Maduro dan Pemerintahan Sosialis Venezuela


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Suhu politik di Venezuela meninggi. Negeri sosialis di Amerika Latin itu bergolak. Sedikitnya 10 orang tewas dan 100 orang lainnya luka-luka dalam aksi unjuk rasa, akhir-akhir ini. Demo anti pemerintah itu mengancam kekuasaan Presiden Nicolas Maduro. Mungkinkah demo tersebut mengakhiri pemerintahan sosialis Venezuela?

Pekan lalu, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengusir tiga diplomat Amerika Serikat. Maduro menuduh Amerika Serikat memihak mahasiswa pengunjuk rasa. Maduro juga mencabut izin peliputan tujuh jurnalis CNN pada Jumat (21/2). Jurnalis CNN diminta angkat kaki dari negara tersebut. Sebelumnya Maduro mencabut kanal TV Kolombia NTN24 dari layanan televisi kabel di negara itu.

Lanjutkan membaca Maduro dan Pemerintahan Sosialis Venezuela

Iklan

CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani: Gencar Mengembangkan Ekonomi Hijau


Gambar  

Shinta Widjaja Kamdani (47) merupakan salah satu dari 50 Perempuan Pebisnis Paling Berpengaruh di Asia versi majalah Forbes Asia. Chief Executive Officer Sintesa Group ini membawahi 17 perusahaan yang bergerak di empat bidang, yaitu industri manufaktur, properti, energi, dan produk konsumen. Dua di antara perusahaan yang dikelolanya, PT Tigaraksa Satria Tbk dan PT Tira Austenite Tbk, sudah masuk bursa.Di bawah kepemimpinan Shinta Widjaja Kamdani, pendapatan usaha (revenue) total Sintesa Group dalam empat tahun ini meningkat.

Tahun 2010, pendapatan 700 juta dollar AS menjadi 1 miliar dollar AS pada tahun 2012. Tahun 2013 naik menjadi 1,2 miliar dollar AS.Mulai membenahi usaha ayahnya, Johnny Widjaja, tahun 1999, Shinta mendirikan perusahaan baru Sintesa Group. Shinta yang juga aktif sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan salah satu Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini gencar memperkenalkan ekonomi hijau (green economy).

Lanjutkan membaca CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani: Gencar Mengembangkan Ekonomi Hijau

Hilangnya Kebebasan Pers di Mesir


Mesir

ROBERT ADHI KSP

KEBEBASAN pers di Mesir sudah hilang. Sejak terjadi gejolak politik tahun 2011, terutama sejak kudeta militer 2013, jurnalis Mesir tidak lagi bebas menyampaikan laporannya. Kasus terakhir, delapan jurnalis Al Jazeera yang ditangkap pada akhir 2013 diadili pengadilan di Kairo dengan tuduhan ”melakukan konspirasi dengan kelompok teroris” dan didakwa ”menyebar- luaskan informasi yang salah dan rumor kepada masyarakat internasional tentang Mesir”.

Al Jazeera adalah stasiun televisi yang bermarkas di Doha, Qatar. Kedelapan jurnalis Al Jazeera tersebut termasuk warga Australia, Peter Greste, dan warga Mesir, Baher Mohamed dan Mohamed Fahmy, yang ditangkap otoritas Mesir sejak 29 Desember 2013.

Lanjutkan membaca Hilangnya Kebebasan Pers di Mesir

Debu Galunggung Matikan Empat Mesin British Airways


ROBERT ADHI KSP

Hari itu 24 Juni 1982. Pesawat Boeing 747-236B BA-9 yang membawa 248 penumpang dan 15 awak pesawat lepas landas dari Bandara Heathrow, London, Inggris, menuju Auckland, Selandia Baru. Karena perjalanan cukup jauh, pesawat berhenti di empat bandara: Mumbai dan Madras (India), Kuala Lumpur (Malaysia), dan Perth (Australia).

Setelah terbang dari penghentian ketiga di Bandara Sultan Abdul Aziz Shah, Kuala Lumpur, pesawat berada di atas Samudra Hindia. Saat itulah kapten pesawat Eric Moody menginformasikan kepada para penumpangnya. ”Kami mengalami problem kecil. Empat mesin pesawat mendadak mati. Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaikinya. Kami berharap penumpang tidak terlalu cemas,” kata Moody. Beberapa menit sebelumnya, Kapten Moody telah menginstruksikan kepada kopilot untuk mengirim panggilan ”Mayday” kepada menara kontrol terdekat di Indonesia.

Lanjutkan membaca Debu Galunggung Matikan Empat Mesin British Airways

Soebronto Laras: Tetap Cinta Industri Otomotif


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Nama Soebronto Laras identik dengan industri otomotif, Indomobil, dan Suzuki. Di tangan dialah merek Suzuki berkibar di Indonesia. Lelaki kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1943, itu hingga kini masih tetap menjabat ”chairman” sejumlah perusahaan di grup Indomobil, perusahaan yang didirikannya tahun 1975.

Soebronto pensiun dari Indomobil tahun 2008, tetapi masih dipercaya menjabat komisaris utama. ”Saya tidak lagi terlibat langsung. Sebagai komisaris utama, saya lebih banyak mengawasi dan memberikan nasihat. Namun, saya masih tetapngantor di Wisma Indomobil. Dengan pengalaman saya sekian lama, masih banyak mitra Jepang yang menemui saya,” cerita Soebronto Laras dalam percakapan dengan Kompas di Jakarta, Selasa (11/2) sore.

Lanjutkan membaca Soebronto Laras: Tetap Cinta Industri Otomotif

Data Nasabah Barclay Dicuri


Gambar

 

ROBERT ADHI KSP

Barclay PLC, bank kedua terbesar di Inggris dari segi aset, menghadapi persoalan serius. Data puluhan ribu nasabah bank itu diduga dicuri sejak tahun 2008.

Sebanyak 27.000 data pribadi nasabah, termasuk data keuangan, dicuri. Tidak jelas bagaimana data itu dicuri, tetapi surat kabar Inggris, The Mail on Sunday, Minggu (9/2), mengutip sumber yang dipercaya, menyebutkan, data nasabah Bank Barclay dijual ke broker dan akan digunakan untuk ”penipuan investasi”.

Data yang dicuri itu meliputi rincian pendapatan, tabungan, hipotek, masalah kesehatan, kebijakan asuransi, nomor paspor, dan nomor asuransi nasional. Sumber The Mail on Sunday mengungkapkan sudah mendapatkan memory stick berisi data 2.000 nasabah.

Lanjutkan membaca Data Nasabah Barclay Dicuri

Menikmati Danau Titisee dan Black Forest


Gambar

ROBERT ADHI KSP

Titisee adalah nama danau yang berlokasi di Jerman selatan. Danau seluas 1,3 kilometer persegi dan dikelilingi hutan Black Forest ini menjadi lokasi wisata alam yang menyehatkan. Di kawasan Titisee, turis dapat menikmati kue ”black forest” dengan resep orisinal dan meneguk bir Jerman.

Nama Titisee diambil dari nama Kaisar Romawi, Titus. Hingga kini, Titisee menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan dari berbagai negara

Lanjutkan membaca Menikmati Danau Titisee dan Black Forest

Martina Widjaja Kini Sibuk Kelola Hotel


Martina Widjaja

 

ROBERT ADHI KSP

Selama 30 tahun, Martina Widjaja (71) mengabdikan hidupnya untuk dunia tenis. Sepuluh tahun terakhir, Martina menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia selama dua periode. Setelah tidak lagi aktif di PB Pelti, apa yang dikerjakan Martina Widjaja saat ini? Ibu dua anak dan tujuh cucu ini ternyata tetap energik.

”Kalau saya berhenti beraktivitas, berhenti berpikir, saya khawatir akan cepat pikun, dan biasanya penyakit mulai berdatangan. Saya ingat orangtua saya. Ketika mereka tak mau dengar berita, kesehatan mulai menurun. Nah, daripada nganggur di rumah, kan lebih baik saya bekerja,” kata Martina dalam percakapan dengan Kompas, Jumat (31/1) petang, di kantornya, di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta.

Lanjutkan membaca Martina Widjaja Kini Sibuk Kelola Hotel