Charles Chaplin, Buster Keaton, dan Harold Lloyd sangat besar artinya bagi saya. Mereka idola saya ketika saya masih kecil. Mereka lebih berarti dibandingkan bintang bela diri mana pun,” ungkap Jackie. Film-film favoritnya antara lain Gone with the Wind (1939), Singin’ in the Rain (1952), dan The Matrix (1999).

Jackie lebih sering bermain sebagai orang baik kecuali dalam Ru jing cha (1974) atau Rumble in Hongkong.

Dia sering berperan sebagai anggota polisi. ”Kalau tidak menjadi aktor, saya menjadi seorang anggota polisi,” katanya.

Jackie Chan lahir pada 7 April 1954 di Victoria Peak, Hongkong, dari pasangan Charles dan Lee-Lee Chan. Namanya waktu lahir adalah Kong-san Chan. Dia juga memiliki nama panggilan Y’uen Lo, Sing Lung, dan Pao Pao. Kong San berarti ’lahir di Hongkong’.

Lanjutkan membaca Jackie Chan, Bintang Asia yang Sukses Kuasai Hollywood

Momentum Berbenah


ROBERT ADHI KSP

Sebagian wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya terendam lagi pada Senin (9/2) dan Selasa ini. Selain akibat curah hujan yang tinggi, banjir kali ini juga disumbang oleh kondisi alam, yakni pasang laut atau rob.

Tidak hanya terjebak banjir, warga  juga mengalami kemacetan lalu lintas yang menggila. Maka, lengkaplah penderitaan warga; terjebak banjir dan kemacetan. Di media sosial, banyak pengguna media sosial mempertanyakan kinerja   jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Banjir adalah persoalan kronis Jakarta. Bahkan, sejak zaman kolonial Belanda, ketika masih bernama Batavia, Jakarta sudah kebanjiran, yaitu pada 1621, 1654, 1873, dan 1918. Pada beberapa dekade terakhir, banjir besar kerap terjadi, di antaranya pada 1979, 1996, 1999, 2002, 2007, dan 2012.

Momentum BerbenahApakah banjir pada awal 2015 termasuk besar? Besar atau tidak, relatif. Meski banjir kali ini bukanlah banjir kiriman dari Bogor, dampaknya tetap besar. Wilayah permukiman di Jakarta Utara cukup banyak, termasuk perumahan elite yang dihuni warga kelas menengah dan pembayar pajak.

Apa yang telah dikerjakan Gubernur  dan jajarannya untuk mengurangi dampak banjir? Tentu tidak cukup hanya dengan mengimbau warga agar tidak membuang sampah ke sungai ataupun menyeret mereka ke pengadilan untuk membayar denda. Juga tidak cukup hanya dengan mengatakan bahwa Jakarta sudah kebanjiran sejak zaman Belanda.

Perlu ada upaya nyata mengurangi dampak banjir. Perbaikan dan pembersihan saluran/gorong-gorong dan pemeriksaan pompa air  perlu  dilakukan setiap waktu, bukan hanya menjelang musim hujan. Selain itu, perlu kebijakan menyeluruh terkait tata ruang Jakarta. Janganlah semua lahan kosong  dijadikan hutan beton! Jakarta juga perlu hutan bakau di pantura,  hutan kota, taman, dan danau!

Publik juga bertanya, bagaimana koordinasi dengan PLN terkait pemadaman listrik yang berdampak pada tidak berfungsinya pompa air sehingga kawasan Istana kemasukan air? Dalam kasus banjir, Gubernur DKI Jakarta  harus tampil sebagai pengendali utama Ibu Kota. Begitu membaca tanda-tanda alam Jakarta bakal kebanjiran, sebaiknya Gubernur  langsung menggelar rapat koordinasi  lintas sektoral.

Dua masalah kronis Jakarta adalah banjir dan kemacetan, ”warisan”  yang belum terpecahkan hingga saat ini.   Gubernur Basuki sebaiknya memfokuskan diri menyelesaikan dua persoalan ini dengan serius. Jangan menganggap banjir dan kemacetan hanya persoalan biasa sehingga hanya ditangani dengan cara yang biasa.

Rakyat Jakarta tentu tidak pernah puas dengan kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Meski sudah membayar berbagai pajak kepada pemerintah, warga  belum mendapatkan layanan yang memuaskan. Apalagi jika dikaitkan dengan rencana gaji tinggi yang akan diterima PNS Jakarta.

Gubernur Basuki sebaiknya memberikan target kepada PNS di jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk menyelesaikan dua persoalan klasik itu melalui penilaian kinerja yang ketat. Apa yang sudah dilakukan lurah, camat, kepala dinas, wali kota untuk membantu mengurangi banjir dan kemacetan di Ibu Kota? Jika tak ada satu pun yang mampu menyelesaikan ”pekerjaan rumah” itu,  untuk apa PNS digaji tinggi?

Banjir pada awal Februari ini momentum yang baik bagi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan jajarannya untuk berbenah, berubah, dan membuktikan diri bahwa pegawai negeri sipil Jakarta layak mendapat gaji tinggi.   Jangan pernah menganggap banjir dan kemacetan hanya persoalan biasa!

robert.adhiksp@kompas.com

Kebahagiaan dan Peran Negara


Kebahagiaan dan Peran Negara

ROBERT ADHI KSP

Negara-negara manakah yang penduduknya paling bahagia di dunia? Bagaimana mengukur kebahagiaan penduduk sebuah negara?

Perang sipil di Suriah dan Irak melahirkan NIIS yang menebar kekerasan. Nigeria dihantui kekerasan sektarian yang menewaskan ribuan warga sipil. Ukraina dilanda konflik bersenjata. Ketika di beberapa kawasan di dunia terjadi instabilitas, destruksi, putus harapan, apakah itu terdengar seperti ”dunia yang bahagia”?

Kebahagiaan itu subyektif, tidak obyektif, dan definisinya dapat diperdebatkan. Apakah kesejahteraan sama dengan kebahagiaan? Belum tentu, tetapi itu pasti membantu. Apakah Anda bahagia dengan kehidupan Anda? Apakah Anda merasa lebih bahagia dibandingkan lima tahun lalu?

Penelitian Legatum Institute, lembaga think tank, menunjukkan, meskipun terjadi berbagai peristiwa menyedihkan, sesungguhnya kesejahteraan dan kemakmuran global meningkat. Bagaimana mereka tahu?

Selama lima tahun terakhir, Legatum menganalisis dan menyusun laporan Indeks Kesejahteraan dengan menggabungkan indikator ekonomi tradisional dengan pengukuran kesejahteraan dan kepuasan hidup. Hasilnya adalah daftar 142 negara, yang meliputi 96 persen populasi dunia dan 99 persen GDP global. Peringkat dari negara paling makmur sampai paling miskin dan negara-negara yang warganya paling bahagia dan paling sedih di dunia (”The World’s Happiest (And Saddest) Countries”, Forbes, 2013).

Negara mana yang paling bahagia? Dalam lima tahun terakhir, negara-negara yang penduduknya bahagia adalah yang menikmati kedamaian, kebebasan, layanan kesehatan yang bagus, pendidikan berkualitas, sistem politik yang berfungsi dengan baik, dan tercipta banyak kesempatan. Pada 2014, Norwegia negara paling bahagia di dunia, disusul Swiss, Selandia Baru, Denmark, dan Kanada (Legatum Prosperity Index 2014). Dalam indeks 2013, Norwegia juga di posisi pertama disusul Swedia, Kanada, dan Selandia Baru.

Mengapa Norwegia di peringkat pertama selama lima tahun terakhir? Sekitar empat juta penduduk Norwegia yang homogen dan egaliter memiliki ekonomi yang kuat berkat minyak dan gas. Perusahaan Statoil milik negara itu merupakan salah satu perusahaan minyak paling mampu di dunia. Keuangan Norwegia mendapat pemasukan lebih dari 400 miliar dollar AS hasil royalti minyak dan gas. Itu dana besar jaring pengaman sosial bagi negeri itu.

Norwegia sungguh beruntung. Populasi kecil di tengah sumber daya alam yang besar, seperti juga dialami Kanada dan Australia.

Legatum Institute yang bermarkas di London, Inggris, juga mencatat peringkat negara-negara yang memiliki kewirausahaan, kebebasan pribadi, kesehatan, ekonomi, kapital sosial, pendidikan, keselamatan dan keamanan, serta pemerintahan.

Temuan mereka menunjukkan bahwa kemakmuran (atau kebahagiaan) muncul dari sifat-sifat sosial, yang dipupuk selama beberapa generasi secara holistik dan sangat dipengaruhi berbagai faktor, seperti iklim, budaya, geografi, sumber daya alam, dan keberuntungan.

Lanjutkan membaca Kebahagiaan dan Peran Negara

David Foster, Produser dan Pencipta Lagu Sepanjang Masa


David Foster

ROBERT ADHI KSP

Selama lebih dari empat dekade, David Foster (65) menjadi musisi, penulis lagu, komposer, penggubah, produser, dan artis rekaman. Sepanjang masa itu, David Foster dipercaya oleh Barbra Streisand, Céline Dion, Whitney Houston, Michael Jackson, Madonna, Andrea Bocelli, Michael Bublé, Josh Groban, Rod Stewart, Toni Braxton, dan Stevie Wonder untuk membantu mewujudkan impian mereka menjadi superstar.

David Foster telah menciptakan lagu-lagu hits untuk banyak penyanyi, yang kemudian menjadi superstar. Album-album yang memuat lagu-lagu karya Foster meraih predikat gold dan platinum. Di antaranya album-album Earth, Wind & Fire, Natalie Cole, Michael Bolton, Seal, Chaka Khan, Kenny Rogers, Dolly Parton, Chicago, Hall & Oates, Brandy, ’N Sync, Boz Scaggs, Gloria Estefan, Andrea Bocelli, dan Josh Groban.

Foster menciptakan lagu-lagu soundtrack untuk film-film blockbuster, seperti The Bodyguard, Urban Cowboy, dan St. Elmo’s Fire. Foster juga menciptakan lagu-lagu klasik Natal, termasuk Noel yang dinyanyikan Josh Groban, Christmas (Michael Bublé’), These Are Special Times (Celine Dion), Merry Christmas Baby (Rod Stewart), dan My Christmas (Andrea Bocelli).

Sepanjang kariernya, David Foster telah mengantongi 16 Grammy Awards, termasuk 3 kategori Producer of the Year, 1 Emmy Award, 1 Golden Globe, dan 3 nomine Oscar untuk kategori Best Original Song. Pada Juni 2010, nama David Foster terpatri dalam Hall of Fame para penulis lagu.

David Foster juga memiliki reputasi sebagai pencari bakat baru yang tajam. Dia memainkan peran kunci menemukan dan melejitkan karier penyanyi Céline Dion, Josh Groban, dan Michael Bublé. ”David Foster adalah salah satu dari pemikir musik paling brilian pada masa kini,” kata Bublé suatu hari. Penyanyi asal Kanada lainnya, Céline Dion, mengatakan, ”David mendengar hal-hal yang tidak didengar orang lain.” Sementara Josh Groban mengakui, ”David Foster adalah seseorang yang telah mengubah hidup saya.”

Menanggapi komentar para penyanyi itu, David Foster dengan santai mengatakan, ”Saya menerapkan prinsip, apabila saya mencintai sesuatu, jutaan orang lain akan menyukainya juga,” katanya.

Ketika kali pertama mendengarkan suara Céline Dion, Foster berpendapat, itu momen ajaib, salah satu momen yang paling diingatnya sepanjang hidupnya. ”Lagu Céline masuk dalam Top 40, dan dia bahkan tidak paham apa yang dia katakan karena sebenarnya dia tidak fasih berbahasa Inggris. Saya tidak pernah menemukan talenta seperti Céline dan saya tahu, 100 persen, Céline akan menjadi seorang superstar,” ungkap Foster.

Lanjutkan membaca David Foster, Produser dan Pencipta Lagu Sepanjang Masa

Memiliki Tubuh Sehat dan Bugar


menu sehat
Hidangan sehat buatan istri: gurame, brokoli, wortel, tomat cherry, telur, sambal tomat.

Memiliki tubuh yang sehat dan bugar menjadi dambaan banyak orang, termasuk saya tentunya. Sampai pertengahan Oktober 2014,  saya termasuk dalam kategori kelebihan berat badan dan mendekati obesitas awal. Pada saat itu berat badan saya 71,3 kilogram. Sudah lama saya berkeinginan mengurangi berat badan saya sebanyak 8 kilogram sampai 10 kilogram.

Sebelumnya, saya sudah pernah berusaha untuk menurunkan berat badan. Tapi cara yang saya lakukan tidak sempurna. Misalnya, hanya mengatur pola makan, tetapi malas berolahraga. Atau sebaliknya, aktif berolahraga tetapi pola makan kacau. Dua cara itu tidak memberi hasil yang diharapkan.

Kebetulan sekali -dan ini sungguh merupakan keberuntungan, saya diikutsertakan dalam program Wellness Revolution, program yang diselenggarakan Corporate Human Resources (CHR) Kompas Gramedia.  Peserta program ini biasanya memiliki kelebihan berat badan dan mengalami obesitas. Dalam program ini, selama 66 hari para peserta ditantang untuk bisa mengurangi berat badan.

Setelah mengikuti program ini, saya mendapatkan pengetahuan yang menyeluruh. Dua kunci utama menurunkan berat badan adalah melakukan olahraga secara teratur dan mengatur pola makan.

KSP 2015-1
Pada 22 Januari 2015, berat saya turun menjadi 62,5 kilogram, atau turun hampir 9 kilogram dibandingkan berat badan pada pertengahan Oktober 2014 (71,3 kg).

Dengan tekad yang kuat, pada hari ke-22, saya bisa menurunkan berat badan sebanyak 1,9 kg (menjadi 69,2 kg). Pada hari ke-44, berat saya turun lagi menjadi 67 kg, dan pada hari ke-66, berat saya menjadi 63,3 kg. Ini berarti dalam waktu 66 hari, berat badan saya turun hampir 8 kilogram! (Kini setelah lebih dari 100 hari sejak pertengahan Oktober 2014, berat saya sekitar 62-an kg).

Yang juga membahagiakan saya adalah waist atau lingkar pinggang saya berkurang 14 cm, dari 97 cm menjadi 83 cm.  Adapun Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI) kini 24,7, termasuk sudah  normal dari sebelumnya 27,8.  Sekarang setelah lebih dari 100 hari, BMI saya 24,2.

Indikator sehat lainnya hasil dari program ini bikin saya bahagia.  Kolesterol saya saat ini 180 mg/dl (dari sebelumnya 200 mg/dl), gula darah 92 mg/dl (dari sebelumnya 101 mg/dl). Adapun HDL saat ini 54 mg/dl (dari sebelumnya 46), LDL 108 mg/dl (dari sebelumnya 150), dan Trigliserida 90 mg/dl (dari sebelumnya 87 mg/dl). Saya bertanya kepada dokter tentang angka-angka ini, dan jawabannya memang melegakan saya. Saya masuk dalam kategori sehat.

Kadar gula darah normal ada pada angka antara 70 mg/dl dan 110 mg/dl.  Kadar kolesterol normal di bawah angka 200 mg/dl. Kadar HDL bagus untuk lelaki adalah di atas 49 mg/dl. Di atas angka ini, HDL-nya berarti sangat baik. Adapun hasil pengukuran LDL yang sehat umumnya berkisar antara angka optimal (kurang dari 100 mg/dl) dan kisaran mendekati optimal. (100 mg/dl-129 mg/dl). Sedangkan Trigliserida adalah salah satu jenis lemak utama yang mengalir di dalam darah manusia. Kadar Trigliserida yang normal adalah di bawah 150 mg/dl.

Angka-angka ini ternyata menunjukkan saya sehat. Dan memang betul. Saya merasa sehat dan bugar saat ini. Tidak mudah mengantuk dan tidak mudah lelah lagi. Bahkan berkat berenang teratur dan berat badan normal, penyakit low back pain yang pernah diderita, kini sudah hilang dengan sendirinya.

Lanjutkan membaca Memiliki Tubuh Sehat dan Bugar

Writing is the Painting of the Voice

%d blogger menyukai ini: