Pekan Raya Indonesia Bakal Gerakkan Ekonomi


ROBERT ADHI KUSUMAPUTRA

Pekan Raya Indonesia atau PRI, pameran multiproduk berskala besar, akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, 20 Oktober-10 November 2016 mendatang. Pameran yang mengintegrasikan konsep belanja, hiburan, rekreasi, edukasi, serta menggabungkan beragam produk nasional dan internasional ini merupakan yang pertama di Indonesia.

20160125ksp ICE-1.jpg
Indonesia Convention Exhibition (ICE) berlokasi di kawasan BSD City, Tangerang, Banten

Menurut Ketua Umum Pekan Raya Indonesia Irwan Oetama, kegiatan PRI akan meningkatkan pendapatan daerah. Dia berharap PRI memberi banyak manfaat bagi banyak orang, menghasilkan efek domino yang positif, yang mampu menggerakkan dan menggairahkan perekonomian Indonesia. Pekan Raya Indonesia, kata Ketua Harian PRI E Ernawan, berusaha mendorong tumbuhnya perekonomian nasional melalui industri MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) di Indonesia.

Lanjutkan membaca Pekan Raya Indonesia Bakal Gerakkan Ekonomi

Iklan

Universitas Multimedia Nusantara Bangun Menara Ketiga


Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang berlokasi di Gading Serpong, Tangerang, membangun menara (tower) ketiga. Ground breaking menara ini diadakan Senin (18/1/2016) pagi.

Menara ketiga kampus UMN akan memiliki 18 lantai dengan ketinggian hingga 80 meter. Menara ini dapat menampung lebih dari 5.000 mahasiswa dan ditargetkan rampung pada Agustus 2017. Menara ini mengusung konsep hemat energi. Banyak ruang terbuka menggunakan ventilasi udara alam yang masih sejuk sehingga penggunaan AC dikurangi.

UMN2
Dari kanan ke kiri: Komisaris Utama PT Medialand dan Komisaris Kompas Gramedia Irwan Oetama; Ketua Yayasan Medialand Teddy Surianto; Thomas Sigit; Budiman (arsitek); dan Rektor UMN DR Ninok Leksono. FOTO: KOMPAS/ROBERT ADHI KUSUMAPUTRA

Kampus baru UMN ini akan menggunakan double skin yang memungkinkan pengelola gedung mengendalikan intensitas cahaya dan panas matahari yang masuk ke ruangan sehingga ruangan dingin dan terang. Menara ini juga menggunakan roof garden sehingga kampus UMN tetap asri dan udara tetap sejuk. Cerobong-cerobong udara memanfaatkan perbedaan tekanan udara dan membuat basement tak perlu lagi menggunakan kipas listrik.

Kampus baru UMN akan dilengkapi dengan fasilitas laboratorium Program Studi Teknik Fisika, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur, dan Lecture Theatre. Juga sarana olahraga indoor, di antaranya lapangan basket, lapangan futsal, dan lapangan bulu tangkis.

Mengapa mendirikan UMN?

Irwan Oetama, Komisaris Kompas Gramedia dan Komisaris Utama PT Medialand, menjelaskan, Jakob Oetama, pendiri Kompas Gramedia dan juga pendiri UMN, selalu peduli dengan UMN dan selalu menanyakan kabar terbaru UMN.

”Pak Jakob selalu mengatakan bahwa beliau dulu seorang guru. Demikian juga Pak PK Ojong dan Pak IJ Kasimo. Seorang romo kemudian memberikan nasihat kepada Pak Jakob bahwa guru sudah banyak, tetapi yang menjadi wartawan masih sedikit. Karena itu, Pak Jakob memilih menjadi wartawan. Setelah mengelola perusahaan Kompas Gramedia, Pak Jakob selalu menempatkan diri sebagai wartawan, bukan pengusaha,” papar Irwan Oetama, salah satu putra Jakob Oetama.

”Di usia senjanya, Pak Jakob berpikir sudah waktunya beliau juga memiliki universitas. Teman-temannya, yaitu almarhum Pak Frans Seda, mendirikan Universitas Katolik Atma Jaya; almarhum Pak PK Ojong mendirikan Universitas Tarumanagara. Almarhum Pak IJ Kasimo mendirikan LPPM (Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Manajemen). Pak Jakob ingin mendirikan universitas. Beliau ingin ada sesuatu yang ditinggalkan untuk bangsa dan negara ini,” ungkap Irwan lagi.

UMN3.jpg
Irwan Oetama, Komisaris Kompas Gramedia. FOTO: KOMPAS/ROBERT ADHI KUSUMAPUTRA

”Pak Jakob mengingatkan kami bahwa surat kabar, majalah, hotel, toko buku ada masanya. Pemiliknya bisa berganti. Tetapi, kepemilikan universitas tetap,” kata Irwan.

Lanjutkan membaca Universitas Multimedia Nusantara Bangun Menara Ketiga