Arsip Tag: Twitter

Katakan dengan Bunga


Flowers always make people better, happier, and more helpful; they are sunshine, food, and medicine for the soul. (Luther Burbank).  Bunga-bunga selalu membuat orang lebih baik, lebih bahagia, dan lebih berguna; bunga-bunga adalah matahari, makanan, dan obat bagi jiwa.

Lebih dari seribu karangan bunga dikirim ke Balai Kota DKI Jakarta, kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidajat sejak Selasa (25/4/2017) hingga Rabu (26/4/2017) ini.

Lihat gambar di Twitter

Ucapan di karangan bunga itu menarik perhatian khalayak karena bukan sekadar ucapan terima kasih biasa tetapi mencerminkan rasa cinta mendalam kepada Basuki-Djarot yang kalah dalam hitung cepat pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta 19 April lalu. Seribuan karangan bunga ini memenuhi halaman Balai Kota hingga tepi jalan Medan Merdeka Selatan hingga ke kawasan Monas.

Di dunia twitter, hestek #GombalinAhok sempat menjadi topik tren Indonesia sepanjang Rabu ini. “Ungkapan cinta banyak bentuknya. Salah satunya lewat bunga. Bunga-bunga ini bukti nyata @AhokDjarot dicintai rakyatnya,” tulis akun @PakarLogika sambil menyertakan satu foto tentang puluhan karangan bunga di Balai Kota dan dua foto tentang ratusan simpatisan yang antre bertemu Basuki di Balai Kota.

Lihat gambar di Twitter

Ucapan dalam karangan bunga itu banyak yang unik dan membuat orang tersenyum.  “Terima kasih Pak Ahok-Djarot atas peluh keringat yang tercurah buat Jakarta. Dari kami yang patah hati ditinggal saat lagi sayang-sayangnya,” demikian salah satu ucapan karangan bunga yang diwarnai 21 hati yang sengaja dibuat retak. Ada lagi kiriman karangan bunga dari ISP Grup, “Terima kasih Bapak Ahok-Djarot. Kalau aku disuruh untuk melupakanmu, aku mau ke kelurahan dulu, minta surat keterangan tidak mampu.” 

“Pemimpin dan rakyat yang saling mencintai,” tulis akun @Saidiman   dan postingan video Basuki dikerumuni massa. “The other team might won the vote, but @basuki_btp won our heart — the love is a bit overwhelming tho,” ungkap Farraz Theda dengan akun @raztheda yang mengunggah tiga foto tentang puluhan karangan bunga di seputar Balai Kota DKI. 

Lihat gambar di TwitterLihat gambar di Twitter

“Dear Pak Ahok, terhitung hari ini, berarti sudah dua kali saya melepaskan orang yang saya sayang hanya karena faktor agama,” ungkap Yusdianti Saputri dengan akun @namagueyusdi.  “Hatiku hancur Pak. Lebih baik kehilangan pacar daripada kehilangan Pak Ahok,” tulis Sunaryo Djamal @SunaryoDjamal.  “Pak Ahok tuh kayak gebetan yang gak pernah ngajak jadian. Tapi pas ditinggal berasa jadi mantan terindah sepanjang masa,” tulis akun @LiyahLyh.

“Cara berpolitik Ahok, meski kalah tapi bermartabat. ia sebagai pemimpin akan selalu dikenang dan dicintai terus warganya,” tulis Nong Darol Mahmada @nongangdah.

                                                               ***

Entah kebetulan atau tidak, 25 April adalah tanggal peringatan Revolusi Bunga (Carnation Revolution atau Revolução dos Cravos), kudeta militer terhadap Estado Novo yang dilakukan Armed Forces Movement di Lisbon, Portugal pada 25 April 1974. Tapi saat itu tak ada tembakan dilepaskan ketika rakyat merayakan akhir pemerintahan diktator dan perang di negara-negara koloni Portugis di Afrika. Bunga anyelir dimasukkan ke dalam moncong senjata para serdadu.  Saat itu, bunga pun menjadi simbol perdamaian dalam arti sebenarnya.

Seperti kata-kata Luther Burbank di awal tulisan, “bunga-bunga selalu membuat orang lebih baik, lebih bahagia, dan lebih berguna; bunga-bunga adalah matahari, makanan, dan obat bagi jiwa.” 

Seribuan karangan bunga yang dikirim khusus untuk Pak Basuki dan Pak Djarot dua hari ini membuat para pengirimnya lebih baik dan lebih bahagia karena bunga-bunga itu merupakan makanan dan obat bagi jiwa mereka, menyikapi kekalahan jagoan mereka di Pilkada DKI Jakarta. Mereka sadar betul kekalahan bukanlah akhir segala-galanya dan mereka berusaha Basuki-Djarot tetap bersemangat melanjutkan pekerjaaan hingga enam bulan ke depan, hingga Oktober 2017.

Melalui karangan bunga dengan aneka ucapan yang kocak, para pendukung Basuki-Djarot setidaknya menunjukkan betapa dalamnya cinta mereka pada pasangan calon tersebut. Mereka bicara dengan bunga, simbol perdamaian.

Say it with flowers adalah nama judul film produksi 1934 yang disutradarai John Baxter dan dibintangi Mary Clare dan Ben Field. Katakan dengan bunga. Bunga memang tanda cinta kasih dan perdamaian. Bunga tidak menyakiti siapapun. Bahkan bunga mampu membuat hati pemberi dan penerimanya berbunga-bunga.  ***

SUMBER:  KOLOM, KOMPAS.ID, RABU 26 APRIL 2017  

Pengguna Instagram Kini 400 Juta


ROBERT ADHI KSP

Jejaring sosial Instagram di mana para penggunanya bisa berbagi foto dan video kini mencapai milestone baru: mencapai 400 juta pengguna aktif. Pengumuman ini disampaikan dalam blog Instagram, Selasa (22/9) sore waktu Amerika Serikat, atau 10 bulan setelah Instagram mencapai angka 300 juta pengguna aktif.

Pengguna aktif Instagram sudah melampaui jejaring sosial Twitter yang saat ini memiliki 316 juta pengguna aktif setiap bulan dan juga jejaring sosial Pinterest yang baru saja mencapai angka 100 juta pengguna.

Instagram

Pertumbuhan Instagram memang sangat cepat. Ketika Instagram yang diciptakan Kevin Systrom dan Mike Krieger diluncurkan Oktober 2010 atau hampir lima tahun yang lalu, angka 400 juta tampak seperti mimpi yang sangat jauh dicapai.

Pada Desember 2010 atau tiga bulan setelah dirilis, jumlah pengguna Instagram tercatat satu juta. Pada 27 Februari 2013, dua setengah tahun setelah diluncurkan, Instagram mengumumkan jumlah pengguna aktifnya 100 juta. Jumlah ini terus meningkat. Pada 9 September 2013, Instagram mengumumkan jumlah pengguna aktifnya 150 juta. Pada Desember 2014, jumlah pengguna naik dua kali lipat menjadi 300 juta.

Diakuisisi Facebook
Instagram diakuisisi Facebook pada April 2012 dengan nilai 1 miliar dollar AS dalam uang tunai dan saham. Pada 2013, Instagram tumbuh 23 persen, sementara perusahaan induknya, Facebook, hanya tumbuh 3 persen.

Lanjutkan membaca Pengguna Instagram Kini 400 Juta

Diplomasi Selfie PM India Narendra Modi dan Para Pemimpin Negara


ROBERT ADHI KSP

Sebuah foto bermakna seribu kata. Perdana Menteri India Narendra Modi tampaknya meyakini betul makna kalimat bijak itu. Foto selfie Modi bersama Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang pada pertengahan Mei 2015 menjadi selfie paling berpengaruh dalam sejarah. Diplomasi selfie yang dilakukan Modi dalam setiap kunjungannya ke luar negeri memberi makna tersendiri bagi kepemimpinannya.

Modi berhasil mengambil hati rakyat Tiongkok ketika dia sengaja membuat akun mikroblog Weibo (mirip Twitter, tetapi khusus Tiongkok). Begitu selfieModi bersama Li diunggah ke akun Weibo, jumlah pengikut (follower) Modi di Weibo melesat dalam waktu singkat menjadi 16,5 juta. Foto selfie kedua pemimpin negara itu dilihat oleh 31,85 juta orang.

Narendra Modi

Banyak pengguna Weibo mengomentari foto selfie dua perdana menteri itu. ”Cute premier!” tulis mereka. Banyak pula yang meminta Modi tetap mengunggah di mikroblog Weibo pasca kunjungannya ke Tiongkok. Sebagian lagi mempertanyakan mengapa para pemimpin Tiongkok tidak hadir di media sosial. ”Apakah tidak lebih baik PM Li memiliki akun Weibo sendiri? Agar kami dapat berkomunikasi dengan dia langsung,” tulis seorang pengguna Weibo, seperti dikutip The Times of India.

Di Tiongkok, para pemimpin negeri itu memang masih jarang aktif bermain di media sosial. Membahas kehidupan pribadi para politisi di Tiongkok masih dianggap tabu. Data pribadi mereka masih menjadi rahasia negara. Selama kunjungan tiga hari di Tiongkok, Modi mengunjungi kota Xian, Beijing, dan Shanghai, melakukan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, PM Li Keqiang, dan pejabat lainnya. Pemimpin India itu memperkuat hubungan ekonomi dengan Tiongkok, serta membahas masalah perbatasan kedua negara. Dari Tiongkok, Modi bertemu dengan Presiden Mongolia Tsakhiagiin Elbegdorj, Minggu (17/5), dan keduanya juga ber-selfie. Narendra Modi memang dikenal aktif dalam media sosial. Jumlah pengikutnya di media sosial Twitter tercatat 12,4 juta. Adapun jumlah orang yang like Facebook-nya tercatat 28,4 juta. Jumlah pengikutnya di Instagram tercatat 477.000 (sampai 20 Mei 2015).

Lanjutkan membaca Diplomasi Selfie PM India Narendra Modi dan Para Pemimpin Negara

Perang Kartel Narkotika Berkobar Lagi di Meksiko


ROBERT ADHI KSP

Perang kartel narkotika di Meksiko berkobar lagi. Sedikitnya 7 orang tewas dan 15 orang luka-luka di Negara Bagian Jalisco dalam tiga hari terakhir. Kekerasan terjadi menyusul operasi besar-besaran yang digelar Pemerintah Meksiko, yaitu Operasi Jalisco, sejak Jumat (1/5) untuk menangkap para pemimpin kartel narkotika Generasi Baru Jalisco. Kelompok ini salah satu organisasi kejahatan paling berpengaruh di Meksiko dan terlibat dalam perdagangan narkotika skala besar di sepanjang pantai barat Meksiko yang berbatasan dengan Samudra Pasifik.Kartel MeksikoMelalui akun Twitter-nya, juru bicara Pemerintah Negara Bagian Jalisco di Meksiko, Gonzalo Sanchez, menyebutkan, ke-7 korban tewas itu terdiri dari 3 tentara, 1 polisi Negara Bagian Jalisco, 2 tersangka, dan 1 warga sipil. Dalam wawancara dengan surat kabar El Universal, Sanchez menyatakan, pemerintah meyakini, kartel Generasi Baru Jalisco bertanggung jawab atas serangkaian pembunuhan tersebut.

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto melalui akun Twitter-nya, Sabtu pekan lalu, menyesalkan peristiwa yang menewaskan para prajurit yang sedang menjalankan tugas di Jalisco.

Anggota kartel narkotika tersebut menghentikan sejumlah bus dan truk untuk memblokade jalan tol yang menghubungkan Guadalajara, ibu kota Negara Bagian Jalisco, dengan kota-kota lain. Kelompok ini memblokade 39 jalan di Negara Bagian Jalisco sehingga mengganggu perjalanan ke 25 kota lain. Aparat keamanan menangkap 19 orang, empat orang di antaranya terlibat baku tembak. Dalam insiden itu, 19 orang mengalami luka-luka, termasuk tiga warga sipil yang mengalami luka bakar.Kelompok itu membakar 7 kendaraan, 11 kantor bank, dan 5 stasiun pengisian bahan bakar di Guadalajara, kota terbesar kedua di negeri itu.Kelompok kartel ini juga menembak sebuah helikopter militer yang ikut dalam Operasi Jalisco dan memaksa helikopter itu mendarat darurat sekitar 250 kilometer barat daya Guadalajara. Kementerian Pertahanan Meksiko menyebutkan, 10 tentara dan 2 polisi federal luka-luka, sedangkan 3 tentara lain hilang (”7 Killed on Holiday Weekend During Mexican Anti-drug Cartel Operations”, Fox News, 3 Mei 2015).
Gubernur Jalisco Aristoteles Sandoval bertekad menangkap semua pemimpin kartel narkotika Jalisco dan membongkar organisasi ini sampai ke akar-akarnya. Mantan pejabat intelijen Meksiko, Alejandro Hope, menyatakan, kekerasan yang dilakukan kartel narkotika merupakan respons atas upaya pemerintah menggelar Operasi Jalisco. Ini menunjukkan kemampuan kelompok itu melakukan serangan dan mengamankan pemimpin mereka yang diyakini bernama Nemesio Oseguera Cervantes atau dipanggil ”El Mencho”.
Dalam dua bulan terakhir ini, lebih dari 20 anggota kepolisian terbunuh diserang kartel narkotika di Negara Bagian Jalisco tersebut. Aksi kartel Jalisco terakhir terjadi pada April lalu. Anggota kartel ini menembakkan senapan serbu dan melemparkan granat ke arah serombongan polisi di dekat Puerto Vallarta. Serangan di siang bolong yang terencana dengan baik itu menewaskan 15 polisi Negara Bagian Jalisco yang sedang melaju di jalan tol menuju Guadalajara, Senin (6/4). Kawasan itu merupakan markas kartel narkotika Generasi Baru Jalisco.

Sebelumnya, pada 19 Maret, lima polisi, termasuk kepala kepolisian kota Zacoalco de Torres, tewas diberondong tembakan oleh lelaki bersenjata.

Kartel Jalisco dibentuk pada 2010 setelah polisi federal menewaskan Ignacio ”Nacho” Coronel, letnan di kartel Sinaola yang menguasai wilayah Guadalajara. Kartel Jalisco mengendalikan pusat-pusat produksi dan transportasi kokain, heroin, metamfetamin, serta mariyuana. Dalam episode paling mengerikan dari perang antarkartel narkotika di Meksiko, anggota kartel Jalisco mengatakan bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap 35 anggota kartel Zeta. Mayat-mayat mereka dibuang di jalan utama pelabuhan Teluk Veracruz pada 2011.

Kemunduran

Desember 2014, Presiden Pena Nieto menyatakan, Jalisco adalah salah satu negara bagian yang keamanannya paling tidak stabil selain Tamaulipas, Guerrero, dan Michoacan. Negara bagian-negara bagian itu mendapat prioritas dalam penanganan kejahatan, tetapi kekerasan di empat wilayah tersebut tak kunjung berhenti.

Lanjutkan membaca Perang Kartel Narkotika Berkobar Lagi di Meksiko

Ketika Netizen Melaporkan Terbakarnya Gedung di Manhattan


ROBERT ADHI KSP

Peristiwa terbakarnya sebuah gedung di kawasan East Village, Manhattan, New York, Amerika Serikat, mendapat perhatian dari netizen. Terbakarnya gedung yang terjadi pada Kamis (26/3) pukul 15.17 waktu setempat atau Jumat (27/3) dini hari WIB itu diawali dari ledakan.

Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan, ledakan di gedung itu berkaitan dengan gas. Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Empat orang dilaporkan dalam kondisi kritis dan belasan orang lainnya luka-luka. Gedung yang berfungsi sebagai tempat komersial dan tempat tinggal itu berlokasi antara Second Avenue dan Seventh Street.

Para pengguna media sosial Twitter dan Facebook yang berada di dekat lokasi kejadian ramai-ramai mengunggah foto dan video peristiwa itu.

Seorang penulis asal Sydney, Australia, yang sedang berada di sekitar lokasi menulis di Twitter-nya, @ScottWesterfeld, “Ledakan keras di sudut 7th Street dan 2nd Ave. Polisi berdatangan di sini.” Scott mengunggah beberapa laporan lagi dan mengumumkan siapa saja boleh menggunakan fotonya asalkan memberi kredit namanya.

“Saya baru mendengar suara keras. Banyak warga membantu mereka yang berlarian keluar dari gedung yang terbakar. Second Avenue ditutup untuk lalu lintas dari 9th Street ke Houston. Pengendalian massa masih terjadi. Tak satu pejalan kaki pun diizinkan masuk dari 9th Street ke 7th Street,” lapor penulis novel itu dalam Twitter-nya.

Pasukan penjinak bom New York Police Department (NYPD) berada di lokasi. Scott menulis pendapatnya, “Saya tidak berpikir ledakan ini aksi terorisme.”

Lanjutkan membaca Ketika Netizen Melaporkan Terbakarnya Gedung di Manhattan

Mengambil Manfaat dari Meluasnya Penetrasi Internet


ROBERT ADHI KSP

Jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat drastis dari 74 juta orang pada 2013 menjadi 111 juta orang pada 2014. Angka yang dikeluarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika ini menunjukkan semakin luasnya penetrasi internet di Indonesia.

Penetrasi internet di Pulau Jawa 75 persen, sedangkan di Sumatera 67 persen. Kementerian Kominfo menargetkan 50 persen dari jumlah penduduk Indonesia dapat mengakses internet pada 2015 ini (Kompas, 10 Maret 2015).

Penetrasi Internet

Situs eMarketer.com menyebutkan, jumlah pengguna internet di seluruh dunia pada 2015 mencapai angka 3 miliar, atau naik sekitar 6,2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini berarti 42,4 persen populasi penduduk dunia dapat mengakses internet. Sampai 2018, hampir setengah dari populasi dunia atau sekitar 3,6 miliar orang mengakses internet minimal satu kali dalam satu bulan.

Pada 2014, Brasil menyalip Jepang sebagai pengguna internet terbesar keempat di dunia. Pada 2015, Meksiko akan berada di posisi kedelapan, mengalahkan Jerman. Pada 2016, India akan melompat ke posisi kedua dalam jumlah pengguna internet terbanyak, mengalahkan Amerika Serikat. Pada 2017, Indonesia akan berada di posisi kelima, menyalip Jepang. Pada 2018, jumlah pengguna internet terbanyak di dunia, Tiongkok, akan mencapai 777 juta orang!

Meluasnya penetrasi internet di dunia berkaitan erat dengan membanjirnya telepon seluler (ponsel) murah dan terjangkau. Mobile Factbook menyebutkan, jumlah pengguna ponsel pada 2014 mencapai 7,5 miliar dan akan menjadi 8,5 miliar pada 2016. Dari jumlah itu, 54,3 persen jumlahnya berada di kawasan Asia Pasifik pada 2016.

Indonesia termasuk salah satu dari 100 negara yang jumlah ponselnya melebihi jumlah penduduknya. Posisi Indonesia pada akhir 2012 berada di tempat keempat dalam jumlah pengguna ponsel terbanyak di dunia. Namun, pengguna 3G/3,5G hanya 19 persen. Ini wajar karena jumlah ponsel pintar, termasuk tablet, yang memiliki akses broadband hanya sekitar 1,1 miliar. Selebihnya ponsel murah, yang dapat dimiliki orang dengan pendapatan beberapa dollar AS sehari.

Meluasnya penetrasi internet dan meningkatnya penjualan ponsel juga berkaitan dengan pesatnya pertumbuhan pengguna media sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Path, hingga lainnya. Hampir semua ponsel pintar memiliki aplikasi-aplikasi media sosial tersebut. Ini memudahkan pemilik ponsel dan pengguna media sosial mengunggah foto-foto selfie, memperbarui status dan lokasi mereka, serta membaca berbagai informasi yang tersedia.

Komunikasi dengan teman juga semakin mudah melalui aplikasi-aplikasi ngobrol online (chatting) di ponsel pintar, seperti WhatsApp, WeChat, Telegram, KakaoTalk, Line, dan Jongla. Pengguna ponsel sudah jarang memanfaatkan pesan singkat lewat ponsel (SMS).

Manfaat

Apa makna dari fenomena meluasnya penetrasi internet ini? Berselancar dengan ponsel pintar dan tablet menjadi bagian dari gaya hidup. Tidak hanya di kota-kota besar, fenomena ini juga terlihat di kota-kota lapis kedua dan ketiga. Makin banyak orang mencari informasi terkini dari perangkat bergerak mereka.

Lanjutkan membaca Mengambil Manfaat dari Meluasnya Penetrasi Internet

Akun Media Sosial Para Menteri Kabinet Kerja


Akun Menteri Kabinet Kerja

ROBERT ADHI KSP

ADA yang menarik dari para menteri di Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebagian besar para menteri memiliki akun Twitter dan Facebook. Mereka memanfaatkannya sebagai alat untuk berkomunikasi dengan rakyat. Namun, tidak semua akun menteri diperbarui. Jika menteri tidak bisa dihubungi lewat akun media sosial, perlu dicari cara yang pas untuk menyerap suara rakyat.

Beberapa menteri langsung membuat akun, tetapi sebagian lainnya sejak sebelum menjabat menteri sudah memiliki akun-akun media sosial.

Menteri Agraria dan Tata Ruang merangkap Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan, misalnya, memiliki akun Twitter @ferrymbaldan sejak Maret 2009 dengan 52.700 pengikut. Sebelum menjabat menteri, Ferry cukup aktif ngetwit, terutama yang berkaitan dengan klub sepak bola favoritnya, Manchester United.

Lalu, bagaimana dengan kicauan yang berkaitan dengan tugasnya sebagai menteri? Ferry tetap tanggap menjawab pertanyaan seputar intimidasi yang dilakukan pegawai BPN di Jawa Barat. ”Di mana dan kapan, tegur saja,” kata alumnus FISIP Universitas Padjadjaran, Bandung, itu dalam kicauannya pada 31 Oktober.

Ferry mengajak semua pihak membantunya agar institusi kementeriannya bisa menjadi lebih baik dengan memberi informasi, kritik, dan masukan melalui akun Twitter resmi @atr_bpn.

Demikian juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang memiliki akun Twitter @LukmanSaifuddin. Lukman termasuk aktif berkicau di Twitter, termasuk menjawab pertanyaan dan komentar para pengikutnya yang masuk ke lini masa Twitter. Bahkan, pertanyaan kocak @kikipramitha, ”Pak, boleh gak kalo pasfoto di buku nikah pake foto gaya? Terlalu formal mah kayak di ijazah.” Lukman menjawab, ”Ide menarik nih.”

Menteri lain yang aktif ngetwit adalah Yuddy Chrisnandi @YuddyChrisnandi. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara ini pada 28 Oktober ngetwit dia menjadi inspektur upacara Sumpah Pemuda di Kemenpan. ”Saya menggunakan baju Korpri, yang sudah tak pernah dipakai sejak 20 tahun lalu saat kerja di BBD,” ungkapnya.

Pada 29 Oktober, Yuddy berkicau, ”Kepada teman-teman, terima kasih atas sarannya terkait Kemenpan. Staf kementerian akan follow-up. Jangan ragu memberikan saran dan kritik.”

Lanjutkan membaca Akun Media Sosial Para Menteri Kabinet Kerja

Writing is the Painting of the Voice

%d blogger menyukai ini: