Lebih dari empat puluh delapan jam setelah menang 3-1 atas Aston Villa, Manchester United akan menjamu Leicester City di Old Trafford, Rabu (12/5/2021) dinihari WIB. ManUnited bertekad meraih tiga poin untuk memperpendek jarak dengan ManCity — yang saat ini pemuncak klasemen Liga Premier musim 2020-2021 — menjadi tujuh poin; sekaligus mengamankan posisi peringkat kedua dari kejaran The Foxes dan The Blues.

Marcus Rashford mencetak gol ke gawang Leicester City pada Desember 2020 silam. Skor berakhir imbang 2-2. Sumber foto: YouTube Manchester United.

Apakah secara teknis ManUnited masih mungkin memenangkan Liga Premier musim ini? “Saya berharap saya bisa mengatakan mari kita bermain penuh di semua pertandingan tetapi itu tidak mungkin. Ini bagian yang sulit bagi saya, mengetahui bahwa jika saya memainkan tim yang sama pada hari Selasa (Rabu WIB) dan Kamis (Jumat WIB), itu tidak mungkin, terlalu berisiko melukai mereka. Tolong jangan salahkan saya ketika saya harus melakukan perubahan karena saya harus melakukannya. Tidak aman bagi mereka untuk bermain di empat pertandingan terus-menerus dalam satu pekan. Saya harus memilih prioritas,” tandas manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer seperti dikutip ManUtd.com.

Solskjaer mengatakan sungguh tidak mungkin bagi Manchester United bermain dengan kekuatan penuh empat kali seminggu —seperti yang dihadapi MU saat ini. Jadwal super padat ini dibuat setelah pertandingan MU vs Liverpool yang seharusnya dimainkan pekan lalu, ditunda menyusul aksi demo pendukung MU memprotes keluarga Glazers, pemilik klub ini.

Mason Greenwood yang baru memecahkan rekor sebagai pemain remaja MU yang terbanyak mencetak gol sebelum berusia 20 tahun (16 gol) terus belajar dari tugas dan pekerjaannya yang tidak mudah. “Ini sulit dan dia harus memikul banyak tanggung jawab. Dia muncul dengan begitu banyak gol penting bagi MU. Dia lelah. Dia mungkin belum siap untuk semua pertandingan ini tetapi dia punya sesuatu yang istimewa. Anak itu baru saja mengubah permainannya dalam sepersekian detik dan golnya ke gawang Villa luar biasa. Saya senang dia bisa mencetak gol terbaiknya. Saya sudah sampaikan berkali-kali tentang Greenwood dan perubahan yang tidak saya tahu. Kami akan duduk bersama dengan para ilmuwan olahraga untuk memilih tim melawan Leicester,” jelas Solskjaer.

Maguire cedera, Amad dan Shoretire di Skuad Utama

Harry Maguire, pemain belakang-tengah dan kapten MU kemungkinan besar bakal absen dalam laga “reuni” dengan bekas klubnya di Old Trafford akibat mengalami cedera pada pergelangan kakinya. Maguire terpaksa diganti 15 menit sebelum pertandingan MU di Villa Park berakhir. Eric Bailly kemungkinan akan menggantikan posisi Maguire. Axel Tuanzebe juga dapat menjadi opsi menjaga pertahanan di tengah. 

Daniel James, Anthony Martial, dan Phil Jones juga kemungkinan tetap absen karena masih didera cedera. Pekan lalu, Martial sempat berlatih kebugaran danpemain asal Perancis ini diharapkan dapat memperkuat MU sebelum musim berakhir. 

Amad, Shola Shoretire, Hannibal, dan Anthony Elanga, pemain MU di bawah U-23, kemungkinan akan dilibatkan. Apakah Solskjaer akan membawa serta dua pemain remaja, Amad dan Shoretire ke dalam skuad vs Leicester? “Amad dan Shoretire bersaing. Mereka tentu saja berada di skuad tim utama. Mereka berlatih bersama setiap hari. Jadi pemain-pemain muda itu pasti akan tampil, tetapi apakah menjelang akhir pertandingan atau saat pertandingan dimulai, saya tidak tahu karena saya belum tahu kondisi para pemain jelang pertandingan,” ungkap Solskjaer.

Sumber video: YouTube Manchester United

Jonny Evans, Wes Morgan, James Justin, Harvey Barnes Absen

Dari kubu Leicester dikabarkan, manajer The Foxes Brendan Rodgers pusing setelah pemain belakang, Jonny Evans keluar tertatih-tatih dari latihan pemanasan sebelum timnya kalah 2-4 dari Newcastle United akhir pekan lalu. Rodgers belum bisa memastikan apakah pemain asal Irlandia Utara itu dapat tampil dalam “reuni” di Old Trafford saat berhadapan dengan bekas klubnya. Sementara itu kapten Leicester, Wes Morgan, menghadapi persoalan kebugaran; bek sayap James Justin dan pemain sayap Harvey Barnes juga harus absen sampai akhir musim akibat didera cedera. 

Leicester City akan bermain di final Piala FA menghadapi Chelsea, Sabtu (15/5/2021) menjelang tengah malam WIB. Brendan Rodgers tampaknya harus mengatur strategi agar timnya tetap bugar saat bertandang ke Old Trafford maupun saat di final Piala FA. 

Sumber video: YouTube Manchester United

Pada awal Maret lalu, Manchester United dan Leicester City bersaing ketat memperebutkan peringkat kedua klasemen Liga Premier. Tim yang diasuh Rodgers tergelincir setelah kalah dari Manchester City, West Ham, dan kemudian dari Newcastle United. Leicester juga harus membayar mahal hasil imbang dengan 10 pemain Southampton dalam upaya mereka mengejar posisi empat besar.  Saat ini Leicester — yang pernah menjadi juara Liga Premier pada 2016— berada di peringkat ke-4, unggul lima poin dari West Ham United. 

Meskipun kekalahan Manchester United 1-3 dari Leicester City dalam perempat final Piala FA di Stadion King Power Maret lalu masih menyengat, ManUnited sebenarnya memiliki rekor bagus saat berhadapan dengan The Foxes di Liga Premier, tak terkalahkan dalam 12 pertandingan sejak Leicester memenangkan laga penting 5-3 di East Midlands, September 2014. Di Old Trafford, Januari 1998, Leicester City menang berkat gol tunggal Tony Cottee. Tapi setelah itu, MU memenangkan 9 dari 11 pertandingan vs Leicester. September 2019, penalti Marcus Rashford mengamankan kemenangan MU atas The Foxes. 

Waspadai Kelechi Iheanacho

Leicester City mengandalkan Kelechi Iheanacho, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Premier Bulan Ini dengan performa terbaiknya beberapa pekan terakhir. Penyerang asal Nigeria ini hanya mencetak dua gol pada akhir Februari karena The Foxes mengandalkan Jamie Vardy, Harvey Barnes, dan James Maddison di lini depan. 

Namun setelah Barnes dan Maddison cedera, Rodgers mengubah formasi dan memasang Jamie Vardy berduet dengan Kelechi Iheanacho. Sejak itu, mantan pemain ManCity ini tak terbendung, mencetak 10 gol dari sembilan pertandingan terakhirnya di Liga Premier, termasuk mencetak hattrick saat berhadapan dengan Sheffield United. Gol Iheanacho juga sangat penting membantu The Foxes mencapai final Piala FA pertama sejak 1969. Iheanacho juga mencetak dua gol sekaligus mengalahkan ManUnited di perempat final Piala FA. 

Pertandingan MU vs Leicester akan dipimpin wasit Craig Pawson dibantu dua asistennya, Ian Hussin dan Richard West, dengan ofisial keempat Mike Dean. Adapun wasit VAR Jonathan Moss dibantu asistennya Marc Perry. Laga ini dapat disaksikan di Mola TV. 

ROBERT ADHI KSP, pendukung sejati Manchester United. Diolah dari sumber resmi: ManUtd.com, YouTube Manchester United.