Arsip Tag: Grammy Awards

David Foster, Produser dan Pencipta Lagu Sepanjang Masa


David Foster

ROBERT ADHI KSP

Selama lebih dari empat dekade, David Foster (65) menjadi musisi, penulis lagu, komposer, penggubah, produser, dan artis rekaman. Sepanjang masa itu, David Foster dipercaya oleh Barbra Streisand, Céline Dion, Whitney Houston, Michael Jackson, Madonna, Andrea Bocelli, Michael Bublé, Josh Groban, Rod Stewart, Toni Braxton, dan Stevie Wonder untuk membantu mewujudkan impian mereka menjadi superstar.

David Foster telah menciptakan lagu-lagu hits untuk banyak penyanyi, yang kemudian menjadi superstar. Album-album yang memuat lagu-lagu karya Foster meraih predikat gold dan platinum. Di antaranya album-album Earth, Wind & Fire, Natalie Cole, Michael Bolton, Seal, Chaka Khan, Kenny Rogers, Dolly Parton, Chicago, Hall & Oates, Brandy, ’N Sync, Boz Scaggs, Gloria Estefan, Andrea Bocelli, dan Josh Groban.

Foster menciptakan lagu-lagu soundtrack untuk film-film blockbuster, seperti The Bodyguard, Urban Cowboy, dan St. Elmo’s Fire. Foster juga menciptakan lagu-lagu klasik Natal, termasuk Noel yang dinyanyikan Josh Groban, Christmas (Michael Bublé’), These Are Special Times (Celine Dion), Merry Christmas Baby (Rod Stewart), dan My Christmas (Andrea Bocelli).

Sepanjang kariernya, David Foster telah mengantongi 16 Grammy Awards, termasuk 3 kategori Producer of the Year, 1 Emmy Award, 1 Golden Globe, dan 3 nomine Oscar untuk kategori Best Original Song. Pada Juni 2010, nama David Foster terpatri dalam Hall of Fame para penulis lagu.

David Foster juga memiliki reputasi sebagai pencari bakat baru yang tajam. Dia memainkan peran kunci menemukan dan melejitkan karier penyanyi Céline Dion, Josh Groban, dan Michael Bublé. ”David Foster adalah salah satu dari pemikir musik paling brilian pada masa kini,” kata Bublé suatu hari. Penyanyi asal Kanada lainnya, Céline Dion, mengatakan, ”David mendengar hal-hal yang tidak didengar orang lain.” Sementara Josh Groban mengakui, ”David Foster adalah seseorang yang telah mengubah hidup saya.”

Menanggapi komentar para penyanyi itu, David Foster dengan santai mengatakan, ”Saya menerapkan prinsip, apabila saya mencintai sesuatu, jutaan orang lain akan menyukainya juga,” katanya.

Ketika kali pertama mendengarkan suara Céline Dion, Foster berpendapat, itu momen ajaib, salah satu momen yang paling diingatnya sepanjang hidupnya. ”Lagu Céline masuk dalam Top 40, dan dia bahkan tidak paham apa yang dia katakan karena sebenarnya dia tidak fasih berbahasa Inggris. Saya tidak pernah menemukan talenta seperti Céline dan saya tahu, 100 persen, Céline akan menjadi seorang superstar,” ungkap Foster.

Lanjutkan membaca David Foster, Produser dan Pencipta Lagu Sepanjang Masa

Iklan

Norah Jones, Penyanyi Jazz Dekade 2000-an


Norah Jones

ROBERT ADHI KSP

Lagu ”Don’t Know Why” dan ”Come Away with Me” (2002) melejitkan nama Norah Jones, penyanyi, penulis lagu, pemain piano, dan aktris Amerika Serikat keturunan India. Majalah ”Billboard” menobatkan Jones, peraih sembilan Grammy Awards ini, sebagai artis top jazz selama dekade 2000-2009. Album-albumnya terjual
lebih dari 50 juta keping di seluruh dunia dan menjadikan album Jones sebagai album artis perempuan paling laris di Amerika Serikat dalam abad ini.

Norah Jones, putri seorang musisi internasional dan pemain alat musik sitar India, Ravi Shankar, serta produser konser Amerika, Sue Jones, lahir dengan nama Geetali Norah Jones Shankar pada 30 Maret 1979 di Bedford-Stuyvesant, Brooklyn, New York City, Amerika Serikat. Setelah orangtuanya berpisah pada 1986, Jones menghabiskan masa kecilnya dengan sang ibu di Grapevide, Texas.

Jones menyelesaikan pendidikan di Colleyville Middle School dan Grapevine High School sebelum pindah ke Booker T Washington High School untuk mendalami performing and visual arts di Dallas. Ketika di sekolah menengah, Jones ikut paduan suara sekolah, berperan serta dalam band, dan bermain saksofon alto. Pada usia 16 tahun, dengan persetujuan orangtuanya, dia secara resmi mengubah namanya menjadi Norah Jones.

Pada masa kanak-kanaknya, Jones mulai menyanyi di gereja serta belajar piano dan olah vokal. Dia mengikuti pendidikan di Interlochen Center for the Arts selama musim panas. Ketika di sekolah menengah, dia memenangi Down Beat Student Music Awards for Best Jazz Vocalist (pada 1996 dan 1997) dan Best Original Composition (1996).

Menyadari talenta vokalnya, Jones kemudian melanjutkan pendidikan di University of North Texas (UNT) untuk mendalami piano jazz dan menyanyi bersama para penyanyi jazz UNT. Pada masa itu, Jones mendapat kesempatan bertemu dengan kolaborator masa depannya, Jesse Harris. Beberapa tahun setelah itu, Harris mengirimkan lagu-lagunya kepada Jones.

Pada tahun ketiga, Jones tidak melanjutkan kuliahnya setelah menerima tawaran temannya tampil di Greenwich Village selama musim panas 1999. Meskipun dia kembali ke college pada musim dingin, dia tetap mengisi tempat ngopi dan kelab-kelab jazz. Jones pun kemudian terinspirasi menulis lagunya sendiri.

Jones mengembangkan talenta uniknya dengan menggabungkan jazz dan pop vokal tradisional dengan country blues dan folk kontemporer.

Pada 1999, Jones kembali ke New York City. Kurang dari satu tahun kemudian, dia mendirikan band bersama Jesse Harris, yang menjadi titik awal kariernya. Jones tampil secara reguler bersama Wax Poetioc dengan penulis lagu Jesse Harris (gitar), Lee Alexander (bas), dan Dan Rieser (drum).

”Come Away with Me”

Pada Oktober 2000, grup band ini melakukan audisi di depan manajemen Blue Note Records. Jones kemudian menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman spesialis jazz itu pada awal 2001.

Pada 2002, Jones memulai karier musik solonya dengan merilis album Come Away with Me yang meraih sukses komersial. Album yang memuat kombinasi musik country dan pop dengan elemen jazz itu mendapat sertifikat diamond, terjual lebih dari 26 juta keping di seluruh dunia, dan membuat album itu paling laris dalam sejarah Blue Note Records.

Berkat album itu, Jones mengantongi rekor meraih lima Grammy Awards sekaligus, termasuk Album of the Year, Record of the Year, dan Best New Artist. Ketika itu, Norah Jones mencatat rekor (bersama Amy Winehouse dan Lauryn Hill) sebagai perempuan peraih Grammy Awards terbanyak (lima penghargaan). Namun, pada 2010, rekor itu dipecahkan oleh Beyoncé Knowles yang meraih enam penghargaan Grammy.

Lanjutkan membaca Norah Jones, Penyanyi Jazz Dekade 2000-an

Celine Dion, Peraih Dua Kali Oscar


Celine Dion

ROBERT ADHI KSP

Celine Dion, penyanyi Kanada yang sukses meraih dua Academy Awards untuk lagu soundtrack ”Beauty and The Beast” dan ”My Heart Will Go On”. Vokalis pop kontemporer ini juga mengoleksi penghargaan musik di seluruh dunia, mulai dari Grammy Awards di Amerika Serikat, Juno dan Felix Awards di Kanada, hingga World Music Awards yang mengukuhkan dirinya sebagai ”the best-selling female artist of all time”.

Lahir di Charlemagne, sebuah kota kecil sekitar 30 mil dari Montreal timur, Quebec, Kanada, pada 30 Maret 1968, Celine, anak bungsu dari 14 bersaudara, adalah keluarga pemusik. Kedua orangtuanya adalah musisi, mengoperasikan klub kecil, dan setiap akhir pekan keluarga itu tampil serta menghibur warga setempat.

Sejak usia 5 tahun, Celine bernyanyi bersama saudara-saudaranya, dengan cepat mampu tampil di depan publik. Pada usia 12 tahun, bersama ibunda dan kakak lelakinya, Celine menciptakan sebuah lagu Perancis, yang mengubah hidupnya selamanya. Tape demo yang berisi lagu ciptannya itu membuat René Angélil, manajer personal, melihat talentanya. Pada Januari 1981, René terpesona oleh suara Celine muda. René kemudian mengantarkan Celine ke kancah musik internasional. René bahkan menggadaikan rumahnya agar dapat membiayai rekaman album debut Celine!

Celine mulai menerima pengakuan atas bakatnya pada 1982 setelah dia meraih medali emas dalam Yamaha World Song Festival di Tokyo, Jepang, dan meraih predikat Top Performer. Pada 1983, Celine menjadi orang Kanada pertama yang menerima Gold Record di Perancis.

Pada 1988, Celine sukses membuat namanya sebagai brand dirinya dari Quebec, tempat dia menikmati status superstar yang menerima sejumlah Felix Awards dan meraih predikat platinum untuk album-albumnya. Pada tahun yang sama, Celine memenangi penghargaan Eurovision Song Contest di Dublin, Irlandia, tempat dia tampil yang disiarkan langsung dan ditonton sekitar 600 juta orang di seluruh Eropa, Uni Soviet, Timur Tengah, Jepang, dan Australia.

Pada September 1990, Celine merilis Unison, albumnya berbahasa Inggris pertama dan album pertamanya yang digarap Sony Music. Lagu ”Where Does My Heart Beat Now” sukses menembus lima besar di AS. Karier internasional Celine berkibar ketika dia merekam lagu soundtrack untuk film animasi Disney berjudul Beauty and the Beast. .

”Beauty and the Beast” menjadi landasan bagi Celine merekam album kedua berbahasa Inggris yang bertajuk Celine Dion. Album itu memuat empat lagu lainnya, yaitu ”Love Can Move Mountains”, ”Water From The Moon”, ”If You Asked Me To”, dan ”Did You Give Enough Love”. Di Kanada, album itu meraih enam kali predikat platinum dan memenangi Juno Awards.

Lanjutkan membaca Celine Dion, Peraih Dua Kali Oscar