Paul McCartney, Pencipta Lagu-lagu The Beatles


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Nama Paul McCartney dan The Beatles tak bisa dipisahkan. McCartney menciptakan banyak lagu untuk The Beatles yang kemudian menjadi lagu-lagu hit sepanjang masa, antara lain ”Yesterday”, ”Let It Be”, ”Hey Jude”; ”Ob-La-Di, Ob-La-Da”; dan ”The Long and Winding Road”. Apa yang dikerjakan McCartney pada usia menjelang 72 tahun?

Paul McCartney adalah figur kunci dalam budaya kontemporer. Dia adalah seorang penyanyi, komposer, penulis puisi, penulis, artis, pendukung kemanusiaan, wiraswasta, dan pemegang lebih dari tiga juta hak cipta lagu.

Paul McCartney masuk dalam Guinness Book of World Records untuk penjualan rekaman paling banyak, lagu di posisi puncak paling banyak, dan konser solo paling banyak penonton yang membayar (lebih dari 350.000 orang pada 1989, di Brasil). Dia, salah satu entertainer paling sukses sepanjang masa.

Paul McCartney, kini, salah satu orang terkaya di Inggris, merupakan salah satu penyanyi solo paling populer di dunia, yang sukses baik dalam penjualan album maupun jumlah penonton yang hadir dalam setiap konsernya. Sejak usia 28 tahun atau pada 1970, dia mulai berkarier solo. Hingga kini, penyanyi ini masih mencipta lagu, bermain musik, dan menyanyi.

Tahun ini, Paul McCartney tampil di sejumlah konser pertunjukan di banyak kota dan negara. Selama Mei ini, McCartney tampil di Tokyo dan Osaka (Jepang) serta Seoul (Korea Selatan). Selama Juni-Juli-Agustus, McCartney berkeliling kota di Amerika Serikat.

Pada Juli 2012, Paul McCartney mengguncang penonton dalam pembukaan Olimpiade Musim Panas 2012 di London. Dia membawakan lagu abadi The Beatles, ”Hey Jude”, dan mangajak 80.000 orang yang menyaksikan acara itu di Stadion Olympic Park, London, dan dua miliar penonton televisi menyanyikan lagu itu bersama-sama.

McCartney hingga kini masih membawa gitar akustik Epiphone yang digunakannya sejak menciptakan lagu ”Yesterday”, tahun 1964.

Bakat musik sejak kecil

James Paul McCartney lahir pada 18 Juni 1942 di Liverpool General Hospital, Inggris, tempat ibunya, Mary, bekerja sebagai perawat medis. Ayahnya, Jim, adalah salesman katun dan seorang pianis di grup Jim Mac’s Jazz, di Liverpool.

Sejak kecil, McCartney sudah belajar musik dan seni. Dia menghabiskan masa kecil yang bahagia bersama adiknya, Michael. Pada usia 11 tahun, McCartney salah satu dari empat siswa yang lulus berprestasi, mendapat beasiswa dan mendapat tempat di Liverpool Institute for Boys.

Bertemu John Lennon

Pada Juli 1957, Paul bertemu dengan John Lennon selama pertunjukan festival di gereja lokal. McCartney terkesan dengan permainan gitar John Lennon dan suaranya dalam berbagai gaya. McCartney langsung bergabung dengan band Lennon, The Quarrymen.

Tak lama, McCartney ikut mendirikan The Beatles bersama John Lennon, George Harrison, dan Pete Best.

The Beatles memberi kontribusi bagi musik, film, literatur, seni, dan mode, berdampak secara berkelanjutan pada hiburan, budaya pop, dan gaya hidup beberapa generasi. Beatlemania tak pernah berakhir hingga kini, dan terus begerak dalam hati dan pikiran para penggemarnya.

Lagu-lagu The Beatles dan foto-foto personel grup band ini membawa gagasan tentang cinta, perdamaian, bantuan yang powerful, juga membangkitkan kreativitas dan kebebasan.

Keempat personel The Beatles ini karismatik, dan secara individual masing-masing artis punya talenta. Paul McCartney punya pendidikan musik yang lebih baik. Dia belajar piano klasik dan gitar sejak kecil. Dia juga seorang vokalis dan multi-instrumentalist, serta penulis lagu dan penyanyi. McCartney juga bermain gitar bas, gitar akustik, dan gitar elektrik, piano, dan keyboard, serta 40 jenis instrumen musik lainnya.

Pencipta lagu

McCartney menulis lagu-lagu The Beatles yang populer, lebih banyak dibandingkan dengan personel band lainnya. Lagu-lagu yang ditulis McCartney, antara lain, ”Yesterday”, ”Let It Be”, ”Hey Jude”, ”Blackbird”, ”All My Loving”, ”Eleanor Rigby”, ” I Saw Her Standing There”, ”P.S I Love You”, dan ”Hello Goodbye”.

Lalu ”Two of Us”, ”When I’m 64”, ”Lady Madonna”; ”Ob-La- Di, Ob-La-Da”; ”Long and Winding Road”, ”Sgt Pepper’s Lonely Hearts Club Band”, dan ”Yellow Submarine”.

Hampir 200 lagu The Beatles secara resmi ditulis dengan kredit Paul McCartney dan John Lennon, meskipun, secara fakta, lebih banyak lagu yang ditulis secara individual. Salah satu lagu hasil kolaborasi mereka berdua adalah ”I Want to Hold Your Hand” (1963).

Karier solo

Pada usia 28 tahun, Paul McCartney memulai karier solonya dan membentuk band baru, Wings. Album solo pertamanya, ”McCartney”, mencapai puncak tangga lagu. Pada 1970-an, Wings menjadi grup band paling sukses secara komersial. Lagu ”Band on the Run” meraih dua Grammy Award.

Tahun 1977, Wings merilis ”Mull of Kintyre” yang bertahan di posisi satu selama sembilan pekan, dan sukses sebagai singel dengan penjualan tertinggi di Inggris selama tujuh tahun. Pada 1978, lagu ”Rockestra” meraih Grammy Award. Pada 1979, McCartney bersama Elvis Costello mengorganisasi konser bagi rakyat Kamboja. Pada tahun yang sama, McCartney merilis album solonya, ”Wonderful Christmastime”.

Setelah absen hampir satu tahun dari dunia musik, McCartney kembali pada 1982 dengan merilis album ”Tug of War” yang diterima publik.

Salah satu singel yang sukses dalam album itu adalah ”Ebony and Ivory”. Lagu yang dinyanyikan Paul McCartney bersama Stevie Wonder ini menembus posisi puncak tangga lagu di Amerika Serikat dan Inggris.

McCartney melanjutkan kariernya sebagai penyanyi solo, berkolaborasi dengan istrinya, Linda McCartney, dan penulis Elvis Costello.

Pada 1989, McCartney memulai tur konsernya yang pertama sejak John Lennon tewas karena ditembak. Pada 1994, tiga anggota The Beatles yang masih bertahan, McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, mengadakan reuni dan memainkan lagu John Lennon yang sebelumnya tidak dikenal, yaitu ”Free as a Bird”. Lagu itu, yang dibuat Lennon pada 1977, disimpan Yoko Ono dalam sebuah tape recorder. Lagu tersebut diaransemen ulang oleh George Martin di Studio Abbey Road dengan suara tiga anggota The Beatles yang masih hidup.

Atas pengabdiannya pada dunia musik, Paul McCartney menerima penghargaan ksatria dari Ratu Elizabeth II dan berhak menggunakan gelar sir.

Pada 2003, McCartney mengguncang Red Square di Moskwa dalam pertunjukannya yang bertajuk ”Back in USSR”, yang dihadiri, antara lain, Presiden Rusia Vladimir Putin. McCartney diundang ke Kremlin sebagai tamu kehormatan.

Menikah lagi

Pada 2011, McCartney berkencan dengan Nancy Shevell. Nancy dan Linda, istri pertama McCartney yang meninggal karena kanker, sahabat karib.

McCartney dan Nancy menikah pada 9 Oktober 2011 di London. Nancy adalah perempuan ketiga yang dinikahinya. Ketika menikah dengan McCartney, Nancy, seorang janda berusia 51 tahun.

Dia seorang miliarder New York, yang memimpin perusahaan transportasi yang didirikan ayahnya, New England Motor Freight. Nancy juga anggota Dewan Transportasi Metropolitan New York.

Paul McCartney, pada usia senjanya, tetap menikmati hidupnya. ”Lho, mengapa saya harus pensiun? Duduk di rumah dan menonton televisi? Oh tidak, terima kasih. Saya lebih suka bermain musik dan menyanyi,” ungkap Paul McCartney.

(IMDB/BIOGRAPHY/ PAULMCCARTNEY.COM)

SUMBER: DI MANA DIA SEKARANG, KOMPAS SIANG DIGITAL EPAPER, 10 MEI 2014

Iklan