Arsip Tag: Di Mana Dia Sekarang

Frederick Forsyth, Dari Jurnalis Menjadi Penulis Novel “Thriller”


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Penggemar novel-novel ”thriller” pasti ingat dengan nama Frederick Forsyth. Novel-novelnya, antara lain, ”The Day of The Jackal”, ”The Odessa File”, dan ”The Dogs of War,” yang ditulisnya pada 1970-an merupakan buku-buku ”best-seller” dan dijadikan film. Novel-novelnya ditulis dengan gaya jurnalistik, enak dibaca. Tokoh-tokoh dan plot cerita selalu berdasarkan pada persoalan politik internasional terkini. Di mana Frederick Forsyth sekarang?

Frederick Forsyth tetap menulis novel meskipun usianya kini sudah lebih dari 75 tahun. Novel terbarunya yang berjudul The Kill List diterbitkan Random House pada 20 Agustus 2013. Seperti novel-novel sebelumnya, Forsyth selalu mengemas ceritanya dengan situasi global masa kini yang masih hangat. Ada agen rahasia, aksi teroris, konflik dalam pemerintahan, dan ada ketegangan antarnegara.

Novel ini mengisahkan sejumlah tokoh di Amerika Serikat (AS) dan Inggris dibunuh secara brutal oleh kelompok teroris dan ekstremis. Para pembunuh tersebut dikendalikan oleh seseorang yang dikenal sebagai ”pengkhotbah”, yang kemudian dimasukkan dalam daftar orang paling dicari oleh AS. Seorang agen pemburu, yang ayahnya salah satu korban pembunuhan ”sang pengkhotbah”, ditugaskan untuk mengejar, mengungkap identitas ”sang pengkhotbah”, dan menghabisinya.

Novel The Kill List akan difilmkan dan disutradarai oleh Rupert Sanders.

Selain masih menulis novel, melakukan riset, dan melakukan perjalanan untuk melengkapi deskripsi novelnya, Frederick Forsyth sampai saat ini juga tetap menulis kolom di surat kabar Inggris, Express. Dia menjadi komentator politik yang mengupas dan mengulas berbagai persoalan politik internasional.

Lanjutkan membaca Frederick Forsyth, Dari Jurnalis Menjadi Penulis Novel “Thriller”

Iklan

Engelbert Humperdinck, Selama Lima Dekade Tak Pernah Berhenti Menyanyi


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Penggemar lagu-lagu lawas pasti ingat dengan nama Engelbert Humperdinck. Lagu ”Release Me” dan ”There Goes My Everything” yang dibawakannya pada akhir dekade 1960-an sampai sekarang masih terdengar. Menjelang usia ke-78 pada 2 Mei 2014, Engelbert Humperdinck masih tetap berkibar. Dia berencana tampil bersama BBC Concert Orchestra di London Palladium pada Mei nanti.

Bukan hanya itu. Engelbert juga baru saja merilis album terbarunya, album ke-80, pada 17 Maret lalu di Inggris. Album berjudul Engelbert Calling yang akan beredar di Amerika pada musim semi itu terdiri dari dua CD   berisi 23 lagu.

Dalam album tersebut, Humperdinck berduet dengan sejumlah musisi, antara lain Elton John, Cliff Richard, Olivia Newton-John, Il Divo, Willie Nelson, Gene Simmons, Lulu, Smokey Robinson, Shelby Lynne, Kenny Rogers, Andrea Corr, Neil Sedaka, Johnny Mathis, Dionne Warwick, dan Wynonna Judd.

 

Lanjutkan membaca Engelbert Humperdinck, Selama Lima Dekade Tak Pernah Berhenti Menyanyi

Rahasia Umur Panjang dan Hidup Bahagia Johnny Widjaja


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Johnny Widjaja (80) dikenal sebagai pengusaha Indonesia yang berbisnis sejak pemerintahan Soekarno. Bisnisnya berkembang hingga kini. Johnny merupakan keturunan Oey Tambahsia, salah satu legenda Tionghoa Indonesia yang populer pada zaman kolonial Belanda.

Lanjutkan membaca Rahasia Umur Panjang dan Hidup Bahagia Johnny Widjaja

Liem Swie King Yakin Bulu Tangkis Indonesia Berjaya Lagi


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Liem Swie King (58) adalah salah satu legenda bulu tangkis Indonesia yang berjaya pada era tahun 1970 dan 1980-an. King dikenal dengan smes tajam sambil melompat yang disebut ”King Smash”. Apabila King sudah melompat, pada umumnya smesnya tidak bisa dikembalikan lawan.

Liem Swie King dibesarkan dalam klub Djarum Kudus. Pemilik perusahaan rokok Djarum, Robert Budi Hartono, mengajak King berlatih di klub itu. Budi Hartono dalam buku biografi Panggil Aku King bercerita, dia sendiri yang membawa genset dari rumahnya agar lapangan Bitingan Lama di Kudus pada malam hari terang-benderang dan dapat digunakan sebagai tempat berlatih bulu tangkis. Pada pagi dan siang hari, lapangan itu digunakan para pekerja untuk melinting rokok. Budi Hartono mengamati permainan remaja Liem Swie King, dan melihat potensinya menjadi juara.

Lanjutkan membaca Liem Swie King Yakin Bulu Tangkis Indonesia Berjaya Lagi

Fahmi Idris Kini Sibuk Mengajar


Fahmi Idris

 

ROBERT ADHI KSP

FAHMI Idris (70) memiliki kegiatan baru yang menyenangkan, yaitu berkecimpung dalam dunia pendidikan. Fahmi mengajar di Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, selain masih menjabat komisaris utama di beberapa perusahaan di Grup Kodel.

Fahmi Idris adalah pengusaha dan politisi yang pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada pemerintahan Presiden BJ Habibie (1998-1999) dan pemerintahan SB Yudhoyono (2004-2005). Pada perombakan kabinet, Fahmi Idris berganti posisi menjabat Menteri Perindustrian sampai tahun 2009.

Lanjutkan membaca Fahmi Idris Kini Sibuk Mengajar